Memanfaatkan Bakat-bakat Indonesia untuk Berinovasi Melalui Inkubator Bisnis

try here

full article

Saat ini, pemerintah Indonesia secara aktif mendukung teknologi startup sebagai bagian dari strategi dan rencana pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah Indonesia percaya bahwa teknologi startup dapat meningkatkan tingkat pekerjaan, valuasi pasar, dan memperbaiki teknologi di Indonesia. Peluncuran “Making Indonesia 4.0” oleh Kementerian Perindustrian merupakan langkah yang ditetapkan untuk menerapkan Revolusi Industri 4.0 (IR4) di Indonesia. Kementerian Perindustrian telah menyusun sebuah roadmap sebagai dasar bagi semua pihak, terutama pelaku industri, untuk meningkatkan dan memanfaatkan manfaat penggunaan IR4 di Indonesia.

Namun, berdasarkan beberapa penelitian, tingkat keberhasilan teknologi startup cukup rendah. Sebagian besar berjuang untuk bertahan ketika memasuki tahap inkubasi. Hambatan yang dihadapi oleh startup termasuk akses ke jaringan dan pasar, kualitas mentor, dan minat investor. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Danny Kosasih sebagai Co-Founder & Partner Innovesia pada tahun 2018 melalui 42 startup di Indonesia, ditemukan bahwa sebagian besar inkubator teknologi tidak menyediakan teknologi IR4, serta kurangnya penyediaan teknologi IR4 di fasilitas atau laboratorium pemerintah. Sebagian besar teknologi IR4 digunakan di perusahaan dan universitas.

Oleh karena itu, inkubator teknologi perlu menyediakan informasi, pendidikan, mentor berpengalaman, serta fasilitas atau peralatan yang dapat mendukung startup selama proses inkubasi. Untuk mengatasi masalah ini, Innovesia berkolaborasi dengan IPMI International Business School dalam membangun dan mengembangkan pusat inovasi dan inkubator, yang disebut InnoLab. Hal ini direalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman InnoLab oleh Prof. Aman Wirakartakusumah (Ketua IPMI School of Management) dan Bapak Danny Kosasih (Co-Founder & Partner Innovesia) pada tanggal 21 Februari 2020, di Auditorium Puridani, IPMI International Business School.

InnoLab didirikan sebagai “pusat keunggulan” dalam mengembangkan kapasitas dan kompetensi mahasiswa, masyarakat, UMKM & perusahaan, dan lembaga pemerintah dalam mengembangkan inovasi. Danny D Kosasih, sebagai Co-Founder & Partner, menjelaskan bahwa InnoLab dapat digunakan sebagai forum dan laboratorium untuk kurasi ide bisnis, penelitian, percobaan, dan eksplorasi yang difasilitasi oleh teknologi terbaru atau IR4. Dengan InnoLab, diharapkan startup dapat mengembangkan inovasi secara maksimal yang dapat memberikan perubahan positif pada lingkungan sekitarnya.   Prof. Aman Wirakartakusumah, Ketua IPMI School of Management, menyatakan bahwa IPMI menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. IPMI juga berkomitmen untuk mengutamakan prinsip Penelitian dengan menyajikan InnoLab yang akan menjadi sarana bagi komunitas akademik IPMI untuk penelitian dan pengembangan. IPMI juga berkomitmen untuk memperkuat jaringan di industri (lokal dan multinasional) serta Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia dan mengantarkannya ke pasar selama periode pascainkubasi. Ini adalah komitmen IPMI International Business School sebagai sebuah perguruan tinggi untuk berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • All Post
  • Design Thinking
  • Edukasi
  • Eksklusif
  • Gaya Hidup
  • Innovation
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Open Innovation
  • Otomotif
  • Pemerintahan
  • Pertambangan
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • Workshop

Investing in Innovation

Everyone can innovate, including you. We help people and organizations to innovate in the era of Industrial Revolution 4.0

building

Design Thinking

Newsletter

About Us

PT Investasi Inovasi Indonesia

innovesia.co.id

designthinking.id

Business Address:

Equity Tower, 35th Floor, SCBD Lot 9

Jl. Jendral Sudirman, Kav 52-53, Jakarta 12910

P: +62 21 2939 8903