MIND ID – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id Investing in Innovation Wed, 18 Oct 2023 01:36:56 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.2 https://designthinking.id/wp-content/uploads/2023/04/innovesia-logo-150x150.png MIND ID – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id 32 32 Patriotamat Locakzp https://designthinking.id/otomotif/5-perusahaan-ciptakan-masa-depan-berkelanjutan-melalui-open-innovation/ https://designthinking.id/otomotif/5-perusahaan-ciptakan-masa-depan-berkelanjutan-melalui-open-innovation/#respond Mon, 31 Jul 2023 06:13:26 +0000 https://designthinking.id/?p=1375 Pemanasan global dan krisis iklim telah menjadi tantangan serius yang dihadapi dunia saat ini. Kekeringan, gelombang panas, dan banjir telah lebih sering terjadi dengan intensitas yang semakin parah dari sebelumnya. Di hadapan perubahan iklim, dekarbonisasi menjadi salah satu prioritas utama untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan.

Melalui Paris Agreement 2015, pemerintah lintas negara bersama-sama berkomitmen membatasi kenaikan suhu hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri. Kesepakatan itu turut mendorong perusahaan dari berbagai industri berlomba menetapkan target dan membuat komitmen untuk mengurangi emisi karbon atau dekarbonisasi.

Secara definisi, dekarbonisasi mengacu pada proses pengurangan emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari aktivitas manusia di atmosfer. Tujuan dekarbonisasi tidak lain adalah menghilangkan emisi karbon dioksida. Adapun untuk mencapai dekarbonisasi, perusahaan dituntut mengadopsi pendekatan inovatif untuk mempercepat peralihan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan dan sumber energi rendah karbon.

Sadar tak bisa melakukannya seorang diri, banyak perusahaan berkolaborasi melalui open innovation untuk mempercepat langkah mereka mencapai net zero emission atau emisi nol bersih. Melalui open innovation, perusahaan lintas industri sekalipun dapat berbagi pengetahuan untuk mencapai solusi yang lebih baik dan lebih efektif.

Artikel ini akan mengeksplorasi lima perusahaan yang telah melangkah maju, memerangi perubahan iklim melalui pendekatan open innovation. Dengan membuka pintu untuk ide-ide out of the box dari mitra eksternal, kelima perusahaan ini telah memimpin jalan dalam menciptakan solusi dekarbonisasi yang berdampak nyata dan memberikan contoh inspiratif bagi sektor industri lainnya.

Berikut lima perusahaan inovatif yang bertekad mencapai dekarbonisasi melalui open innovation sebagai upaya menyelamatkan bumi dari dampak perubahan iklim yang semakin serius:

1. Shell

Shell (Sumber: Ina Fassbender/Afp/Getty Images)

Sebagai perusahaan energi dan petrokimia terkemuka di dunia, Shell turut andil dalam dekarbonisasi. Perusahaan asal Inggris itu bahkan menargetkan untuk menjadi perusahaan energi dengan emisi nol bersih atau net-zero emission (NZE) pada tahun 2050 mendatang. Untuk mencapai itu semua, Shell bermitra dengan beberapa perusahaan teknologi terkemuka dunia untuk mengembangkan dan menerapkan solusi digital dalam skala besar di seluruh rantai bisnis mereka.

Menurut Shell, dekarbonisasi memerlukan upaya yang signifikan untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Karenanya Shell memilih strategi open innovation secara global untuk berkolaborasi dengan mitra bisnis, universitas dan lembaga penelitian, pemasok, dan bahkan konsumen Shell itu sendiri. 

Startup dan pengusaha membawa pola pikir yang berbeda dan perspektif baru dalamke tantangan net-zero emission. Mereka dapat bergerak lebih cepat daripada organisasi besar dan lebih mudah melakukan hal-hal baru. Hal ini membuat mereka sangat cocok untuk perusahaan seperti Shell, yang kurang gesit, tetapi dapat menawarkan dukungan finansial yang kuat, kapasitas teknis yang luas, dan akses mudah ke mitra dan pasar global,” ujar Akilah LeBlanc, General Manager Commercial Innovation Partnerships di Shell, seperti dilansir dari laman resmi Shell.

2. Unilever

Logo Unilever (Sumber: Unilever)

Sebagai perusahaan manufaktur, pemasaran dan distribusi barang konsumsi, Unilever sadar akan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari tingkat konsumsi produk saat ini. Alasan inilah yang mendorong Unilever untuk mempercepat transisi ke energi terbarukan untuk membantu konsumen mengurangi dampak iklim. Unilever berkomitmen mengganti formula setiap produk pembersih yang berasal dari bahan bakar fosil dengan bahan terbarukan pada 2030. 

Pasalnya, sebagian besar produk detergen yang beredar di pasar saat ini mengandung bahan kimia, yang terbuat dari bahan baku bahan bakar fosil. Bahan kimia inilah yang menjadi penyumbang emisi karbon terbesar dari seluruh siklus hidup produk detergen. Atas dasar itu, Unilever menilai beralih dari bahan kimia yang berasal dari bahan bakar fosil dalam formulasi produk akan menjadi peluang besar untuk mengurangi jejak karbon.

Pada 2021 misalnya, Unilever bersama LanzaTech dan India Glycols  berhasil memproduksi surfaktan dari bahan terbarukan untuk merek detergen OMO. Surfaktan yang umumnya terbuat dari bahan bakar fosil adalah bahan penting untuk menciptakan busa dalam produk detergen, mulai dari sabun cuci piring hingga detergen.

3. L’Oréal

L’Oréal (Sumber: lbeaute.mx)

Pemanasan global dan krisis iklim yang tak terelakan juga membuat jenama kecantikan ternama L’Oréal mempercepat upaya mencapai target keberlanjutan atau sustainability. Melalui program bertajuk “L’Oréal for the Future”, L’Oréal merangkul pendekatan open innovation sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mewujudkan operasional bisnis yang lebih ramah lingkungan.

boutique

Ada tiga komitmen dalam program L’Oreal for The Future. Pertama, L’Oreal bertransformasi untuk memastikan aktivitas perusahaan menjalankan batasan-batasan lingkungan (planet) dalam upaya pengendalian dampak terhadap iklim, air, keanekaragaman hayati, dan sumber daya alam.

Kedua, L’Oreal berkomitmen memberdayakan pihak-pihak dalam ekosistem bisnis dengan membantu mereka bertransisi ke dunia yang lebih berkelanjutan. Ketiga, membantu mengatasi tantangan dunia, dengan mendukung kebutuhan sosial dan lingkungan yang mendesak. 

“Dengan program L’Oréal for the Future, kami telah menetapkan target keberlanjutan yang ambisius untuk dicapai pada tahun 2030, termasuk bahwa 95% bahannya akan berasal dari sumber hayati, berasal dari mineral yang melimpah atau dari proses sirkuler. Karenanya kita perlu memikirkan kembali cara mencari dan memproduksi bahan-bahan yang diperlukan. Untuk mencapai hal ini, kami berkolaborasi dengan berbagai mitra eksternal, termasuk perusahaan rintisan, demi memperoleh keahlian baru dan mempercepat inovasi. Misalnya, kami mengeksplorasi penggunaan biologi sintetik dan fermentasi,” ujar Laurent Chantalat, manajer senior untuk inovasi terbuka R&I dan kemitraan startup teknologi mendalam di L’Oréal, seperti dilansir dari laporan Capgemini.

4. Daher

Daher dan Ascendance Flight Technologies mengumumkan kolaborasi strategis. (Sumber: Daher)

Daher, perusahaan kedirgantaraan ternama Prancis, juga mengumumkan kolaborasi strategis bersama Ascendance Flight Technologies, perusahaan rintisan Prancis dan perintis di pasar penerbangan rendah karbon. 

Kolaborasi antara Daher dan Ascendance Flight Technologies semakin menggarisbawahi ambisi Daher Group untuk meningkatkan inovasi dan mempercepat dekarbonisasi aktivitas perusahaan, dengan penekanan khusus pada divisi pesawatnya. Keduanya akan meneliti cara-cara baru hibridisasi sistem propulsi pesawat Daher berdasarkan teknologi yang dikembangkan Ascendance Flight Technologies.

“Kami senang bisa bermitra dengan Ascendance Flight Technologies. Sebagai pemain utama dalam penerbangan umum, Daher Group berkomitmen penuh untuk mencapai tujuan dekarbonisasi penerbangan pada tahun 2050, dan mengambil langkah maju yang signifikan menuju tujuan tersebut pada dekade ini,” ujar Didier Kayat, CEO Daher Group, seperti dilansir dari .

5. MIND ID

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID atau Mining Industry Indonesia, menggelar kompetisi Boosting Innovator and Greenovator in the Mining Industry atau BIGMIND Innovation Award 2022.

Menggandeng Innovesia, perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi, MIND ID melalui BIGMIND Innovation Award 2022 berupaya meningkatkan pertumbuhan industri pertambangan yang berkelanjutan dengan mengundang kontribusi riset dan inovasi anak bangsa melalui perkembangan teknologi digital demi memperkuat tata kelola operasional industri. Adapun dekarbonisasi menjadi salah satu dari tujuh topik utama yang dapat dieksplorasi para inovator.

Kompetisi inovasi ini berhasil melahirkan ragam inovasi berkelanjutan, seperti pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit sebagai fuel dan reductant pada proses peleburan timah, inovasi green technology pemanfaatan red mud (produk samping pemurnian alumina) sebagai sumber besi (fe) dengan metode bioflokulasi selektif. Juga pengembangan alat Electrolysis Management System (EMS) multi Anoda-Katoda berbasis Internet of Things sebagai upaya peningkatan unjuk kerja sel electrorefining di industri pemurnian logam.

]]>
https://designthinking.id/otomotif/5-perusahaan-ciptakan-masa-depan-berkelanjutan-melalui-open-innovation/feed/ 0
Innovesia Dipercaya MIND ID Sebagai Mitra Inovasi dalam BIGMIND Innovation Award 2022 https://designthinking.id/pertambangan/innovesia-dipercaya-mind-id-sebagai-mitra-inovasi-dalam-bigmind-innovation-award-2022/ https://designthinking.id/pertambangan/innovesia-dipercaya-mind-id-sebagai-mitra-inovasi-dalam-bigmind-innovation-award-2022/#respond Sun, 27 Nov 2022 04:43:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1266 “BIGMIND Innovation Award ini sebagai bukti pelaksanaan komitmen Perusahaan terhadap mandat Pemerintah untuk mengedepankan inovasi pada sektor minerba, serta sejalan dengan budaya AKHLAK BUMN, terutama pada pilar Kompeten,” ujar Pratiwa Dyatmika, Ketua Program BIGMIND Innovation Award 2022.

Pada kerja sama kali ini, Innovesia dipercaya MIND ID sebagai mitra inovasi untuk akselerasi digitalisasi dalam industri pertambangan melalui open innovation yang mengundang seluruh elemen masyarakat untuk berkompetisi, menciptakan inovasi pada setiap kegiatan operasional industri pertambangan. Terdapat tujuh topik inovasi yang dapat dieksplorasi, yakni proses bisnis, digitalisasi, eksplorasi, pertambangan, proses industri termasuk pengolahan dan pemurnian, CCUS dan dekarbonisasi.

open innovation

Innovesia turut membantu MIND ID memperkenalkan potensi dan tantangan yang dihadapi industri pertambangan di tanah air melalui serangkaian roadshow di empat kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Medan, Palembang dan Makassar, yang berlangsung pada Mei hingga Juni 2022. 

roadshow

“Kompetisi inovasi BIGMIND Innovation Award 2022 merupakan penerapan open innovation, salah satu layanan Innovesia. Pada kolaborasi kali ini, Innovesia dipercaya MIND ID untuk menjalankan model crowdsourcing, di mana Innovesia terlibat dalam proses seleksi ide inovasi peserta yang jumlahnya ratusan, lalu terlibat dalam proses penjurian hingga penentuan pemenang,” ujar Fiter Bagus Cahyono, Direktur Innovesia.

open innovation,
crowdsourcing

Salah satu rangkaian acara dalam kompetisi inovasi BIGMIND Innovation Award 2022 (Sumber: Istimewa)


see them here

Salah satu rangkaian acara dalam kompetisi inovasi BIGMIND Innovation Award 2022 (Sumber: Istimewa)

Berkat kolaborasi ini, BIGMIND Innovation Award 2022 menerima total 225 karya inovasi anak bangsa yang berasal dari berbagai elemen, mulai dari praktisi, akademisi, hingga sejumlah komunitas di seluruh Indonesia. Ratusan karya inovasi itu lalu dikerucutkan menjadi 42 tim semifinalis yang diseleksi lagi menjadi 20 tim finalis, di mana 11 finalis kategori konseptual dan 9 finalis untuk kategori implementasi. 

Setelahnya, seluruh finalis dibekali mentoring dengan beberapa pakar dari internal MIND ID yang berkaitan dengan karya inovasi masing-masing finalis yang berlangsung selama sebulan dari tanggal 24 Oktober sampai 23 November 2022. 

mentoring

Dilanjutkan serangkaian workshop mengenai Business Objective Letter (BOL) oleh Verisca Hutanto selaku Kepala Divisi Business Initiation MIND ID. Dilanjutkan materi Business Presentation Skill dari Erwin Parengkuan, CEO & Founder TALKINC. Rangkaian pembekalan ini dilakukan untuk mempersiapkan karya inovasi dan diri peserta sebelum memasuki tahap penjurian final yang dilangsungkan pada 25 November.

workshop

Di panggung final BIGMIND Innovation Award 2022, ke-20 finalis kemudian mempresentasikan karya inovasi mereka di hadapan 18 juri, yang berasal dari pihak internal MIND ID dan pihak eksternal seperti Kementerian BUMN, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian ESDM, juga sivitas akademika dari sejumlah universitas terkemuka di Indonesia. Masing-masing kategori memperebutkan enam posisi juara dengan komposisi tiga juara utama dan tiga juara harapan untuk setiap kompetisi. 

Pada saat yang sama, tim finalis juga melakukan mini exhibition di area booth inovasi Demo Day. Di sini, ke-20 tim finalis berkesempatan untuk memamerkan dan menjelaskan tentang karya inovasinya masing-masing kepada setiap pengunjung booth. Pengunjung booth juga berkesempatan untuk melakukan voting untuk 2 karya inovasi terfavorit mereka.

mini exhibition
booth
booth
booth

Proses penjurian kompetisi inovasi BIDMIND Innovation Award 2022. (Sumber: Istimewa)

“Karya inovasi yang disampaikan sangat beragam dan original, paparan dampak terhadap inovasi yang disampaikan menjadi kategori penilaian dari para dewan juri,” ujar Dilo Seno Widagdo selaku Direktur Pengembangan Usaha MIND ID, sekaligus ketua dewan juri pada BIGMIND Innovation Award 2022.

Para juara akhirnya diumumkan pada Acara Penganugerahan Pemenang di Pelangi Park, pada Minggu (27/11) bersamaan dengan Acara Perayaan HUT MIND ID ke-5. Tak hanya juara utama dari setiap kategori, MIND ID juga menganugerahkan penghargaan Karya Inovasi Terfavorit yang dimenangkan oleh Tim SS Be Back dari PT ANTAM Tbk.

Adapun karya inovasi juara akan ditinjau lebih lanjut dalam kegiatan inkubasi untuk diikutsertakan dalam kompetisi inovasi internasional, juga diimplementasikan dalam operasional MIND ID.

“Ini bukan akhir dari karya inovasi, tapi justru ini awal dari perjalanan dan penerapan karya inovasi di industri sebenarnya. Saya tunggu keterlibatan para innovator untuk memajukan industri pertambangan di Indonesia, karena saya percaya inovasi itu sesuatu yang berkelanjutan. BIGMIND, Sustainnovation,” tambah Dilo.

Berikut daftar lengkap karya inovasi dan pemenang BIGMIND Innovation Award 2022:

Kategori Konseptual:

Kategori Konseptual:

Juara 1: Optimized Anode Production Through Digital Transforming Powered By Machine Learning Integrated Data Analytic oleh tim Mobil Bertulang dari PT Inalum (Persero)

Juara 1
Optimized Anode Production Through Digital Transforming Powered By Machine Learning Integrated Data Analytic

Juara 2: INALUM Smart Smelter: Digital Twin Transformation Development oleh tim the Shining Blue dari PT Inalum (Persero)

Juara 2
INALUM Smart Smelter: Digital Twin Transformation Development oleh tim the Shining Blue

Juara 3: Banka Tina: Konservasi Mineral Timah menjadi Produk SnO2 Nano Powder oleh tim Carbonese dari PT Timah Tbk & Universitas Indonesia

Juara 3
Banka Tina: Konservasi Mineral Timah menjadi Produk SnO2 Nano Powder

Juara Harapan 1: Pemanfaatan Kalor Slag sebagai Sumber Energi Panas pada Rotary Dryer dan Rotary Kiln oleh tim Transient Heat Exchanger dari PT ANTAM Tbk & Perorangan

Juara Harapan 1

Juara Harapan 2: Peuyeumisasi Sampah (PS) sebagai Alternatif Reduktor Pada Peleburan Bijih Nikel Laterit oleh tim Peduli Masyarakat II dari Institut Teknologi Bandung

Juara Harapan 2

Juara Harapan 3: Kajian Keekonomian Pabrik Caustic Soda dari Garam (NaCl) dengan Proses Elektrolisis Sel Membran oleh tim Soda Gembira dari MIND ID

Juara Harapan 3

Kategori Implementasi:

Kategori Implementasi:

Juara 1: Inovasi Green Technology Pemanfaatan Red Mud (Produk Samping Pemurnian Alumina) Sebagai Sumber Besi (Fe) Dengan Metode Bioflokulasi Selektif oleh tim Ganesha Biometals dari Institut Teknologi Bandung

Juara 1:

Juara 2: Pengembangan Alat Electrolysis Management System (EMS) Multi Anoda-Katoda Berbasis Internet of Things Sebagai Upaya Peningkatan Unjuk Kerja Sel Electrorefining di Industri Pemurnian Logam oleh Elektrometalurgi  dari Institut Teknologi Bandung & Institut Teknologi Sains Bandung

Juara 2:

Juara 3: Optimize Casting Capacity and Entering Blue Ocean Competition with Product Developme oleh tim Beyond Spiegel dari PT Inalum (Persero) 

Juara 3

Juara Harapan 1: Predictive Maintenance Berbasis Machine Learning Pada Pompa PD-200 oleh Grasberg New Mining dari PT Freeport Indonesia

Juara Harapan 1

Juara Harapan 2: Pemanfaatan Limbah Cangkang Kelapa Sawit sebagai Fuel dan Reductant pada Proses Peleburan Timah oleh tim Green Smelting dari PT Timah Tbk Biocoal

Juara Harapan 2

Juara Harapan 3: Inovasi Tungku Pengecoran Logam Berbahan Bakar Briket Batubara Menggunakan Metode Heat Loss Management Untuk Menghasilkan Produk Cor Paduan Aluminium Kekuatan Tinggi dari Aluminium Skrap oleh tim  IIPS Universitas Sriwijaya.

Juara Harapan 3

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/innovesia-dipercaya-mind-id-sebagai-mitra-inovasi-dalam-bigmind-innovation-award-2022/feed/ 0