Qatar – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id Investing in Innovation Tue, 17 Oct 2023 14:26:48 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.2 https://designthinking.id/wp-content/uploads/2023/04/innovesia-logo-150x150.png Qatar – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id 32 32 Qatar Luncurkan 7 Kompetisi Inovasi Berhadiah Miliaran Rupiah https://designthinking.id/teknologi/qatar-luncurkan-7-kompetisi-inovasi-berhadiah-miliaran-rupiah/ https://designthinking.id/teknologi/qatar-luncurkan-7-kompetisi-inovasi-berhadiah-miliaran-rupiah/#respond Fri, 04 Aug 2023 10:25:37 +0000 https://designthinking.id/?p=1414 Dewan Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) kembali mengumumkan peluang inovasi terbuka atau open innovation terbaru bersama Kementerian Lingkungan dan Perubahan Iklim (MoECC), Hassan Food, Gulf Warehousing Company (GWC), Es’hailSat dan Aspire Academy. Dikembangkan dan diluncurkan oleh Dewan QRDI, program Qatar Open Innovation (QOI) menghubungkan entitas strategis, seperti lembaga pemerintah dan perusahaan lokal di Qatar dengan sekumpulan inovator.

Melalui Qatar Open Innovation (QOI), QDRI membuka kesempatan bagi para inovator di seluruh negeri untuk memamerkan produk dan ide inovasi mereka untuk mengatasi tantangan paling mendesak dalam lima bidang prioritas nasional Qatar, yaitu energi, kesehatan, keberlanjutan sumber daya, masyarakat, dan teknologi digital. 

Program Qatar Open Innovation (QOI) sekaligus membuka peluang unik bagi para inovator seperti startup untuk berkolaborasi dengan organisasi terkemuka, pakar industri, dan mentor untuk mengembangkan dan meningkatkan ide mereka.

Bagi inovator, solusi yang paling inovatif akan mendapatkan dana hingga USD 150.000 untuk mengembangkan serta menguji prototype mereka bersama para entitas strategis di Qatar, baik perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan Qatar. Sementara bagi perusahaan dan pemerintah, Qatar Open Innovation (QOI) membukakan pintu bagi para entitas ini untuk mengakses pengetahuan dan keterampilan banyak inovator dan menciptakan peluang inovasi untuk memenuhi kebutuhan operasional atau strategis mereka.

Melansir laman resmi Qatar Research, Development and Innovation (QRDI), berikut tujuh peluang inovasi terbaru bagi para inovator di Qatar: 

1. Pengumpulan dan Pelaporan Data Otonom di Lokasi Terpencil

Ilustrasi (Sumber: QDRI)

Bersama Kementerian Lingkungan dan Perubahan Iklim (MoECC), QRDI membuka peluang inovasi bagi startup, usaha kecil menengah (UKM), dan perusahaan teknologi yang mampu menghadirkan solusi inovatif yang mengatasi tantangan kompleks dalam mengumpulkan dan melaporkan sampel tanah di lokasi terpencil di Qatar. Bertajuk Autonomous Data Collection and Reporting in Remote Ground Locations, peluang inovasi ini ditujukan untuk pengembangan sistem pengumpulan dan pelaporan data sampel tanah yang mampu mengumpulkan dan menganalisis data secara real-time dan tentunya akurat.

Mengingat sebagian besar tanah Qatar terdiri dari pasir dan kerikil, yang diklasifikasikan sebagai tanah gurun dengan tingkat kesuburannya yang rendah, kemampuan menahan air yang buruk, dan tingkat salinitas yang tinggi, solusi yang diberikan haruslah dapat diandalkan dan mampu beroperasi dengan baik di medan yang keras. 

cheapest

Selain itu, sistem atau perangkat yang dikembangkan dari tantangan inovasi ini harus memenuhi sejumlah kriteria lain seperti efisiensi, biaya perawatan rendah, kompatibel dengan peralatan dan perangkat lunak lain, sistem antarmuka yang ramah pengguna dan menimbulkan risiko minimal bagi operator manusia dan lingkungan. Akan lebih baik jika solusi yang diberikan dilengkapi dengan kemampuan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin atau machine learning.

2. Teknologi Pemantauan Stres atau Status Emosional Atlet Profesional

Ilustrasi (Sumber: QDRI)

Pengembangan monitor detak jantung telah memungkinkan atlet amatir dan profesional untuk memantau aktivitas fisik mereka selama berolahraga. Namun, atlet profesional hanya mampu memantau sifat fisik utama yang mengindikasikan stres emosional atau fisik dalam lingkungan laboratorium dan bukan saat berolahraga.

Atas dasar itu, Aspire Academy dan Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) membuka peluang inovasi untuk mengembangkan perangkat teknologi yang mampu memantau status emosional para atlet. Tentunya, inovasi ini harus bisa dikenakan atau wearable seperti pakaian, gelang, kalung, atau teknologi kinetik lainnya yang memungkinkan pemantauan status fisik atlet secara terus-menerus selama 24/7.

3. Teknologi Pengukuran dan Penilaian Asupan Makanan

Ilustrasi (Sumber: QDRI)

Berusaha menjadi institusi olahraga terkemuka, Aspire Academy mengundang startup, UKM, dan perusahaan teknologi untuk menciptakan semacam sistem yang dapat mengukur dan menilai asupan makanan para atlet secara objektif. Pasalnya, gizi seimbang merupakan salah satu aspek terpenting yang mempengaruhi perkembangan dan performa atlet.

Meskipun aplikasi pelacakan makanan dan pemantauan kalori memfasilitasi atlet untuk melaporkan asupan makanan mereka, asupan yang dilaporkan terkadang tidak tepat. Saat ini, tidak ada metodologi yang akurat dan konsisten untuk penilaian asupan makanan yang diadopsi di seluruh dunia. 

Atas dasar itu, Aspire Academy sedang mencari teknologi cerdas yang dapat mengukur dan menilai makronutrien dan profil energi dari makanan yang dimakan oleh para atlet di prasmanan milik Aspire Academy. Singkatnya, tantangan ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknologi pengukuran asupan diet baru yang dapat dengan mudah diadopsi dan diskalakan untuk makan prasmanan publik.

4. Perangkat Pelacak Tidur yang Akurat untuk Atlet Profesional

Ilustrasi (Sumber: QDRI)

Terbuka hingga 18 Agustus 2023, QRDI dan Aspire Academy mendorong inovasi dalam bidang olahraga profesional untuk menjadikan Qatar sebagai negara terdepan dalam bidang olahraga. Berupaya mengembangkan atlet muda Qatar, masalah gizi buruk dan kurang tidur masih menjadi masalah besar. Pasalnya, bukti klinis menunjukkan bahwa mempertahankan rutinitas tidur yang teratur sangat penting untuk memaksimalkan kinerja fisik yang optimal.

Untuk mengatasi masalah ini, Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) dan Aspire Academy sedang mencari perangkat yang dapat dipakai dan dapat memantau serta memberikan perincian struktural dari kebiasaan tidur dan pola istirahat para atlet. Hal ini mencakup durasi tidur total, kualitas, tahapan, dan ritme sirkadian. Alat pemantau ini diharapkan didukung oleh perangkat lunak, yang dapat menguraikan pendataan, mengolah data dan memberikan keluaran berupa kebiasaan tidur.

5. Pemantauan Telemetri Jarak Jauh untuk Satelit Geostasioner

Ilustrasi (Sumber: Es’hailsat)

Es’hailSat, operator satelit terkemuka yang menyediakan layanan di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) yang tengah mengoperasikan dua satelit Geostationary Earth Orbit (GEO), dihadapkan pada masalah teknis di mana mereka harus mengirimkan teknisi ke Es’hailSat Teleport yang berjarak 74 kilometer dari kantor pusat Es’hailSat di Doha, Qatar.

Karena tak efisien, Es’hailSat memerlukan solusi pemantauan jarak jauh di mana Insinyur dapat memantau telemetri dari satelit dari mana saja dengan koneksi internet dan mengidentifikasi potensi masalah sebelum melakukan perjalanan ke situs Es’hailSat Teleport. Dengan memfasilitasi reaksi yang lebih cepat dan meminimalkan downtime, solusi pemantauan jarak jauh akan memastikan penyediaan layanan berkelanjutan oleh Es’hailSat.

Es’hailSat mengundang inovasi dari para inovator yang mampu mengembangkan pemantauan telemetri jarak jauh yang idealnya berbasis cloud dengan pengembangan potensial untuk pemeliharaan prediktif menggunakan pengembangan kecerdasan buatan atau machine learning di masa mendatang. Adapun batas akhir pengiriman proposal adalah 1 Agustus 2023.

6. Melacak dan Menelusuri Inventaris Gudang

Sebagai penyedia solusi logistik dan rantai pasokan terkemuka di Qatar, Gulf Warehousing Company (GWC) bersama QRDI meluncurkan peluang inovasi menciptakan teknologi yang memungkinkan pelacakan stok inventaris gudang otomatis. GWC mencari solusi inovatif yang mengurangi ketergantungan pada personel dan meningkatkan keamanan dan efisiensi bagi pelanggan mereka.

Inovasi yang dihasilkan diharapkan mampu: melacak stok inventaris secara otomatis pada tingkat pengemasan yang berbeda, mengaktifkan pelacakan inventaris berkelanjutan atau semi-kontinu, kompatibel dengan sistem manajemen gudang atau warehouse management systems (WMS), hingga memberikan akurasi pemeriksaan stok hingga 99%.

7. Budidaya Selada dalam Ruangan yang Layak Secara Komersial dalam Kondisi Kering

Ilustrasi pertanian dalam ruang (Sumber: QDRI)

Masalah keamanan pangan yang muncul dan aksesibilitas lahan pertanian yang subur, telah menyebabkan permintaan global akan pendekatan inovatif untuk pertanian. Saat ini, teknologi pertanian dalam ruangan seperti pertanian vertikal menjadi semakin populer karena kemampuannya mengelola sumber daya secara efisien dan menghasilkan makanan berkualitas tinggi. Khususnya di daerah dengan sumber daya tanah dan air terbatas, seperti Qatar.

Sejalan dengan Visi Nasional Qatar 2030 untuk mendukung pembangunan lingkungan di Qatar, Hassad Food menantang para inovator untuk menciptakan teknologi pertanian dalam ruangan yang inovatif untuk pertanian sayuran berdaun, khususnya selada, yang layak secara komersial. Beberapa kriteria di antaranya, teknologi pertanian yang diciptakan haruslah dapat dialihkan ke produk sayuran lain yang diminati, kompatibel dengan sumber energi hijau dan pastinya tahan di kondisi cuaca yang keras di Qatar.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/qatar-luncurkan-7-kompetisi-inovasi-berhadiah-miliaran-rupiah/feed/ 0
Wujudkan Mimpi Sebagai Pusat Inovasi Dunia, Qatar Pilih Open Innovation https://designthinking.id/teknologi/wujudkan-mimpi-sebagai-pusat-inovasi-dunia-qatar-pilih-open-innovation/ https://designthinking.id/teknologi/wujudkan-mimpi-sebagai-pusat-inovasi-dunia-qatar-pilih-open-innovation/#respond Thu, 03 Aug 2023 09:25:07 +0000 https://designthinking.id/?p=1409 Mengenali manfaat kolaborasi, Dewan Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) terus memperluas peluang inovasi melalui Qatar Open Innovation (QOI). Pertama kali diuncurkan pada 2022, program inovasi terbuka ini menghubungkan entitas strategis, seperti lembaga pemerintah dan perusahaan lokal di Qatar dengan sekumpulan inovator.

http://www.espooblues.net/

Didirikan pada 2018, Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengembangkan strategi nasional yang akan mengoptimalkan kegiatan penelitian, pengembangan dan inovasi (RDI) dan membantu mewujudkan tujuan dan ambisi Qatar. Melalui Qatar Open Innovation (QOI), inovator di seluruh negeri berkesempatan memamerkan produk dan ide inovasi mereka untuk mengatasi tantangan paling mendesak dalam lima bidang prioritas nasional Qatar, yaitu energi, kesehatan, keberlanjutan sumber daya, masyarakat, dan teknologi digital. 

Bersama perusahaan dan instansi pemerintah, Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) bekerja sama untuk mengidentifikasi peluang inovasi di lima bidang prioritas yang telah ditentukan untuk mendorong produktivitas dan menciptakan kemakmuran ekonomi, sebagaimana diuraikan dalam Strategi QRDI 2030. Program ini sekaligus membuka peluang unik bagi para inovator seperti startup untuk berkolaborasi dengan organisasi terkemuka, pakar industri, dan mentor untuk mengembangkan dan meningkatkan ide mereka.

Pemenang inovasi dengan solusi yang paling inovatif akan mendapatkan dana hingga USD 150.000 untuk mengembangkan serta menguji prototype mereka bersama para entitas strategis di Qatar, baik perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan Qatar. Tak hanya itu, Qatar Open Innovation (QOI) menawarkan inovator akan akses ke pasar baru hingga memperoleh dukungan dalam membangun bisnis mereka di Qatar atau membentuk kemitraan resmi untuk membantu meluncurkan dan memperluas usaha mereka.

“Kami bertujuan untuk memanfaatkan kekuatan inovasi yang sejalan dengan area prioritas Qatar. Inovator terpilih akan memiliki kesempatan berharga untuk berkolaborasi dengan mitra percontohan tepercaya dan menguji teknologi inovatif mereka, membuka jalan untuk implementasi skala besar di masa depan. Kami mendorong lanskap penelitian, pengembangan, dan inovasi Qatar ke depan,” ujar Haya Al-Ghanim, Direktur Program RDI di QRDI.

Sementara bagi perusahaan dan pemerintah, Qatar Open Innovation (QOI) membukakan pintu bagi para entitas ini untuk mengakses pengetahuan dan keterampilan banyak inovator dan menciptakan peluang inovasi untuk memenuhi kebutuhan operasional atau strategis mereka. Belum lagi banyaknya layanan dukungan yang ditawarkan Qatar Research, Development and Innovation (QRDI), termasuk kesempatan untuk membentuk kemitraan, dan membangun organisasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Qatar Open Innovation adalah langkah penting menuju pertumbuhan ekosistem inovasi Qatar yang sedang berkembang. Dengan menawarkan peluang inovasi kepada perusahaan serta bakat lokal dan internasional, program ini menjembatani antara pemikir paling cerdas dan pemilik peluang inovasi, juga membantu memposisikan Qatar sebagai negara yang didorong oleh keberlanjutan dan inovasi,” ujar Omar Ali Al Ansari, Sekretaris Jenderal Dewan QRDI.

Tahun ini, Dewan Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) kembali mengumumkan peluang inovasi terbuka atau open innovation terbaru bersama Kementerian Lingkungan dan Perubahan Iklim (MoECC), Hassan Food, Gulf Warehousing Company (GWC), Es’hailSat dan Aspire Academy.

Peluang inovasi yang dibuka pun sangat beragam, mulai dari mengatasi tantangan kompleks dalam mengumpulkan dan melaporkan sampel tanah di lokasi terpencil di Qatar, menciptakan serangkaian teknologi yang mampu melacak kesehatan atlet profesional, hingga mengembangkan pemantauan telemetri jarak jauh yang idealnya berbasis cloud untuk Es’hailSat.

Ekosistem Open Innovation di Indonesia

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2003, open innovation menjadi semakin krusial untuk mengatasi kesenjangan kompetensi internal dalam rangka berinovasi dan mencapai keunggulan kompetitif. Kini, manfaat open innovation tak hanya dikenali bagi bisnis, tapi juga dalam skala negara seperti yang diyakini Qatar dengan meluncurkan program Qatar Open Innovation (QTI).

Melalui open innovation, Qatar Research, Development and Innovation (QRDI) berhasil mengundang para pemikir paling cemerlang dan perusahaan paling inovatif untuk mengembangkan teknologi dan solusi terobosan untuk sektor prioritas di Qatar. Berkat Qatar Open Innovation, Qatar telah meluncurkan lebih dari dua ribu proyek inovasi bersama 65 entitas dan ribuan inovator. Bersama-sama mereka mendorong Qatar menjadi salah satu negara inovatif di dunia.

Di Indonesia, semangat kolaborasi untuk inovasi menjadi salah satu yang coba ditanamkan Innovesia melalui layanan open innovation yang ditawarkan. Sebagai salah pelopor ekosistem open innovation di Indonesia, Innovesia paham betul bagaimana open innovation mampu menciptakan peluang dan mempercepat proses inovasi melalui kolaborasi. Dengan berkolaborasi, baik perusahaan maupun pemerintah dapat memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan dari pihak eksternal, termasuk akademisi, pemasok, startup, pelanggan bahkan kompetitor untuk mengembangkan ide inovasi dan mengimplementasikannya dengan cepat.

Innovesia bahkan dipercaya Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) untuk menyelenggarakan ajang open innovation pertama mereka. Sebagai institusi pendidikan dan penelitian medis terbesar dan paling maju di Indonesia dan Asia Tenggara, IMERI berkomitmen mengadakan open innovation kesehatan pertamanya pada 2017 silam.

Dalam ajang tersebut, Innovesia membantu IMERI menyelenggarakan hackathon terbesar yang fokus pada inovasi kesehatan dan medis di Indonesia. Sebanyak 200 inovator yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu bergabung dalam open innovation yang ditujukan membantu IMERI menjawab sejumlah tantangan yang dihadapinya.

Berhadiah Rp50.000.000, IMERI menantang para inovator untuk mengembangkan teknologi inovatif dalam dunia pendidikan kedokteran, membuat dukungan digital untuk penelitian dan perangkat medis, serta teknologi kesehatan digital yang mampu mengoptimalkan perawatan pasien.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/wujudkan-mimpi-sebagai-pusat-inovasi-dunia-qatar-pilih-open-innovation/feed/ 0