Inspirasi Juni: Tiga Perusahaan Menggebrak Industri Melalui Open Innovation

Pada Juni 2023, perusahaan-perusahaan kembali mencuri perhatian berkat keberanian mereka dalam berkolaborasi lintas industri untuk memastikan pertumbuhan perusahaan sambil menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan.

Dalam artikel ini, kita akan mempelajari kisah inspiratif tiga perusahaan dalam menerapkan strategi open innovation untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai keunggulan kompetitif. Berikut tiga perusahaan yang membuka pintu bagi kolaborasi dan merubah paradigma bisnis:

open innovation

1. Unilever

1. Unilever
sustainable
open innovation.

Intelligent Protein Design Technology™ di Laboratorium Arzeda. (Sumber: Dok. Arzeda)

Intelligent Protein Design Technology™ di Laboratorium Arzeda. (Sumber: Dok. Arzeda)

Berkolaborasi bersama  Arzeda, sebuah perusahaan biologi sintetik yang memproduksi jenis protein dan enzim baru dengan prinsip-prinsip keberlanjutan, Unilever menggabungkan ilmu fisika dan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat jenis enzim rendah karbon yang mampu menggantikan penggunaan bahan kimia apapun yang diperoleh dari bahan bakar fosil dalam produksi detergen.

Peter ter Kulve, yang menjabat sebagai Unilever Home Care President, menuturkan kolaborasinya dengan Arzeda telah mendukung strategi Clean Future di Unilever, yang mencakup komitmen untuk mengubah produk detergen mereka menjadi lebih ramah lingkungan sambil tetap mempertahankan kinerja pada tingkat yang sama atau bahkan lebih baik.

Clean Future

“Sebagai bagian dari strategi Clean Future Unilever, kami berinvestasi dalam teknologi mutakhir untuk mengembangkan produk pembersih generasi berikutnya, yang berkelanjutan dan berkinerja tinggi. Kemajuan yang dibuat hanya dalam 18 bulan dengan teknologi Arzeda menunjukkan bagaimana konvergensi AI dan biologi adalah gamechanger untuk industri seperti perawatan di rumah,” kata Peter ter Kulve.

Clean Future
gamechanger
you could check here

2. Hyundai Motor Group

2. Hyundai Motor Group
startup
startup

Hwang Yunseong, Wakil presiden dan Kepala Departemen Investasi Open Innovation di Hyundai Motor Group, berbicara di acara “HMG Open Innovation Tech Day” yang diadakan di Seoul, Korea Selatan pada 15 Juni. (Sumber: Hyundai Motor Group)

Hwang Yunseong, Wakil presiden dan Kepala Departemen Investasi Open Innovation di Hyundai Motor Group, berbicara di acara “HMG Open Innovation Tech Day” yang diadakan di Seoul, Korea Selatan pada 15 Juni. (Sumber: Hyundai Motor Group)

Sejak 2017, Hyundai Motor Group memang aktif melihat potensi open innovation sebagai sarana perusahaan mengamankan mesin pertumbuhan bisnis mereka melalui kolaborasi bersama ratusan startup di seluruh dunia. Bahkan, perusahaan multinasional yang berkantor pusat di Seoul itu telah menginvestasikan KRW 1,3 triliun (Rp15 triliun) dalam open innovation bersama startup di berbagai area bisnis, termasuk elektrifikasi, konektivitas, kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, robotika, layanan mobilitas dan lainnya.

open innovation
startup
open innovation
startup

Hingga saat ini, Hyundai Motor Group mengoperasikan pusat inovasi bernama ‘CRADLE’ di Amerika Serikat, Jerman, Israel, China, dan Singapura. Di Korea sendiri, Hyundai Motor Group juga telah mendirikan program akselerator bertajuk ‘ZER01NE’, yang merupakan pusat open innovation untuk memfasilitasi kolaborasi antara startup dan berbagai departemen di bawah Hyundai.

open innovation
startup

“Kami akan membangun ekosistem koeksistensi dengan berinvestasi secara aktif dalam startup yang memberikan wawasan penting dalam penciptaan solusi mobilitas cerdas dan berkelanjutan di masa depan serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup umat manusia,” kata Hwang Yunseong, Wakil Presiden dan Kepala Departemen Eksekusi Open Innovation di Hyundai Motor Group.

3. L’Oréal 

3. L’Oréal 
open innovation
beauty experience

Pemotongan pita pada acara peluncuran “North Asia Big Bang Beauty Tech & Innovation Challenge” di Viva Technology, Paris, Prancis pada 15 Juni 2023. (Sumber: Dok. L’Oréal)

Pemotongan pita pada acara peluncuran “North Asia Big Bang Beauty Tech & Innovation Challenge” di Viva Technology, Paris, Prancis pada 15 Juni 2023. (Sumber: Dok. L’Oréal)

Di Korea Selatan, L’Oréal akan bermitra dengan kementerian terkait untuk mendukung pertumbuhan startup di bidang perangkat kecantikan, teknologi kecantikan, juga diagnosis kulit. L’Oréal juga bermitra dengan J-Startup dan startup asal Jepang Hello Tomorrow untuk memanfaatkan kemajuan bioteknologi dalam produk kecantikan. Sementara di China, L’Oréal telah merintis program Big Bang selama tiga tahun, berkolaborasi dengan 1.500 startup asal China dan menginkubasi lebih dari 50 proyek.

startup
startup
startup

“Di L’Oréal, kami merangkul dan memelihara inovasi, dan percaya pada open innovation melalui kemitraan. Oleh karena itu, kami bekerja dengan startup inovatif, usaha kecil dan menengah, institusi serta pemerintah untuk menginspirasi dan terinspirasi. Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan startup dari China, Korea, dan Jepang melalui program Big Bang, dan untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi,” ujar Barbara Lavernos, Deputy CEO L’Oréal Group, yang bertanggung jawab atas Riset, Inovasi, dan Teknologi.

open innovation
startup
startup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • All Post
  • Design Thinking
  • Edukasi
  • Eksklusif
  • Gaya Hidup
  • Innovation
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Open Innovation
  • Otomotif
  • Pemerintahan
  • Pertambangan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Workshop

Investing in Innovation

Everyone can innovate, including you. We help people and organizations to innovate in the era of Industrial Revolution 4.0

building

Design Thinking

Newsletter

About Us

PT Investasi Inovasi Indonesia

innovesia.co.id

designthinking.id

Business Address:

Equity Tower, 35th Floor, SCBD Lot 9

Jl. Jendral Sudirman, Kav 52-53, Jakarta 12910

P: +62 21 2939 8903