Teknologi – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id Investing in Innovation Thu, 23 Nov 2023 04:35:01 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.2 https://designthinking.id/wp-content/uploads/2023/04/innovesia-logo-150x150.png Teknologi – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id 32 32 Asian Games Hangzhou Rendah Karbon dengan Platform Kecerdasan Buatan https://designthinking.id/teknologi/asian-games-hangzhou-rendah-karbon-dengan-platform-kecerdasan-buatan/ https://designthinking.id/teknologi/asian-games-hangzhou-rendah-karbon-dengan-platform-kecerdasan-buatan/#respond Mon, 16 Oct 2023 06:46:39 +0000 https://designthinking.id/?p=1637 Maskot memang menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan satu acara dan acara lainnya. Dalam konteks Asian Games, setiap maskot memiliki keunikan karena menggambarkan budaya dan nilai-nilai dari negara tuan rumah, begitu juga dengan Asian Games di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok.

Sekilas, tak ada yang berbeda dengan Congcong, Lianlian, dan Chenchen, tiga boneka robot berjuluk ”The Smart Triplets” atau ”Si Kembar Tiga yang Cerdas” dipilih sebagai maskot Asian Games Hangzhou. Ketiganya dipilih sebagai lambang transformasi peradaban baik di Hangzhou maupun Tiongkok yang mengombinasikan warisan budaya dengan keunggulan ragam inovasi teknologi.

Uniknya, ketiga boneka itu dilengkapi dengan QR code atau kode batang yang bisa dipindai. Namun, bukan deskripsi atau arti dari masing-masing maskot yang muncul melainkan sumber produksi hingga jejak karbon atau carbon footprint yang dihasilkan dari proses produksinya.

Ketika di klik, tautan menunjukkan bahwa Chenchen, Congcong, dan Lianlian—memiliki jejak karbon masing-masing sebesar 1,59 kilogram setara karbon dioksida (kg CO2e) per produk. Besaran emisi itu dilaporkan berasal dari penggunaan listrik, bahan baku, dan pengemasan.

Boneka maskot Asian Games ke-19 (Sumber: hangzhou22.cn)

Namun, berkat komitmen produsen dan pemerintah Tiongkok dalam penggunaan energi bersih, jejak karbon setiap boneka dari salah satu maskot itu berhasil dikurangi hingga 0,15 kg CO2e per item, serta mereduksi emisi 1,59 kg CO2e setiap produk dengan skema kredit karbon. Artinya, 1,59 kg CO2e emisi yang sebelumnya dihasilkan dari produksi boneka itu telah berhasil dihilangkan.

Melalui platform ini, para atlet, relawan, kru dan seluruh tamu undangan yang tinggal di Asian Games Villages mengetahui besaran emisi dari setiap aktivitas atau produk yang mereka temui di kawasan tersebut. Harapannya, partisipan dapat terdorong untuk mengadopsi aktivitas atau gaya hidup rendah karbon selama menikmati Asian Games Hangzhou.

Langkah ini diambil Alibaba Cloud untuk mendorong gaya hidup ramah lingkungan mengingat emisi berbasis konsumsi dari produksi barang dan jasa serta aktivitas rumah tangga menyumbang sekitar 53% dari total emisi karbon dioksida di Tiongkok pada tahun 2019, menurut  penelitian Chinese Academy of Sciences yang diterbitkan pada tahun 2021.

Untuk lebih memotivasi peserta Asian Games Hangzhou, Alibaba Cloud juga menyiapkan rewards bagi peserta. Di mana baik atlet, kru, relawan dan tamu undangan yang tinggal di kawasan Asian Games Villages dapat memindai kode batang untuk mencatat aktivitas rendah karbon mereka di aplikasi web. Mulai dari tidak menggunakan kantong plastik ketika berbelanja di supermarket, menggunakan kendaraan umum bertenaga listrik, hingga mengambil foto piring bersih usai makan untuk mengurangi limbah makanan.

Semakin banyak aktivitas rendah karbon yang mereka lakukan, partisipan dapat mengumpulkan poin dan menukarkannya dengan pin bertema Asian Games edisi terbatas dan produk yang bersertifikat rendah karbon, seperti tas, pakaian, dan boneka di Low Carbon Store yang berdiri di Asian Games Villages.

Membantu Perusahaan Mengurangi Emisi

Platform Energy Expert dalam gelaran Asian Games ke-19 (Sumber: alizila)

Alibaba Cloud juga menerapkan platform keberlanjutan Energy Expert untuk membantu mengurangi emisi dalam produksi produk berlisensi Asian Games dan operasional harian toko-toko di Asian Games Villages, seperti dalam produksi boneka maskot Asian Games Hangzhou. Melalui platform Energy Expert, pabrik Hangzhou Kayford Branding Co., Ltd yang memproduksi boneka Lianlian telah sukarela mengurangi emisi karbon.

Menariknya, perusahaan seperti Hangzhou Kayford Branding Co., Ltd tidak lagi perlu membangun ruang server sendiri mengingat platform Energy Expert berbasis teknologi cloud computing atau komputasi awan.

Cloud memanfaatkan internet sebagai pusat pengolahan dan manajemen data, serta pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence yang memudahkan kerja manusia. Inilah yang terjadi pada Energy Expert, dengan memungkinkan setiap perusahaan dari berbagai industri menghitung besaran jejak karbon dari operasional serta keseluruhan value chain mereka.

“Dengan teknologi (Energy Expert), industri mengetahui jejak karbonnya dan berupaya membatasinya,” kata William Xiong, Wakil Presiden, Alibaba Cloud Intelligence dan General Manager Enterprise Service Cloud.

Selama gelaran Asian Games Hangzhou, platform berbasis Energy Expert yang disediakan Alibaba Cloud telah menarik lebih dari 310.000 kunjungan untuk berpartisipasi dalam kegiatan rendah karbon di seluruh kawasan Asian Games Villages. Lebih dari 7 ton karbon juga berhasil dikurangi sejak pembukaan desa Asian Games Hangzhou pada tanggal 16 September. Sementara di luar ajang Asian Games, Energy Expert telah melayani sekitar 2.900 perusahaan.

“Alibaba Cloud telah terbukti keahliannya dalam mendukung inisiatif keberlanjutan organisasi dan acara olahraga dengan teknologi digital,” kata William Xiong, Wakil Presiden, Alibaba Cloud Intelligence dan General Manager Enterprise Service Cloud.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/asian-games-hangzhou-rendah-karbon-dengan-platform-kecerdasan-buatan/feed/ 0
Asian Games Hangzhou Buktikan Komitmen Tiongkok Menuju Sustainability https://designthinking.id/teknologi/asian-games-hangzhou-buktikan-komitmen-tiongkok-menuju-sustainability/ https://designthinking.id/teknologi/asian-games-hangzhou-buktikan-komitmen-tiongkok-menuju-sustainability/#respond Fri, 13 Oct 2023 08:05:13 +0000 https://designthinking.id/?p=1639

Gelaran Asian Games Hangzhou tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet bertalenta, tetapi juga ajang unjuk gigi pemerintah Tiongkok dalam memerangi perubahan iklim.

Setelah melewati 15 hari kompetisi olahraga yang sengit, Asian Games ke-19 resmi berakhir dengan upacara penutupan yang berlangsung di Stadion Pusat Olahraga Olimpiade Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Lebih dari 12.000 atlet dari seluruh Asia merayakan pencapaian dan kerja keras mereka selama berkompetisi di 480 cabang olahraga.

Uniknya, meski tanpa atraksi kembang api yang identik dengan perayaan, upacara penutupan Asian Games Hangzhou tetap berlangsung meriah berkat pertunjukkan pesta audiovisual yang didukung oleh teknologi mutakhir. Berkat teknologi kontrol numerik komputer atau computer numerical control (CNC), lapangan stadion diubah menjadi layar dengan 40.000 titik cahaya. Teknologi ini berhasil mengubah rumput lapangan sepak bola menjadi palet warna raksasa yang menyambut para atlet dengan warna dan gambar penuh kilau yang senantiasa berubah-ubah.

Selama 85 menit, ribuan atlet dan tamu undangan yang datang disuguhkan dengan layar proyeksi visual yang memperlihatkan simbol-simbol dari setiap cabang olahraga, proyeksi seribu teratai dan bunga osmanthus raksasa yang merupakan ciri khas Hangzhou. Tak luput pembawa obor digital yang diberi nama “Pioneer” yang melambangkan jutaan orang dalam estafet obor digital.

Upacara penutupan Asia Games ke-19 di Hangzhou, Tiongkok (Sumber: CMG)

Menggabungkan virtual reality (VR) dan augmented reality (AR), Asian Games Hangzhou telah mengurangi emisi jejak karbon melalui penggantian pesta kembang api yang berpolusi dengan kemeriahan audiovisual yang terkesan nyata nan memukau.

“Melalui bunga virtual, Anda dapat merasakan kekuatan alam, kemanusiaan, dan teknologi,” ujar Cui Wei, Wakil Direktur Upacara Penutupan Asian Games ke-19.

Digelar di tengah tantangan keberlanjutan yang semakin digaungkan, pemerintah Tiongkok telah mengambil sikap tegas dalam komitmennya menyelenggarakan Asian Games ke-19 secara ramah lingkungan dan berkelanjutan, termasuk dalam hal pembangunan venue, pasokan energi, dan operasional acara.

Venue Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

Stadion Pusat Olahraga Olimpiade Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok (Sumber: Xinhua)

Di antara 56 venue yang digunakan dalam gelaran Asian Games ke-19 di Hangzhou, hanya 12 venue di antaranya yang baru dibangun sementara puluhan sisanya sekedar direvitalisasi atau dibangun sementara untuk gelaran tersebut. Pembangunan venue-pun dilakukan dengan menganut prinsip ramah lingkungan, cerdas dan hemat sepenuhnya.

Qiu Peihuang, Direktur Departemen Venue, Komite Penyelenggara Asian Games Hangzhou, menjelaskan pembangunan venue dilakukan dengan melibatkan teknologi building information modeling (BIM) yang mampu mensimulasikan seluruh informasi terkait proyek pembangunan ke dalam model tiga dimensi.

Venue Asian Games ke-19 di Hangzhou, Tiongkok (Sumber: Hangzhou2022.cn)

Selain dari proses konstruksi, seluruh venue Asian Games ke-19 di Hangzhou dipastikan menggunakan listrik ramah lingkungan. Bersumber dari tenaga fotovoltaik di Cekungan Qaidam, Kota Jiayuguan, dan Dataran Tinggi Loess di barat laut Tiongkok, serta energi angin dari Hami, Daerah Otonomi Uygur Xinjiang, gelaran Asian Games ke-19 diyakini telah  memangkas penggunaan 76.000 ton batubara dan mengurangi emisi karbon dioksida hingga 15.200 metrik ton.

“Semua listrik kami adalah listrik ramah lingkungan. Semua venue harus menggunakan listrik ramah lingkungan selama kompetisi,” ujar Qiu Peihuang.

Walaupun ajang Asian Games ke-19 di Hangzhou telah berakhir, gedung-gedung olahraga yang baru dibangun khusus untuk ajang olahraga se-Asia itu akan dialih fungsikan menjadi pusat kebugaran bagi warga setempat.

Qiu Peihuang menekankan, pihaknya juga telah bekerja sama dengan banyak perusahaan untuk mengalih fungsikan venue Asian Games menjadi lokasi komersial seperti konser musik, pesta, atau bahkan kompetisi olahraga tingkat lokal dan nasional. Semuanya telah dipikirkan dengan matang bahkan sebelum proses konstruksi dilakukan.

“Kami telah sepenuhnya mempertimbangkan penggunaan kembali tempat dalam periode perencanaan dan konstruksi. Di satu sisi banyak venue yang akan menjadi pusat kebugaran warga di beberapa daerah, dan di sisi lain banyak venue yang akan bekerjasama dengan perusahaan komersial. Sebenarnya, selama setahun terakhir operasi uji coba, banyak venue telah mengadakan konser, pesta, kegiatan olahraga,” tutur Qiu Peihuang.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/asian-games-hangzhou-buktikan-komitmen-tiongkok-menuju-sustainability/feed/ 0
Hadirkan Solusi Inovatif, 5 Startup Ubah Tantangan Berkelanjutan jadi Peluang Bisnis https://designthinking.id/teknologi/hadirkan-solusi-inovatif-5-startup-ubah-tantangan-berkelanjutan-jadi-peluang-bisnis/ https://designthinking.id/teknologi/hadirkan-solusi-inovatif-5-startup-ubah-tantangan-berkelanjutan-jadi-peluang-bisnis/#respond Wed, 11 Oct 2023 09:27:21 +0000 https://designthinking.id/?p=1627 Dimeriahkan oleh lebih dari 2,100 perusahaan, Indonesia Energy & Engineering 2023 Series sukses memperkenalkan ragam inovasi teknologi baru di sektor industri energi dan konstruksi yang menerapkan prinsip sustainability. Diselenggarakan selama empat hari pada 13–16 September lalu, Indonesia Energy & Engineering 2023 turut menghadirkan ragam panel diskusi yang membahas target-target pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yang terkait dengan sektor industri energi dan konstruksi.

Dengan memanfaatkan teknologi digital, kelima startup ini dipilih berkat ide inovasi bisnis mereka dalam energi terbarukan yang diyakini mampu mempercepat transisi energi bersih di Indonesia. Berikut lima startup yang mampu menghadirkan solusi inovatif dengan penerapan prinsip sustainability:

1. Biojel

Biojel Presentasikan inovasi hijau terbarukan ubah limbah biomassa jadi biogas (Sumber: Tangkapan Layar)

Startup yang bergerak di sektor energi terbarukan itu menghadirkan inovasi teknologi yang menguntungkan dengan mengubah limbah biomassa menjadi biogas, yang dapat digunakan untuk keperluan memasak bagi rumah tangga di Indonesia. Dengan teknologi biodigester portabel yang lebih mudah dalam proses pemeliharaan, Biojel meyakini inovasi yang mereka hadirkan lebih murah dari penggunaan LPG.

Selain mengurangi emisi karbon hingga 6.204,424 ton CO2/bulan dari penggunaan LPG, inovasi oleh Biojel ini juga diyakini mampu mengurangi besaran subsidi LPG yang dikeluarkan pemerintah yang pada 2023 mencapai Rp117,85 triliun.

2. Econella

Econella Presentasikan inovasi hijau terbarukan ubah limbah biomassa jadi biogas (Sumber: Tangkapan Layar)

Faktor inilah yang mendorong Econella menghadirkan alternatif efisiensi energi untuk membantu mengatasi krisis BBM di Indonesia yang memiliki dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hanya dengan menambahkan tiga tetes pada satu liter BBM, petani mampu menghemat penggunaan BBM mereka hingga 25%. Dengan efisiensi BBM, tentu Econella mampu mengurangi emisi karbon di sektor pertanian.

Minyak atsiri sendiri dipilih Econella karena sifatnya yang mudah menguap, memiliki bobot jenis dan viskositas rendah, tersusun dari senyawa hidrokarbon dan oksigen, juga karena mampu larut sempurna di dalam bahan bakar, tidak mengandung logam berat dan terakhir dapat diperbarui. Produk inovasi di ranah bioenergi ini turut memberikan nilai tambah dengan memanfaatkan bahan hasil pertanian yang reject dan limbah pertanian sebagai bahan bakunya.

3. Auto Digda

Auto Digda pamerkan inovasi dalam otomatisasi pergudangan (Sumber: Tangkapan Layar).

Membawa inovasi automatic guided vehicle (AGV), startup yang anggotanya terdiri dari mahasiswa Politeknik Astra itu berupaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas perpindahan barang di gudang atau warehouse sekaligus mengurangi tingginya biaya rantai pasokan atau supply chain cost.

Berkaca pada kasus Amazon di mana penerapan otomatisasi di warehouse mereka mampu menghemat biaya operasi pergudangan hingga 20% atau sekitar USD 22 juta per gudang per tahun, Auto Digda menghadirkan teknologi robot AGV yang mampu meningkatkan efisiensi sistem manajemen gudang hingga tiga kali lipat. Kelebihan ini dimungkinkan berkat perangkat lunak atau software yang memungkinkan kontrol, monitoring dan tracking atas setiap robot yang mereka miliki.

Uniknya lagi, inovasi robot AGV dari Auto Digda dilengkapi dengan teknologi Auto Digda Combine di mana ‘main AGV’ bisa bertransformasi menjadi empat jenis mesin sekaligus, mulai dari unit loads, arm robot, towing, and forklift. Tak heran jika Auto Digda mampu memenangkan sejumlah kompetisi startup seperti PJCI’s Innovation for Energy, Genbi Startup Competition, juga Astronauts.

Tak hanya meningkatkan efisiensi dalam hal operasional dan biaya, inovasi Auto Digda juga diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan kerja yang kerap menimpa karyawan di pergudangan.

4. Water Coin

Presentasi Water Coin dalam IEE Series 2023 (Sumber: Tangkapan Layar)

Ketersediaan air bersih khususnya berupa air minum memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Namun, tak semua wilayah di Indonesia memiliki akses yang luas akan air bersih. Pada 2021 misalnya, Badan Pusat Statistik mencatat ada 47.915 dari 83.843 desa/kelurahan di Indonesia yang belum memiliki akses air minum bersih.

5. Matador Lectro

Inovasi baterai dari Matador Lectro (Sumber: Matador Lectro)

Tak seperti baterai lithium pada umumnya, inovasi baterai lithium Matador Lectro terbukti lebih kuat dan lebih tahan lama dengan keandalan dan kapasitas penyimpanan yang tinggi. Selain itu, baterai lithium yang diciptakan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan setiap konsumen yang berbeda-beda.

Yakin bahwa masa depan energi harus didukung oleh sumber daya yang terbarukan dan berkelanjutan, Matador Lectro menyediakan sistem manajemen baterai cerdas yang mampu mengoptimalkan penggunaan energi setiap konsumen. Pasalnya, inovasi sistem manajemen daya tersebut mampu mengatur dan mengoptimalkan aliran energi dari panel surya ke baterai dan ke beban listrik, memastikan penggunaan energi yang efisien dan hemat biaya.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/hadirkan-solusi-inovatif-5-startup-ubah-tantangan-berkelanjutan-jadi-peluang-bisnis/feed/ 0
Buktikan Komitmen Berkelanjutan Perusahaan, United Tractors Raih Sertifikat Greenship Net Zero Healthy Building https://designthinking.id/teknologi/buktikan-komitmen-berkelanjutan-perusahaan-united-tractors-raih-sertifikat-greenship-net-zero-healthy-building/ https://designthinking.id/teknologi/buktikan-komitmen-berkelanjutan-perusahaan-united-tractors-raih-sertifikat-greenship-net-zero-healthy-building/#respond Mon, 09 Oct 2023 07:42:15 +0000 https://designthinking.id/?p=1613 Krisis iklim dan seiring cita-cita Indonesia untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060, mengurangi emisi gas rumah kaca kian menjadi langkah krusial yang harus ditempuh. Tak terkecuali dalam mendesain bangunan yang ramah lingkungan. Pasalnya, bangunan bertanggung jawab atas 39% emisi karbon global dan menjadikannya sebagai sektor penyumbang terbesar terhadap perubahan iklim.

Atas dasar itu untuk mencapai emisi nol bersih guna mempertahankan suhu di bawah batas 1,5 derajat Celcius, emisi global dari bangunan harus dikurangi sebesar 90% dari tingkat emisi tahun 2015. Tujuan ini tentunya hanya bisa ditempuh melalui peningkatan efisiensi, pengurangan permintaan energi dan elektrifikasi, sekaligus dekarbonisasi secara menyeluruh di sektor kelistrikan dan langkah inilah yang berusaha dicapai oleh United Tractors.

Sebagai penyandang sertifikat Greenship Net Zero Healthy Building, United Tractors sekali lagi telah membuktikan komitmennya terhadap infrastruktur berkelanjutan dengan membangun gedung-gedung ramah lingkungan yang mengedepankan kesehatan dan kebersihan ekosistem.

Menciptakan Gedung Kantor yang Berkelanjutan dengan Merangkul Energi Terbarukan

United Tractors raih Rekor Muri (Sumber: UT)

Gedung kantor pusat United Tractors yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur dibangun dengan kombinasi desain arsitektur tropis dengan bangunan komersial industri modern, di mana eksterior maupun interior gedung telah menerapkan konsep ramah lingkungan yang berkesinambungan. Mengusung konsep net zero carbon, gedung ini memanfaatkan sumber daya terbarukan, panel surya, untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan energi operasional gedung.

Selain bergantung pada sumber energi terbarukan yang merupakan salah satu penilaian sertifikasi Greenship Net Zero Healthy Building, gedung United Tractors juga telah memenuhi tiga kriteria lainnya, yakni penggunaan ventilasi dan pencahayaan alami; optimalisasi kinerja sistem pendingin udara, penerangan dan peralatan lainnya; juga menciptakan kualitas udara yang sehat dan nyaman dalam gedung.

Bagaimana tidak, gedung United Tractors memiliki area dengan luas keseluruhan 10.591 meter persegi, di mana 45% luas area terdiri dari lahan hijau, vertical garden, dan roof garden. Tak hanya itu, 69.83% luas area gedung juga menggunakan cahaya alami sebagai sumber pencahayaan utama. Sementara sisanya didesain menggunakan kaca yang dilaminasi sehingga bisa menambah jumlah cahaya matahari yang masuk.

Meski bergantung pada tenaga surya untuk pencahayaan, suasana di dalam gedung United Tractors tidak lantas menjadi lebih panas. Hal ini menjadi mungkin karena gedung United Tractors didesain sedemikian rupa sehingga memiliki nilai overall thermal transfer value (OTTV) atau konservasi energi pada bangunan yang mengatur nilai perpindahan panas pada fasad dinding bangunan, yang rendah. Alhasil, radiasi matahari tidak langsung masuk ke dalam gedung yang membuat udara di dalam bangunan tetap sejuk.

Gedung kantor United Tractors juga didesain hemat air, di mana penggunaan air tercatat 44.14% lebih rendah dari baseline, dengan penggunaan fitur air yang sesuai dengan kapasitas buangan di bawah standar maksimum kemampuan alat keluaran air. Kebutuhan untuk flushing dan gardening juga telah difasilitasi dari air daur ulang grey water.

United Tractors gunakan panel surya sebagai sumber energi operasional gedung kantor (Sumber: UT)

Mengingat operasional bisnis tak lepas dari sampah, gedung United Tractors dilengkapi dengan fasilitas pemilahan sampah terpadu serta bekerja sama dengan pihak ketiga untuk pengelolaan dan pemanfaatan daur ulang sampah. Anak perusahaan PT Astra International Tbk itu juga mengusung konsep zero run off, untuk mengurangi volume limpasan air hujan hingga 230%. Dengan begitu, limpasan air hujan tidak akan membebani volume drainase kota.

Tak heran jika ketika baru selesai dibangun saja, United Tractors langsung meraih sertifikat Platinum atas bangunan baru dengan pencapaian Platinum dan sedang dalam proses sertifikasi existing building di tahun 2022. Kala itu, gedung United Tractors tercatat menggunakan energi 38% lebih rendah dari baseline gedung baru, dengan total konversi penghematan energi sebesar 1.641.027 kg CO2/tahun.

Kedua sertifikasi dari Green Building Council Indonesia jelas memperlihatkan betapa serius komitmen United Tractors untuk menjadi perusahaan yang sustainable serta dapat terus memberikan dampak positif terhadap kebersihan ekosistem dan lingkungan.

Memastikan Kesehatan Karyawan dan Masyarakat

Diakui sebagai salah satu perusahaan terbaik untuk bekerja di Asia, langkah United Tractors membangun gedung kantor yang ramah lingkungan juga tak terlepas dari upaya perusahaan dalam menciptakan suasana yang positif bagi para pekerjanya. Tentunya dengan memprioritaskan kesejahteraan dan kenyamanan mereka.

Dengan luasnya lahan hijau di area perkantoran, United Tractors mendorong karyawannya untuk menerapkan hidup sehat. Penerapan pola hidup sehat ini juga dilakukan perusahaan dengan menyediakan 100 slot parkir khusus sepeda. Tak hanya itu, perusahaan juga aktif mengatur jumlah konsentrasi karbon dioksida di dalam ruangan agar tidak lebih dari 1.000 ppm, menggunakan sensor karbon dioksida di area dengan tingkat kepadatan tinggi dan memiliki mekanisme untuk mengatur jumlah ventilasi udara luar.

Tak hanya mengutamakan kenyamanan bagi internal perusahaan, United Tractors  juga berkomitmen menciptakan lingkungan positif serta berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Bagi United Tractors, keberlanjutan berarti kehadiran perusahaan yang tidak hanya sekedar menyediakan produk dan layanan berkualitas, melainkan memberi nilai lebih bagi para pemangku kepentingan yang selaras dengan value chain, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/buktikan-komitmen-berkelanjutan-perusahaan-united-tractors-raih-sertifikat-greenship-net-zero-healthy-building/feed/ 0
Lewat Crowdsourcing, Luis von Ahn Ubah reCAPTCHA jadi Alat Digitalisasi Dokumen https://designthinking.id/teknologi/lewat-crowdsourcing-luis-von-ahn-ubah-recaptcha-jadi-alat-digitalisasi-dokumen/ https://designthinking.id/teknologi/lewat-crowdsourcing-luis-von-ahn-ubah-recaptcha-jadi-alat-digitalisasi-dokumen/#respond Fri, 29 Sep 2023 06:51:32 +0000 https://designthinking.id/?p=1608 Dalam dunia yang semakin terhubung secara online, sistem keamanan seperti CAPTCHA telah menjadi elemen penting dalam melindungi situs dan aplikasi dari serangan bot dan spam. Namun, apa yang membuat CAPTCHA semakin menarik adalah bagaimana ia memanfaatkan kekuatan kolektif jutaan pengguna internet untuk membantu mengatasi masalah digital yang kompleks.

Awalnya, CAPTCHA memang ditujukan von Ahn untuk sekedar mengamankan situs atau aplikasi dari bot dan spam. Namun, von Ahn melihat potensi dari sistem yang diciptakannya untuk memecahkan masalah berskala besar dengan membangun sistem yang menggabungkan manusia dan internet melalui reCAPTCHA.

Sejatinya reCAPTCHA tak jauh berbeda dengan CAPTCHA, hanya saja dengan reCAPTCHA pengguna internet tidak sekedar mengetik teks terdistrorsi untuk membedakan dirinya dengan robot, tapi membantu digitalisasi ratusan buku dan arsip lama. Kejeniusan di balik model bisnis reCAPTCHA yang dikembangkan von Ahn adalah setiap kali pengguna memverifikasi dirinya, mereka sebenarnya tengah membuat teks digital yang dapat diindeks dari buku, majalah, jurnal, dan surat kabar berusia ratusan tahun.

Siapa sangka, setiap kali mengisi reCAPTCHA dengan kombinasi huruf dan angka yang aneh, kita secara tidak sadar telah mendigitalkan ribuan teks dan buku secara online. Semua ini menjadi mungkin berkat kegilaan von Ahn pada crowdsourcing atau apa yang ia pribadi sebut sebagai human computation. Dengan memanfaatkan pertumbuhan populasi yang terhubung ke internet, von Ahn berhasil membangun kolaborasi dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Bagaimana reCAPTCHA Bekerja?

Tak jauh berbeda dengan CAPTCHA generasi pertama, reCAPTCHA bekerja dengan menampilkan dua kata acak pengguna. Hanya saya, kata-kata yang ditampilkan pada reCAPTCHA merupakan kata-kata nyata yang diperoleh dari teks yang diarsipkan yang tidak dapat diidentifikasi oleh perangkat lunak optical character recognition (OCR).

Sebagai informasi, OCR memungkinkan kita untuk mengkonversikan gambar atau teks menjadi format teks yang dapat dibaca oleh mesin sehingga dapat didigitalkan dan diindeks. OCR menjadi kian krusial karena sebagian besar alur kerja bisnis melibatkan penerimaan informasi dari media cetak.

Meskipun manajemen dokumen tanpa kertas adalah jalan keluarnya, pemindaian dokumen melalui OCR bukan tanpa kekurangan. Pasalnya, banyak teks yang sulit dibaca khususnya dokumen yang telah berusia puluhan bahkan ratusan tahun.

Pada kasus inilah reCAPTCHA menggantikan tugas OCR. Dengan memanfaatkan jumlah pengguna internet yang tak terhitung, reCAPTCHA memanfaatkan mereka untuk menginput dua kata, di mana satu kata merupakan kata yang tidak dapat diinterpretasikan oleh OCR dan satu kata kontrol.

Untuk memperhitungkan kesalahan manusia atau human error dalam proses digitalisasi, reCAPTCHA mengirimkan setiap kata yang tidak dikenal OCR ke banyak pengguna dengan distorsi acak yang berbeda. Jika pengguna memasukkan jawaban yang benar pada kata kontrol terkait, maka jawaban pengguna atas kata yang tidak dikenal itu akan dicatat sebagai tebakan yang masuk akal.

Namun, jika tebakan tiga orang pertama cocok satu sama lain, maka kata tersebut dianggap benar dan akan menjadi kata kontrol dalam tantangan reCAPTCHA lainnya. Dengan algoritma ini, reCAPTCHA mampu mencapai akurasi hingga 99,1%. Jauh lebih akurat dari tingkat akurasi OCR standar dengan 83,5%.

Memanfaatkan Massa untuk Melestarikan Sejarah

Sosok Luis von Ahn (Sumber: GeekWire/Taylor Soper)

Kejeniusan Von Ahn telah membantu media pemberitaan ternama di Amerika Serikat (AS), New York Times untuk mendigitalkan semua koran yang diterbitkan New York Times selama 20 tahun. Hebatnya, dengan crowdsourcing dibalik kerja reCAPTCHA, proses digitalisasi itu hanya memakan waktu beberapa bulan.

Pada tahun 2009, reCAPTCHA dibeli oleh Google yang kemudian digunakan raksasa teknologi itu untuk membangun perpustakaan Google Books, yang kini menjadi salah satu perpustakaan digital terbesar di dunia. Memperluas fungsi reCAPTCHA, Google menggunakan perangkat lunak buatan Von Ahn untuk meminta pengguna mengidentifikasi nama jalan dan alamat dari Google Maps Street View.

Crowdsourcing seperti yang dilakukan von Ahn dalam reCAPTCHA adalah salah satu inovasi yang telah mengubah cara kita melihat interaksi manusia dengan teknologi digital. Dengan memanfaatkan upaya kolektif ratusan juta orang untuk melakukan tugas yang sangat penting yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi otomatis pada saat itu.

Bayangkan saja, setahun setelah berdiri, reCAPTCHA telah digunakan oleh lebih dari 40.000 situs dengan lebih dari 1,2 miliar CAPTCHA terpecahkan. Dengan kata lain, lebih dari 440 juta kata tak dikenal berhasil dicatatkan dan lebih dari 17.600 buku mampu ditranskripsi secara manual.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/lewat-crowdsourcing-luis-von-ahn-ubah-recaptcha-jadi-alat-digitalisasi-dokumen/feed/ 0
Wujudkan Keadilan Sosial, JD Technology Permudah Peternak Tiongkok Akses Bantuan Modal dan Kredit https://designthinking.id/teknologi/wujudkan-keadilan-sosial-jd-technology-permudah-peternak-tiongkok-akses-bantuan-modal-dan-kredit/ https://designthinking.id/teknologi/wujudkan-keadilan-sosial-jd-technology-permudah-peternak-tiongkok-akses-bantuan-modal-dan-kredit/#respond Tue, 26 Sep 2023 06:36:32 +0000 https://designthinking.id/?p=1599 Mempunyai andil besar dalam menjamin ketahanan pangan, sektor pertanian jelas mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional. Sayangnya, krusialnya sektor pertanian tak lantas menjamin kesejahteraan dan kemakmuran bagi para pelaku usaha tani. Tak sedikit dari mereka yang hidup dalam kemiskinan akibat sistem distribusi pangan yang merugikan mereka hingga sulitnya bagi mereka memperluas usaha tani yang dimiliki lantaran sulitnya mendapatkan modal dan kredit dari bank.

Kesulitan ini tak terlepas dari kendala persyaratan yang diajukan pihak bank. Tak sedikit lembaga perbankan yang enggan menyalurkan kredit karena petani tidak memiliki agunan, penghasilan mereka yang tidak tetap serta tak semua petani memiliki sertifikat kepemilikan tanah. Akibatnya, banyak petani yang masih hidup di bawah kemiskinan.

Cara kerja platform Biological Assets Digital yang dikembangkan JD Technology sangat inovatif, karena memungkinkan para peternak memantau dan mencatat informasi pertumbuhan dan status hewan ternak mereka secara real-time melalui seperangkat kamera dan sensor yang dipasang pada setiap hewan.

Dengan bantuan dari algoritma AI dan Big Data, semua data inventaris terkait hewan ternak akan diunggah secara serempak ke blockchain untuk memastikan keunikan, keaslian, serta perlindungan terhadap gangguan kesehatan atau reproduksi yang mungkin dialami masing-masing hewan ternak tersebut.

Memudahkan Peternak Sekaligus Lembaga Perbankan

Memiliki dua basis pembiakan domba dengan lebih dari 100.000 ekor domba berencana melakukan ekspansi bisnis, namun mereka menghadapi tantangan pendanaan yang umum terjadi pada industri peternakan yang sangat fluktuatif, yang menyulitkan mereka mengakses modal dari bank.

Saat itulah Xinzhongsheng menemukan solusi kreatif melalui platform Biological Assets Digital. JD Technology menerapkan kamera pintar di pusat peternakan Xinzhongsheng, yang mendukung pengawasan real-time dan melakukan tinjauan inventaris domba secara otomatis dengan bantuan algoritma AI dan kemampuan Big Data.

Alhasil, aset pertenakan Xinzhongsheng dapat terukur. Lembaga perbankan pun tak lagi ragu menyalurkan kredit mereka karena inventarisasi yang dimungkinkan platform Biological Assets Digital yang dimiliki JD Technology telah memungkinkan mereka memiliki manajemen risiko pasca pinjaman. Pendekatan ini memungkinkan Xinzhongsheng berhasil mendapatkan pinjaman sebesar 10 juta yuan.

Selain membuka akses modal bagi peternak, platform Biological Assets Digital jelas turut memudahkan bank untuk menyalurkan kredit mereka dengan aman. Padahal, lembaga keuangan selama ini enggan menerima aset biologis sebagai jaminan, meskipun aset tersebut mempunyai potensi besar sebagai jaminan di daerah pedesaan. Hal ini tak lain karena berbagai kendala seperti pengukuran skor kredit yang kurang efektif dan kurangnya agunan.

Batasan-batasan inilah yang kemudian dihapuskan oleh kehadiran platform Biological Assets Digital dari JD Technology. Memanfaatkan platform tersebut, HengFeng Bank memberikan 1,75 juta yuan kepada Wang Yuhe, produsen ternak di Peternakan Hengchang di Heze, provinsi Shandong, Tiongkok.

Terhubung dengan peralatan kamera yang dipasang di lingkungan peternakan dan tag telinga pintar yang dipasang di telinga 160 sapi, platform Biological Assets Digital berhasil mengumpulkan data dinamis terkait kondisi setiap ekor sapi secara real-time. Data biologis inilah yang mengurangi risiko pinjaman dan meyakinkan HengFeng Bank untuk memberikan kredit kepada Wang Yuhe.

JD Technology Perluas Inovasi

Teknologi digital telah merambah ke setiap aspek bidang sosial dan ekonomi, membawa perubahan signifikan dalam pembangunan ekonomi dan menjadi kekuatan pendorong utama vitalisasi pedesaan. Pengawasan aset biologis terdigitalisasi seperti platform Biological Assets Digital telah membantu memberikan lebih banyak dukungan keuangan ke daerah pedesaan.

Selain pinjaman, lembaga keuangan dapat menurunkan ambang batas untuk menawarkan asuransi ternak khusus guna memitigasi berbagai risiko yang dihadapi oleh peternak. Pemerintah dalam hal ini juga dapat mendistribusikan subsidi kepada petani dengan lebih tepat sehingga program revitalisasi pedesaan yang sedang berlangsung di Tiongkok semakin meningkat.

Dalam laporan keberlanjutan perusahaan, JD Technology telah memberikan solusi digital kepada 914 lembaga keuangan dan memungkinkan dunia usaha dan petani memperoleh pinjaman sebesar 7,3 miliar yuan.

Di sisi konsumen, platform JD Technology juga menjamin kualitas produk, karena mendukung penelurusan produk daging secara penuh. Dalam beberapa kasus, jumlah ayam yang berjalan sebelum pemotongan dapat dinilai dengan pedometer yang dirancang khusus mirip dengan pita kaki unggas, yang dihubungkan ke platform, untuk memastikan kualitas daging.

Dengan memanfaatkan teknologi mutakhir untuk mendorong perubahan sosial dan tanggung jawab lingkungan, JD Technology tidak hanya membayangkan masa depan yang lebih baik tapi juga secara aktif menciptakannya. Ke depannya, JD Technology berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas layanan mereka selagi menjamin keadilan sosial.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/wujudkan-keadilan-sosial-jd-technology-permudah-peternak-tiongkok-akses-bantuan-modal-dan-kredit/feed/ 0
Dorong Adopsi Dompet Digital di Indonesia dengan Mengetahui Kebutuhan Pengguna secara Langsung https://designthinking.id/teknologi/dorong-adopsi-dompet-digital-di-indonesia-dengan-mengetahui-kebutuhan-pengguna-secara-langsung/ https://designthinking.id/teknologi/dorong-adopsi-dompet-digital-di-indonesia-dengan-mengetahui-kebutuhan-pengguna-secara-langsung/#respond Fri, 25 Aug 2023 09:10:41 +0000 https://designthinking.id/?p=1513

Dengan memahami kebutuhan pengguna, perusahaan penyedia layanan dompet digital di Indonesia menghapus ketakutan terbesar masyarakat ketika bertransaksi melalui dompet digital dan mendorong penetrasi penggunaan dompet digital oleh para pelaku usaha di Indonesia.

Dengan memahami kebutuhan pengguna, perusahaan penyedia layanan dompet digital di Indonesia menghapus ketakutan terbesar masyarakat ketika bertransaksi melalui dompet digital dan mendorong penetrasi penggunaan dompet digital oleh para pelaku usaha di Indonesia.

Dengan memahami kebutuhan pengguna, perusahaan penyedia layanan dompet digital di Indonesia menghapus ketakutan terbesar masyarakat ketika bertransaksi melalui dompet digital dan mendorong penetrasi penggunaan dompet digital oleh para pelaku usaha di Indonesia.

Dengan memahami kebutuhan pengguna, perusahaan penyedia layanan dompet digital di Indonesia menghapus ketakutan terbesar masyarakat ketika bertransaksi melalui dompet digital dan mendorong penetrasi penggunaan dompet digital oleh para pelaku usaha di Indonesia.

Perkembangan teknologi digital yang kian pesat telah membawa banyak perubahan dalam berbagai hal, termasuk cara masyarakat Indonesia bertransaksi dari tunai ke transaksi non-tunai. Hadirnya dompet digital seperti Gopay dan OVO tak bisa dipungkiri telah menjadi pendorong utama bagi masyarakat untuk beralih ke sistem transaksi yang lebih fleksibel. 

Pengguna dompet digital di Indonesia memang telah mengalami lonjakan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pesatnya penetrasi pengguna dompet digital tak terlepas dari kemudahannya yang memungkinkan kita untuk melakukan transfer, menyimpan uang, hingga membayar dalam sekali klik melalui ponsel.

Namun, awal mula kemunculan dompet digital di Indonesia ternyata tak semudah yang kita kira. Sekitar enam tahun yang lalu kala penggunaan dompet digital belum seramai saat ini, sangat sulit bagi masyarakat khususnya pelaku usaha untuk beralih ke inovasi tersebut. Terlepas dari kemudahan transaksi yang diberikannya, masyarakat masih meragukan kredibilitas dompet digital.

Fenomena inilah yang mendorong Saat Prihartono, yang pernah menjabat sebagai Merchant SME Ecosystem di salah satu perusahaan penyedia layanan dompet digital ternama di Indonesia, untuk terjun langsung ke lapangan demi mengetahui bagaimana masyarakat berinteraksi dengan dompet digital.

“Ketika e-wallet atau dompet digital baru muncul di Indonesia. Kita harus bertanya secara langsung kepada customer bagaimana persepsi mereka terhadap dompet digital,” kata Saat yang kini menjabat sebagai Country Director di perusahaan fintech, Trusting Social.

e-wallet
customer

Saat Prihartono Country Director di Trusting Social (Dok. Istimewa)

Saat Prihartono Country Director di Trusting Social (Dok. Istimewa)

Meski banyak cara bisa dilakukan untuk menggali wawasan nasabah, Saat memilih untuk melakukan immersion dengan ratusan nasabah di berbagai kota berbeda. Ia paham betul bahwa interaksi secara tatap muka lah yang mampu menggali keinginan dan masalah terbesar yang dihadapi para nasabah.

immersion

“Kita bertanya langsung kepada para pengguna, mencari customer feedback secara langsung karena kita berpikir waktu itu menggali feedback secara langsung kepada pelanggan secara face-to-face itu yang paling dibutuhkan. Mendatangi konsumen secara langsung dan bertanya, berinteraksi, berbicara kepada mereka itu adalah hal yang paling cepat, tepat, efisien dan juga impactful,” ujar Saat.

customer feedback
feedback
face-to-face
impactful

Dari immersion inilah ketakutan terbesar nasabah atau dalam hal ini para pelaku usaha diketahui. Mereka takut uang yang dibayarkan pembeli tidak benar-benar masuk ke rekening mereka. Keraguan inilah yang mendorong banyak nasabah enggan menggunakan dompet digital.

immersion

Memutar otak, Saat dan tim kala itu lantas keluar dengan satu inovasi: membuat notifikasi atas setiap transaksi. Notifikasi inilah yang mampu meyakinkan masyarakat bahwa transaksi yang mereka lakukan telah berhasil dan uang yang dibayarkan benar-benar masuk ke rekening nasabah.

“Di tahap awal, saat mendapatkan notifikasi konsumen akan melakukan cross-check. Dicek aplikasinya untuk memastikan ada bunyi, ada bukti uangnya masuk. Nah itu konsumen melakukan berulang kali seperti itu hingga akhirnya muncul kepercayaan bahwa kalau sudah muncul notifikasi, kalau sudah ada suara, mereka yakin uangnya sudah masuk,” jelas Saat.

cross-check

Tidak hanya menggali kebutuhan utama pelanggan, immersion juga membantu Saat meningkatkan layanan dompet digitalnya. Dengan tetap melibatkan pelanggan selama proses pengembangan produk, Saat tahu betul cara meningkatkan fitur notifikasi agar para nasabah tak perlu menghabiskan waktunya untuk membaca setiap notifikasi yang muncul. 

immersion

“Akhirnya kita menggali lagi, beyond notification itu apa. Nah, kita ketahui mereka juga butuh notifikasi suara yang khas dan tidak sama dengan notifikasi lain sehingga menjadi identifier notice yang membuat mereka mengenal kalau ada bunyi ini, itu adalah notifikasinya transaksi dan itu akan meyakinkan mereka bahwa uangnya sudah masuk,” jelas Saat.

beyond notification
identifier notice

Ilustrasi penyedia layanan pembayaran digital di indonesia (Sumber: Xendit)

Ilustrasi penyedia layanan pembayaran digital di indonesia (Sumber: Xendit)

Bagi Saat, melibatkan nasabah dalam proses pengujian ide inovasi juga tak kalah penting. Pasalnya dengan begitu, perusahaan penyedia layanan dompet digital tempatnya bekerja mampu mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan produk dan layanan mereka, menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik dan pada akhirnya menaikkan tingkat kepuasan pelanggan.

“Kita harus menguji kepada pengguna, menanyakan apakah betul seperti ini yang dibutuhkan, kalau belum, lalu butuh improvement apa lagi. Dengan begitu kita mampu menghadirkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan.” 

improvement

Pasalnya bagi Saat, mustahil suatu inovasi dapat menarik minat nasabah jika mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan mereka atau menyelesaikan masalah yang dihadapi para nasabah secara utuh.

“Tanpa solusi yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan, solusi itu tidak akan diterima oleh pelanggan karena dinilai belum mampu menyelesaikan masalah mereka secara utuh,” ujar Saat.

Tak bisa dipungkiri, pemahaman akan nasabah yang mendalam inilah yang pada akhirnya mampu mendorong pengadopsian dompet digital, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Immersion tak hanya memungkinkan penyedia layanan dompet digital untuk menghapus ketakutan masyarakat ketika bertransaksi melalui dompet digital, tapi juga memudahkan proses transaksi tersebut.

Immersion

“Mereka gak lagi melakukan cross-check apakah saldo balance-nya sudah masuk atau berkurang, cuma melihat oh sudah ada notifikasi berarti sudah masuk. Itu sebagai contoh ya, bagaimana memahami kebutuhan pelanggan sangat penting untuk meningkatkan adopsi dan penggunaan dari inovasi produk tersebut,” jelas Saat.

cross-check
saldo balance

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Pengguna

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Pengguna

Ilustrasi dompet digital (Sumber: Freepik)

Ilustrasi dompet digital (Sumber: Freepik)

Dalam era bisnis yang dinamis, pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna telah menjadi poin kritis untuk mencapai keunggulan kompetitif bagi lembaga keuangan seperti bank dan fintech. Menurut Saat, yang telah berpengalaman selama lima tahun di lembaga keuangan, pemahaman akan kebutuhan nasabah sangat penting untuk merancang produk dan layanan baru yang lebih ramah pengguna, aman, dan efektif.

“Saya pikir sangat esensial ya, bukan hanya penting tapi esensial karena setiap inovasi yang berdasarkan pemahaman atas kebutuhan pengguna itu akan memberikan impact dan nilai tambah baik kepada pelanggan maupun kepada lembaga keuangan yang melakukan inovasi tersebut,” jelas Saat.

impact

Tak hanya itu, pemahaman akan kebutuhan pengguna yang terperinci juga mampu memberikan pemahaman yang sangat jelas tentang tren pasar di sektor perbankan, sehingga membantu perusahaan mengembangkan produk atau layanan baru yang sejalan dengan tren terbaru. Tak heran jika lembaga riset ternama dunia McKinsey & Company mencatat, perusahaan yang memprioritaskan pengalaman pelanggan cenderung melaporkan pertumbuhan pendapatan dan tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.

Meski terdengar menggiurkan, memahami kebutuhan nasabah bukanlah hal yang mudah. Untuk memahami kebutuhan nasabah mereka, Saat menjelaskan lembaga keuangan seperti bank dan fintech membutuhkan pemahaman holistik tentang pengguna mereka. Semua ini dapat dilakukan menurut Saat lewat berinteraksi langsung dengan nasabah dan menggali keinginan, kebutuhan dan rasa frustasi mereka secara dalam.

“Yang paling penting yang saya tekankan di sini adalah bagaimana berinteraksi secara langsung dengan customer-nya, menggali feedback, menanyakan secara langsung dan menggali apa yang tidak terlihat, tidak tersampaikan, namun sangat dibutuhkan oleh pelanggan tersebut,” tutur Saat.

customer
feedback

Mendalami Kebutuhan Pengguna Bersama Innovesia

Mendalami Kebutuhan Pengguna Bersama Innovesia
design thinking,

Empati kian penting dalam immersion karena memungkinkan perusahaan mengesampingkan segala asumsi mereka dan mendapatkan wawasan nyata tentang pengguna dan kebutuhan mereka. Melalui immersion, Innovesia membantu perusahaan menggali keinginan dan kebutuhan pengguna, bahkan yang terpendam atau sulit diungkapkan sekalipun. Dengan begitu, perusahaan dapat membangun atau menciptakan produk atau layanan yang mampu menyelesaikan permasalahan pengguna dan menarik ceruk pelanggan yang belum terlayani.

immersion
immersion,
related site

]]>
https://designthinking.id/teknologi/dorong-adopsi-dompet-digital-di-indonesia-dengan-mengetahui-kebutuhan-pengguna-secara-langsung/feed/ 0
Mampu Tingkatkan Pendapatan, Banyak Perusahaan Berencana Adopsi Open Innovation https://designthinking.id/teknologi/mampu-tingkatkan-pendapatan-banyak-perusahaan-berencana-adopsi-open-innovation/ https://designthinking.id/teknologi/mampu-tingkatkan-pendapatan-banyak-perusahaan-berencana-adopsi-open-innovation/#respond Thu, 24 Aug 2023 06:24:45 +0000 https://designthinking.id/?p=1507

Sebanyak 71% dari 1.000 perusahaan berencana meningkatkan investasi dalam open innovation setidaknya hingga dua tahun ke depan.

Sebanyak 71% dari 1.000 perusahaan berencana meningkatkan investasi dalam open innovation setidaknya hingga dua tahun ke depan.

Sebanyak 71% dari 1.000 perusahaan berencana meningkatkan investasi dalam open innovation setidaknya hingga dua tahun ke depan.

Sebanyak 71% dari 1.000 perusahaan berencana meningkatkan investasi dalam open innovation setidaknya hingga dua tahun ke depan.

open innovation

Sejak pertama kali diperkenalkan pada 2003 oleh Henry Chesbrough melalui bukunya  Open Innovation: The New Imperative for Creating and Profiting from Technology, inovasi terbuka atau open innovation menjadi semakin penting dalam pengembangan bisnis. Di tengah lingkungan bisnis yang semakin kompleks, yang didorong oleh cepatnya laju perkembangan teknologi, open innovation menjadi semakin relevan bagi setiap bisnis.

Open Innovation: The New Imperative for Creating and Profiting from Technology,
open innovation
open innovation
open innovation
pen innovation
value
open innovation
startup,

Menurut Fiter Bagus Cahyono, Direktur, Innovesia sebuah perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi, open innovation memberi perusahaan akses ke pengetahuan, keahlian dan sumber daya vital lainnya yang jauh lebih luas dan beragam jika dibandingkan dengan apa yang dimiliki departemen R&D internal perusahaan. 

open innovation

Dengan begitu, Fiter Bagus menilai open innovation mampu menyelesaikan keterbatasan sumber daya manusia dan membantu perusahaan untuk memecahkan tantangan bisnis.

open innovation

Open innovation merupakan pendekatan inovasi yang lebih terdistribusi, partisipatif, dan terdesentralisasi yang menciptakan lebih banyak manfaat bagi bisnis. Pendekatan ini bagus untuk mengakses pengetahuan eksternal dan mengadopsinya ke dalam kepentingan dan kemajuan perusahaan,” ujar Fiter Bagus.

Open innovation
try this website

Sederet Benefit Open Innovation Bagi Operasional dan Keuangan Perusahaan

Sederet Benefit Open Innovation Bagi Operasional dan Keuangan Perusahaan

Closed Innovation dan Open Innovation. (Sumber: Istimewa)

Closed Innovation dan Open Innovation. (Sumber: Istimewa)
The Power of Minds: How Open Innovation Offers Benefits For All
,
open innovation
open innovation

Dalam jangka panjang, open innovation turut membawa keuntungan finansial bagi bisnis. Sebanyak 62% perusahaan melaporkan peningkatan pendapatan berkat open innovation. Tak hanya itu, 40% perusahaan juga melaporkan open innovation yang mereka lakukan mampu meningkatkan jumlah peluncuran produk atau layanan yang sukses secara komersial. Sementara 30% perusahaan mengaku open innovation memudahkan mereka untuk mendapatkan akses ke pendanaan publik untuk projek inovasi mereka.

open innovation
open innovation
open innovation
open innovation

Survei yang dilakukan pada Februari hingga Maret 2023 itu juga menunjukkan kemampuan open innovation bagi perusahaan untuk mengadopsi teknologi baru. Dalam hal ini, open innovation telah membantu 58% perusahaan untuk mengatasi tantangan teknis yang mereka hadapi dalam menskalakan teknologi baru. Sementara, 51% perusahaan terbantu dalam mengadopsi penggunaan atau penerapan teknologi baru dalam bisnis mereka.

open innovation
open innovation

Mercedes-Benz misalnya bermitra dengan Nokia Bell Labs dan Bosch untuk menguji penggunaan 5G guna memajukan pengembangan pabrik otomotif yang cerdas. Kolaborasi ketiga perusahaan inidilakukan melalui ARENA2036, sebuah program penelitian kolaboratif di Universitas Stuttgart di Jerman, yang didedikasikan untuk mengembangkan mobilitas dan produksi otomotif generasi berikutnya.

Adapun dalam kolaborasi bersama Nokia dan Bosch, penggunaan 5G untuk mengoperasikan kendaraan terpandu otomatis atau automated guided vehicle (AGV) dengan lebih efisien dan aman di lantai pabrik. Selain itu, open innovation juga memungkinkan keduanya mempelajari kegunaan teknologi 5G untuk untuk mengunduh dan menginstal perangkat lunak kendaraan yang disesuaikan secara otomatis pada saat yang tepat selama perakitan kendaraan.

automated guided vehicle
open innovation

Dengan menyatukan ekosistem mitra dari komunitas ilmiah dan sektor industri, ARENA2036 membantu industri otomotif secara kolektif mengatasi tantangan di berbagai bidang seperti keberlanjutan, konektivitas, dan rantai pasokan.

Open innovation dalam hal ini telah membantu Mercedes-Benz untuk mengembangkan teknologi inovatif untuk kinerja robot produksi mereka di masa depan. Temuan ini kian krusial mengingat industri otomotif menggunakan lebih banyak robot daripada sektor lainnya. 

Open innovation

“Open innovation memang terbukti telah memberikan berbagai manfaat bagi banyak perusahaan tak terkecuali bagi industri otomotif. Pasalnya, industri otomotif menempati posisi kedua sebagai industri yang paling merasakan manfaat open innovation menurut survei Capgemini Research Institute,” jelas Bagus. 

“Open innovation
open innovation

Membantu Perusahaan Mencapai Target Sustainability

Membantu Perusahaan Mencapai Target Sustainability
Sustainability

Ilustrasi prinsip keberlanjutan (Sumber: Shutterstock)

Ilustrasi prinsip keberlanjutan (Sumber: Shutterstock)
open innovation
sustainability
The Power of Minds: How Open Innovation Offers Benefits For All
open innovation
open innovation
open innovation

“Melalui open innovation, perusahaan mampu bekerja sama dengan pihak manapun untuk menemukan solusi terhadap masalah terkait. Perusahaan misalnya bisa bekerja dengan sejumlah startup dan memanfaatkan teknologi mereka seperti artificial intelligence, blockchain, dan sebagainya untuk mencapai tujuan keberlanjutan perusahaan,” kata Bagus.

open innovation,
startup
artificial intelligence, blockchain

Enel misalnya, produsen dan distributor listrik dan gas multinasional asal Italia, yang menjadi satu dari sekian perusahaan energi yang berkolaborasi dalam open innovation untuk mencapai target sustainability. Kemitraan Enel dengan startup Wegaw untuk meningkatkan efisiensi pembangkit listrik tenaga air milik Enel.

open innovation
sustainability.
startup

Wegaw menawarkan teknologi geospasial yang kompleks membantu perusahaan di seluruh dunia untuk mengoptimalkan aset dengan pemantauan dan perkiraan sumber daya air. Teknologi yang dimiliki Wegaw dalam hal ini membantu Enel mengurangi biaya proyek energi bersih dengan memasukkan data ke dalam model energi yang ada. Dengan begitu, Enel mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang variabel lingkungan yang memungkinkan mereka menyesuaikan harga perdagangan yang lebih tepat. Alhasil, pilot project mereka di Spanyol dan Swiss berhasil melaporkan peningkatan produksi hingga 10% dalam pembangkit energi tenaga air dan peningkatan 5% dalam perdagangan energi dan optimalisasi biaya.

pilot project

Open Innovation Bersama Innovesia

Open Innovation Bersama Innovesia
Open Innovation

Kegiatan Youth4Health oleh UNICEF bersama Innovesia (sumber: Dok.Innovesia)

Kegiatan Youth4Health oleh UNICEF bersama Innovesia (sumber: Dok.Innovesia)

Mengingat besarnya keuntungan yang diperoleh, tak mengherankan jika semakin banyak perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan investasi mereka pada projek open innovation dalam dua tahun kedepan. Meski begitu, survei Capgemini Research Institute mencatat masih banyak perusahaan yang belum mampu memanfaatkan potensi open innovation secara menyeluruh.

open innovation
open innovation

Atas dasar itu, sebagai perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi, Innovesia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja untuk berinovasi secara kolaboratif melalui open innovation. Sejak berdiri pada 2015, Innovesia telah dipercaya lebih dari 100 perusahaan, pemerintah, perusahaan dan institusi pendidikan secara lokal dan global untuk menjelajahi potensi inovasi dari luar perusahaan melalui open innovation untuk mengembangkan kemitraan strategis dan kolaborasi untuk ide-ide inovatif. 

open innovation.
open innovation

Sebagai pengadopsi awal metode design thinking di Indonesia, Innovesia tak hanya membantu perusahaan mempertajam ide inovasi tapi juga memastikan ide inovasi yang dimiliki mampu menjawab kebutuhan pengguna atau pasar. 

design thinking

“Design thinking mengedepankan pola pikir untuk berempati dengan masalah yang berfokus pada manusia, untuk kemudian menemukan pendekatan dan ide-ide inovatif melalui visualisasi dan prototype. Dengan begitu, apa yang dihasilkan oleh design thinking baik produk maupun layanan sudah pasti memenuhi kebutuhan pengguna,” jelas Bagus.

“Design thinking
prototype
design thinking

]]>
https://designthinking.id/teknologi/mampu-tingkatkan-pendapatan-banyak-perusahaan-berencana-adopsi-open-innovation/feed/ 0
Selamatkan Lautan, Samsung Luncurkan Inovasi Filter Mesin Cuci Penyaring Mikroplastik https://designthinking.id/teknologi/selamatkan-lautan-samsung-luncurkan-inovasi-filter-mesin-cuci-penyaring-mikroplastik/ https://designthinking.id/teknologi/selamatkan-lautan-samsung-luncurkan-inovasi-filter-mesin-cuci-penyaring-mikroplastik/#respond Wed, 23 Aug 2023 07:00:24 +0000 https://designthinking.id/?p=1492 Produsen perangkat elektronik asal Korea Selatan, Samsung, kembali memamerkan inovasi terbarunya. Tahun ini, Samsung merilis Less Microfiber™, sebuah filter mesin cuci eksternal yang dirancang untuk secara signifikan mengurangi polusi mikroplastik dari proses mencuci pakaian. 

Melalui filter Less Microfiber, Samsung kembali membuka peluang bagi konsumen untuk mencintai lingkungan dengan mengurangi polusi mikroplastik hingga 98%. Polusi mikroplastik sendiri dapat diartikan sebagai serat kain berukuran mikro yang terlepas dari pakaian selama proses pencucian.

The New York Times

Keprihatinan inilah yang mendorong raksasa elektronik Korea Selatan itu tergerak menciptakan inovasi yang mampu mengurangi pelepasan mikroplastik dari pakaian selama proses pencucian. Uniknya, ide hingga proses inovasi Samsung dalam menciptakan Less Microfiber™ tak mereka lakukan sendiri.

Berkolaborasi untuk Masa Depan Lingkungan

check out the post right here
Berkolaborasi untuk Masa Depan Lingkungan

Filter Less Microfiber™ dari Samsung (Sumber: Samsung Electronics)

Filter Less Microfiber™ dari Samsung (Sumber: Samsung Electronics)

Menjadi salah satu produsen perangkat elektronik terbesar di dunia dan konglomerasi terbesar di Korea Selatan tak lantas membuat Samsung menutup masuknya ide-ide inovasi dari luar. Faktanya, Samsung justru memberdayakan ide-ide eksternal demi menciptakan inovasi yang ramah lingkungan bagi setiap lini produk elektroniknya, termasuk ketika menciptakan filter Less Microfiber.

Ide inovasi Less Microfiber dimulai dua tahun lalu ketika Patagonia, peritel pakaian luar ruangan asal Amerika, menginspirasi Samsung untuk mengatasi masalah polusi mikroplastik dengan memikirkan kembali produk mesin cuci mereka. 

Sebagai peritel pakaian, Patagonia memang telah lama berupaya menyelesaikan masalah polusi mikroplastik yang disebabkan industri tekstil. Mulai dari meneliti jenis kain mana yang paling mudah melepaskan serat mikro, menciptakan bulu sintetis dari plastik daur ulang, hingga menguji kinerja filter mesin cuci di pasar.

Isu inilah yang dibawa Patagonia ke meja diskusi bersama Samsung. Menurut Vincent Stanley yang bekerja di Patagonia, saat itu ia kesulitan menemukan produsen mesin cuci untuk berkolaborasi menyelesaikan masalah polusi mikroplastik. Namun, Samsung jelas berbeda. Selepas pertemuan pertama, kedua perusahaan setuju berkolaborasi untuk menyelesaikan isu ini.

Patagonia lantas menghubungkan Samsung dengan Ocean Wise, sebuah organisasi nirlaba yang menguji pelepasan serat di antara misinya untuk melindungi dan memulihkan lautan. Bersama Ocean Wise, Samsung mengirimkan sejumlah mesin cuci produksi mereka untuk diuji.

Filter mesin cuci Less Microfiber™ dari Samsung (Sumber: Samsung Electronics)

Filter mesin cuci Less Microfiber™ dari Samsung (Sumber: Samsung Electronics)

Bersama-sama Samsung, Patagonia dan Ocean Wise berhasil menciptakan apa yang mereka sebut sebagai filter Less Microfiber™, yang dibangun atas kesuksesan peluncuran Less Microfiber™ Cycle pada tahun sebelumnya. Jika Less Microfiber™ Cycle memungkinkan konsumen mengurangi pelepasan serat mikro dari pakaian hingga 54%. Filter Less Microfiber™ selangkah lebih maju.

Filter yang terbuat dari bahan daur ulang itu terbukti mampu mencegah pelepasan mikroplastik hingga 98% dari proses mencuci pakaian. Itu artinya, saat menggunakan filter ini, konsumen sama saja tengah mencegah terbuangnya delapan botol plastik berukuran 500 mililiter ke lautan setiap tahunnya.

“Dengan emisi mikroplastik ke lautan kita yang terus meningkat dan peraturan yang diperkuat di banyak negara, serta mikroplastik menjadi masalah kesehatan yang semakin meningkat bagi orang-orang di mana pun, Samsung bekerja dengan Ocean Wise dan Patagonia untuk merekayasa teknologi guna mencegah pelepasan mikroplastik dari keseharian,” kata Lee Moohyung, Executive Vice President sekaligus Head of R&D Team of Digital Appliances Business di Samsung Electronics.

Selain itu, untuk membantu lebih banyak pelanggan terlibat dalam pengurangan emisi mikroplastik, filter Less Microfiber™ memiliki desain yang dapat dipasangkan dengan model mesin cuci standar. Hal ini jelas menunjukkan dedikasi Samsung terhadap krisis iklim dan membantu konsumen merangkul prinsip keberlanjutan di rumah.

“Dengan inovasi seperti Less Microfiber™ Filter and Cycle, Samsung memungkinkan praktik Everyday Sustainability dalam rangkaian produk yang lebih luas dan menjadikan praktik sehari-hari yang sadar lingkungan sebagai kebiasaan kedua di rumah,” ujar Lee Moohyung.

Everyday Sustainability

Berinovasi Melalui Kolaborasi

Berinovasi Melalui Kolaborasi

Tak bisa dipungkiri, Patagonia dan Ocean Wise berhasil membawa Samsung untuk memikirkan inovasi produk yang tak hanya memiliki nilai jual bagi perusahaan elektronik itu, tapi juga membantu mengatasi masalah polusi mikroplastik. Kolaborasi telah memungkinkan ketiga lembaga yang berbeda latar belakang itu menyatukan keahlian mereka yang berbeda-beda untuk menciptakan filter Less Microfiber™, sebuah terobosan terbaru yang membuat proses mencuci pakaian lebih ramah lingkungan.

Telah lama mengenali manfaat kolaborasi, Fiter Bagus, Direktur, Innovesia, menjelaskan kolaborasi antara Patagonia, Ocean Wise, dan Samsung telah menciptakan ekosistem diskusi untuk merangsang kreativitas. Bersama-sama, ketiganya mengusulkan dan menguji ide satu sama lain untuk menghasilkan solusi terbaik dari masalah mikroplastik yang disebabkan industri tekstil.

“Dalam proses berinovasi, kolaborasi antar organisasi dari berbagai latar belakang, keahlian, dan pengalaman mampu menghasilkan beragam perspektif yang dapat menginspirasi pemikiran baru dan pendekatan yang berbeda terhadap masalah yang dihadapi. Alhasil, peluang untuk menemukan solusi inovatif tentunya akan lebih besar,” ujar Fiter Bagus.

Selain itu, kolaborasi dinilai Fiter Bagus juga mampu menguji atau memvalidasi ide-ide yang dilontarkan selama berdiskusi. Dengan begitu, kolaborasi memungkinkan hadirnya umpan balik yang konstruktif, yang dapat menyempurnakan dan mengubah ide menjadi konsep yang lebih matang.

Sebagai perusahaan konsultasi yang telah membantu banyak perusahaan dan organisasi lainnya untuk berinovasi, Innovesia percaya kolaborasi telah memungkinkan siapa saja untuk merangkul setiap masalah baik yang kompleks sekalipun seperti isu lingkungan dan merancang solusi yang lebih holistik.

Berdiri sejak 2015, Innovesia telah berhasil mempertemukan perusahaan, instansi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, hingga institusi pendidikan dengan mitra inovasi yang sesuai dengan misi dan visi mereka. Semua kolaborasi ini dimungkinkan berkat layanan open innovation yang dimiliki Innovesia.

open innovation

Sebagai salah satu pelopor ekosistem open innovation pertama di Indonesia, Innovesia percaya bahwa setiap perusahaan dan organisasi memiliki keahlian dan pengetahuan yang unik dan kolaborasi membuka pintu bagi mereka sebagai akses menuju sumber daya inovasi yang lebih besar.

open innovation

]]>
https://designthinking.id/teknologi/selamatkan-lautan-samsung-luncurkan-inovasi-filter-mesin-cuci-penyaring-mikroplastik/feed/ 0
Inspirasi Juli: 5 Perusahaan Melangkah Lebih Cepat dengan Open Innovation https://designthinking.id/teknologi/inspirasi-juli-5-perusahaan-melangkah-lebih-cepat-dengan-open-innovation/ https://designthinking.id/teknologi/inspirasi-juli-5-perusahaan-melangkah-lebih-cepat-dengan-open-innovation/#respond Fri, 11 Aug 2023 06:04:43 +0000 https://designthinking.id/?p=1451 Bulan Juli 2023 menjadi saksi tingginya semangat inovasi bagi bisnis, di mana berbagai perusahaan visioner telah merangkul semangat kolaborasi dalam berinovasi melalui open innovation.

Tak lagi sekedar mengandalkan pengetahuan internal, sejumlah perusahaan ternama mulai memahami pentingnya mengakomodasi ide-ide segar dan kreatif dari pihak eksternal perusahaan melalui open innovation. Mulai dari industri kesehatan, kedirgantaraan, kelistrikan, hingga perusahaan teknologi terkemuka dunia, Meta, turut serta menyelenggarakan open innovation untuk memaksimalkan dan mempercepat inovasi mereka.

Tak hanya perusahaan, efektivitas open innovation juga mulai diakui oleh para pemerintah sejumlah negara dalam memajukan taraf hidup hingga memperkuat ekosistem kewirausahaan suatu wilayah pemerintahan.

for sale

Menurut Fiter Bagus Cahyono, Direktur Innovesia –perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi bisnis– open innovation memungkinkan perusahaan untuk lebih cepat beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi. Kolaborasi bersama sejumlah pihak dengan latar belakang berbeda yang dimungkinkan open innovation juga mampu menghasilkan ide-ide yang revolusioner.

“Dengan memanfaatkan ide-ide eksternal melalui open innovation, perusahaan dapat mengidentifikasi tren baru lebih awal dan mengubah strategi mereka sesuai kebutuhan. Open innovation juga membuka pintu bagi masukan dari berbagai latar belakang dan disiplin ilmu. Hal ini tentu akan menghasilkan diversifikasi ide dan solusi, yang bisa memicu terciptanya konsep atau solusi baru yang revolusioner,”

Mengingat pentingnya kemampuan open innovation untuk menciptakan keunggulan kompetitif, tak heran jika banyak perusahaan dan pemerintah yang berkomitmen mengoptimalkan inovasi mereka melalui open innovation. Berikut lima ajang open innovation yang diusung perusahaan dan pemerintah ternama di dunia:

1.  Open Innovation AI Research Community

META (Sumber: REUTERS/Dado Ruvic)

Untuk tetap kompetitif di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang berkembang pesat, raksasa teknologi, Meta, meluncurkan program Open Innovation AI Research Community. Mengusung pendekatan inovasi terbuka atau open innovation, program ini dirancang Meta untuk mendorong transparansi, inovasi, dan kolaborasi di bidang AI.

Diluncurkan pada pertengahan Juli 2023, Open Innovation AI Research Community akan membuka kesempatan bagi para profesor di universitas terakreditasi di manapun di dunia, untuk berkontribusi dalam agenda penelitian terkait tantangan paling mendesak seputar perkembangan AI di lapangan.

Bersama-sama mereka akan mengeksplorasi topik yang berkaitan dengan privasi, keselamatan, dan keamanan model bahasa besar atau large language models (LLM). Mereka juga akan diminta untuk memberikan masukan mengenai penyempurnaan model dasar, dan menetapkan agenda bagi penelitian kolaboratif di masa mendatang. Meta percaya, kolaborasi melalui open innovation menjadi langkah tepat bagi perusahaan untuk mempercepat penelitian mereka terkait AI.

2. Imagineering by Daher

Daher (Sumber: Daher).

Daher, produsen pesawat terbang dan pemasok peralatan industri terkemuka asal Prancis, mengumumkan peluncuran program inovasi terbuka atau open innovation pada Juni 2023. Bertajuk “Imagineering by Daher”, program open innovation ini bertujuan memanfaatkan kecerdasan kolektif untuk merangsang transformasi dan dekarbonisasi di sektor aeronautika.

Imagineering by Daher disusun berdasarkan lima pedoman utama, yakni #explore yang mencakup pemantauan tren baru di industri kedirgantaraan, #connect untuk menciptakan lebih banyak sinergi antar pelaku industri, #test yang ditujukan untuk mematangkan solusi agar tidak hanya berhenti sebagai konsep, #scale yang berfokus pada kolaborasi untuk percepatan peluncuran solusi melalui aliansi strategis dan yang terakhir #communicate untuk menawarkan peluang karir yang besar di industri kedirgantaraan.

3. The BIND 4.0 Open Innovation Platform

BIND 4.0 Open Innovation (Sumber: SPRI Group)

Program inovasi terbuka BIND 4.0 Open Innovation kembali menawarkan kesempatan bagi para startup untuk terhubung dengan 70 perusahaan terkemuka dalam program Accelerator. Dibuka untuk yang ke-8 kalinya, BIND 4.0 Open Innovation menawarkan kesempatan bagi startup yang masih dalam tahap pengembangan awal sekalipun untuk berkolaborasi bersama perusahaan besar demi mengambangkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan.

BIND 4.0 adalah inisiatif publik-swasta yang didanai oleh pemerintah Basque di Spanyol dan Society for the Promotion of Industrial Innovation (SPRI Group). Inisiatif ini menawarkan perusahaan terkemuka di Basque Country kesempatan memanfaatkan keahlian dan ketangkasan startup. Sementara bagi startup, BIND 4.0 menawarkan akses ke pendanaan, pendampingan dan konsultasi bisnis yang amat berharga.

4. Aspire Academy

Tampak luar venue olahraga Aspire Academy (Sumber: Aspire Academy)

Berusaha menjadi institusi olahraga terkemuka, Aspire Academy meluncurkan tiga kompetisi inovasi melalui platform inovasi Qatar Open Innovation (QOI). Akademi olahraga yang berpusat di Doha, Qatar, itu mengundang startup dan perusahaan teknologi untuk menciptakan semacam sistem atau teknologi yang mampu memantau dan meningkatkan kesehatan para atlet.

Adapun ketiga kompetisi inovasi itu mencakup pengembangan perangkat teknologi yang mampu memantau status emosional para atlet, menciptakan teknologi cerdas yang dapat mengukur dan menilai makronutrien dan profil energi dari makanan yang dikonsumsi oleh para atlet di prasmanan milik Aspire Academy, terakhir mengembangkan perangkat yang dapat memantau serta memberikan perincian struktural dari kebiasaan tidur dan pola istirahat para atlet, termasuk durasi tidur total, kualitas, tahapan, dan ritme sirkadian. 

5. Gerresheimer

Tampak luar kantor utama Gerresheimer (Sumber: Gerresheimer)

Perusahaan terkemuka di industri farmasi dan kesehatan, Gerresheimer mengajak para startup, perusahaan, mahasiswa, dan peneliti untuk mengembangkan solusi terapi baru di seluruh rantai nilai perawatan kesehatan yang memenuhi kebutuhan banyak kelompok pasien. Dibuka hingga 27 Agustus 2023, solusi terbaik nantinya akan menerima hadiah uang 4.000 Euro (Rp66 juta) dan kesempatan bekerja sama dengan Gerresheimer untuk pengembangan lebih lanjut.

“Gagasan untuk mengizinkan pasien melanjutkan perawatan di rumah kapanpun sangat berharga. Kami sangat percaya bahwa akses ke layanan kesehatan harus senyaman dan semudah mungkin, terutama bagi pasien yang berada dalam situasi yang menantang, misalnya selama atau setelah terapi kanker,” kata Maike Wolf, Kepala Inovasi di Gerresheimer.

]]>
https://designthinking.id/teknologi/inspirasi-juli-5-perusahaan-melangkah-lebih-cepat-dengan-open-innovation/feed/ 0