Pertambangan – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id Investing in Innovation Wed, 18 Oct 2023 02:14:15 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.2 https://designthinking.id/wp-content/uploads/2023/04/innovesia-logo-150x150.png Pertambangan – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id 32 32 OZ Minerals Ciptakan Terobosan Eksplorasi Mineral Berbasis Data Lewat Crowdsourcing https://designthinking.id/pertambangan/oz-minerals-ciptakan-terobosan-eksplorasi-mineral-berbasis-data-lewat-crowdsourcing/ https://designthinking.id/pertambangan/oz-minerals-ciptakan-terobosan-eksplorasi-mineral-berbasis-data-lewat-crowdsourcing/#respond Mon, 21 Aug 2023 07:29:06 +0000 https://designthinking.id/?p=1486  

 

Melalui Crowdsourcing, OZ Minerals dengan berani mempublikasi dua terabyte data eksplorasi perusahaan dan menantang ilmuwan dari seluruh dunia menciptakan pendekatan eksplorasi mineral berbasis data

Melalui Crowdsourcing, OZ Minerals dengan berani mempublikasi dua terabyte data eksplorasi perusahaan dan menantang ilmuwan dari seluruh dunia menciptakan pendekatan eksplorasi mineral berbasis data

Melalui Crowdsourcing, OZ Minerals dengan berani mempublikasi dua terabyte data eksplorasi perusahaan dan menantang ilmuwan dari seluruh dunia menciptakan pendekatan eksplorasi mineral berbasis data

Melalui Crowdsourcing, OZ Minerals dengan berani mempublikasi dua terabyte data eksplorasi perusahaan dan menantang ilmuwan dari seluruh dunia menciptakan pendekatan eksplorasi mineral berbasis data

Meneruskan kesuksesan Goldcorp menemukan deposit emas bernilai triliunan rupiah melalui crowdsourcing, giliran perusahaan pertambangan asal Australia, OZ Minerals, mencoba peruntungan yang sama. Pada 2019, di era ketika simpanan mineral ekonomis kian sulit ditemukan, OZ Minerals bermitra dengan platform inovasi–Unearthed–untuk menantang ahli geologi dan ilmuwan data dari seluruh dunia untuk berlomba menemukan mineral di Mount Woods dekat tambang Prominent Hill di Australia Selatan.

crowdsourcing,

Bertajuk “Explorer Challenge”, OZ Minerals dengan berani merilis lebih dari dua terabyte data eksplorasi pribadi perusahaan dan menawarkan hadiah sebesar AUD 1 juta kepada para ahli dan ilmuwan dari seluruh dunia, yang mampu menciptakan terobosan baru dalam eksplorasi terobosan yang dapat mengidentifikasi target mineral dengan prospektivitas tinggi di wilayah tersebut.

more helpful hints

Mempublikasi data tambang perusahaan sebenarnya adalah langkah yang sangat bertentangan dengan tradisi industri perusahaan pertambangan yang umumnya merahasiakan data mereka dan memilih untuk tidak membagikan informasi hak milik. Meski begitu, CEO OZ Minerals Andrew Cole yakin crowdsourcing mampu membantu perusahaan mendapatkan wawasan baru dan menemukan pendekatan baru untuk mendorong batas pemahaman geologis mereka di area Mount Woods.

crowdsourcing

“Kami perlu menemukan wawasan baru dan cara bekerja lebih cerdas dengan data kami. Para inovator yang berpartisipasi dalam Explorer Challenge telah memberikan pendekatan untuk eksplorasi mineral yang tidak pernah kami bayangkan secara internal, termasuk cara menggabungkan kumpulan data bersama, menggabungkan beberapa lapisan informasi, dan membuat prediksi berdasarkan kumpulan data yang luas,” ujar Andrew Cole.

Benar saja, crowdsourcing yang dibuka selama tiga bulan itu berhasil menarik lebih dari seribu peserta global dari 62 negara. Dari ribuan peserta, dipilih delapan pemenang dengan pemenang utama jatuh kepada ‘Team Guru’, yang terdiri dari tiga orang ilmuwan di bidang ilmu data, ilmu lingkungan, dan rekayasa proses. Bersama-sama ketiganya berhasil membangun model pembelajaran mesin atau machine learning yang dapat ditafsirkan untuk eksplorasi mineral menggunakan geokimia, geofisika, dan geologi permukaan.

crowdsourcing
machine learning

“Tim pemenang benar-benar meluangkan waktu untuk memahami masalah secara mendalam dan bagaimana kami saat ini mengeksplorasi. Ini memungkinkan mereka untuk menerapkan pendekatan berbasis data, tetapi yang benar-benar relevan dengan masalah yang dihadapi,” ujar Holly Bridgwater, Exploration Geologist and Principal Industry Engagement Expertdi Unearthed.

Sementara Andrew Cole mengatakan, pemenang dipilih berdasarkan kemampuan mereka untuk menciptakan solusi selagi mempertimbangkan alur kerja ahli geologi sehingga pendekatan yang mereka bangun dapat digunakan oleh ahli geologi perusahaan.

“Cara ilmu data dan pembelajaran mesin memberikan validasi serta umpan balik pada prediksi dan model sangat berbeda dengan cara kita berpikir secara tradisional dalam istilah geologis. Kami tahu kami dapat belajar banyak dengan menerapkan pemikiran ini ke dalam pendekatan kami,” jelas Cole.

Hanya dalam waktu sekitar tiga bulan, Explorer Challenge mampu mendapatkan tak hanya satu tapi 8 pendekatan baru dalam eksplorasi mineral yang menakjubkan. Mulai dari pembelajaran mesin mutakhir hingga pemodelan fisik tingkat lanjut, Explorer Challenge berhasil menyatukan ilmuwan data dan ahli geologi di seluruh dunia untuk menghasilkan cara baru dalam menerapkan teknik ilmu data modern, seperti pembelajaran mesin, ke masalah geologis dengan cara yang tak terpikirkan sebelumnya.

“Explorer Challenge telah memungkinkan kami untuk mendorong melampaui batas dari apa yang normal dalam pertambangan, yaitu bagaimana kami berpikir lebih luas tentang inovasi, dan bagaimana kami dapat menerapkan pemikiran yang berbeda untuk masalah yang kompleks,” jelas Cole.

Menimbang Manfaat Crowdsourcing bagi Pertambangan

Menimbang Manfaat Crowdsourcing bagi Pertambangan

Secara definisi, crowdsourcing merupakan salah satu pendekatan inovasi yang dilakukan dengan menghimpun banyak orang untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam lingkup Explorer Challenge, crowdsourcing menawarkan pendekatan inovasi terdistribusi dan partisipatif yang mengundang para inovator untuk menciptakan semacam solusi yang dibutuhkan OZ Minerals selaku penyelenggara.

crowdsourcing
, crowdsourcing

Crowdsourcing dalam kasus Explorer Challenge, telah membantu OZ Minerals yang kesulitan mengidentifikasi lokasi mineral baru. Inisiatif ini mampu menghimpun beragam ide atau solusi dari seluruh ilmuwan di dunia. Dengan latar belakang yang berbeda inilah para ilmuwan mampu bekerja sama menyatukan keahlian dan pengetahuan mereka untuk menciptakan solusi yang tak terduga.

Crowdsourcing

Kabar baiknya, crowdsourcing dapat mengatasi masalah keterbatasan sumber daya manusia dengan mengundang kelompok pemikir atau inovator dari berbagai disiplin ilmu untuk menyumbangkan pengetahuan mereka dan membantu perusahaan berinovasi. 

crowdsourcing

“Perbedaan latar belakang, mulai dari keahlian, pendidikan hingga kondisi demografi para peserta juga melahirkan ragam perspektif tentang masalah yang dihadapi perusahaan. Dengan begitu, crowdsourcing memungkinkan perusahaan memperoleh akses ke ratusan atau bahkan ribuan pendekatan yang berbeda untuk pemecahan masalah seperti yang tercermin dari Explorer Challenge,” ujar Fiter Bagus, Direktur Innovesia, perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi.

crowdsourcing

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/oz-minerals-ciptakan-terobosan-eksplorasi-mineral-berbasis-data-lewat-crowdsourcing/feed/ 0
Patriotamat Locakzp https://designthinking.id/otomotif/5-perusahaan-ciptakan-masa-depan-berkelanjutan-melalui-open-innovation/ https://designthinking.id/otomotif/5-perusahaan-ciptakan-masa-depan-berkelanjutan-melalui-open-innovation/#respond Mon, 31 Jul 2023 06:13:26 +0000 https://designthinking.id/?p=1375 Pemanasan global dan krisis iklim telah menjadi tantangan serius yang dihadapi dunia saat ini. Kekeringan, gelombang panas, dan banjir telah lebih sering terjadi dengan intensitas yang semakin parah dari sebelumnya. Di hadapan perubahan iklim, dekarbonisasi menjadi salah satu prioritas utama untuk mencapai masa depan yang berkelanjutan.

Melalui Paris Agreement 2015, pemerintah lintas negara bersama-sama berkomitmen membatasi kenaikan suhu hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri. Kesepakatan itu turut mendorong perusahaan dari berbagai industri berlomba menetapkan target dan membuat komitmen untuk mengurangi emisi karbon atau dekarbonisasi.

Secara definisi, dekarbonisasi mengacu pada proses pengurangan emisi karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari aktivitas manusia di atmosfer. Tujuan dekarbonisasi tidak lain adalah menghilangkan emisi karbon dioksida. Adapun untuk mencapai dekarbonisasi, perusahaan dituntut mengadopsi pendekatan inovatif untuk mempercepat peralihan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan dan sumber energi rendah karbon.

Sadar tak bisa melakukannya seorang diri, banyak perusahaan berkolaborasi melalui open innovation untuk mempercepat langkah mereka mencapai net zero emission atau emisi nol bersih. Melalui open innovation, perusahaan lintas industri sekalipun dapat berbagi pengetahuan untuk mencapai solusi yang lebih baik dan lebih efektif.

Artikel ini akan mengeksplorasi lima perusahaan yang telah melangkah maju, memerangi perubahan iklim melalui pendekatan open innovation. Dengan membuka pintu untuk ide-ide out of the box dari mitra eksternal, kelima perusahaan ini telah memimpin jalan dalam menciptakan solusi dekarbonisasi yang berdampak nyata dan memberikan contoh inspiratif bagi sektor industri lainnya.

Berikut lima perusahaan inovatif yang bertekad mencapai dekarbonisasi melalui open innovation sebagai upaya menyelamatkan bumi dari dampak perubahan iklim yang semakin serius:

1. Shell

Shell (Sumber: Ina Fassbender/Afp/Getty Images)

Sebagai perusahaan energi dan petrokimia terkemuka di dunia, Shell turut andil dalam dekarbonisasi. Perusahaan asal Inggris itu bahkan menargetkan untuk menjadi perusahaan energi dengan emisi nol bersih atau net-zero emission (NZE) pada tahun 2050 mendatang. Untuk mencapai itu semua, Shell bermitra dengan beberapa perusahaan teknologi terkemuka dunia untuk mengembangkan dan menerapkan solusi digital dalam skala besar di seluruh rantai bisnis mereka.

Menurut Shell, dekarbonisasi memerlukan upaya yang signifikan untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Karenanya Shell memilih strategi open innovation secara global untuk berkolaborasi dengan mitra bisnis, universitas dan lembaga penelitian, pemasok, dan bahkan konsumen Shell itu sendiri. 

Startup dan pengusaha membawa pola pikir yang berbeda dan perspektif baru dalamke tantangan net-zero emission. Mereka dapat bergerak lebih cepat daripada organisasi besar dan lebih mudah melakukan hal-hal baru. Hal ini membuat mereka sangat cocok untuk perusahaan seperti Shell, yang kurang gesit, tetapi dapat menawarkan dukungan finansial yang kuat, kapasitas teknis yang luas, dan akses mudah ke mitra dan pasar global,” ujar Akilah LeBlanc, General Manager Commercial Innovation Partnerships di Shell, seperti dilansir dari laman resmi Shell.

2. Unilever

Logo Unilever (Sumber: Unilever)

Sebagai perusahaan manufaktur, pemasaran dan distribusi barang konsumsi, Unilever sadar akan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari tingkat konsumsi produk saat ini. Alasan inilah yang mendorong Unilever untuk mempercepat transisi ke energi terbarukan untuk membantu konsumen mengurangi dampak iklim. Unilever berkomitmen mengganti formula setiap produk pembersih yang berasal dari bahan bakar fosil dengan bahan terbarukan pada 2030. 

Pasalnya, sebagian besar produk detergen yang beredar di pasar saat ini mengandung bahan kimia, yang terbuat dari bahan baku bahan bakar fosil. Bahan kimia inilah yang menjadi penyumbang emisi karbon terbesar dari seluruh siklus hidup produk detergen. Atas dasar itu, Unilever menilai beralih dari bahan kimia yang berasal dari bahan bakar fosil dalam formulasi produk akan menjadi peluang besar untuk mengurangi jejak karbon.

Pada 2021 misalnya, Unilever bersama LanzaTech dan India Glycols  berhasil memproduksi surfaktan dari bahan terbarukan untuk merek detergen OMO. Surfaktan yang umumnya terbuat dari bahan bakar fosil adalah bahan penting untuk menciptakan busa dalam produk detergen, mulai dari sabun cuci piring hingga detergen.

3. L’Oréal

L’Oréal (Sumber: lbeaute.mx)

Pemanasan global dan krisis iklim yang tak terelakan juga membuat jenama kecantikan ternama L’Oréal mempercepat upaya mencapai target keberlanjutan atau sustainability. Melalui program bertajuk “L’Oréal for the Future”, L’Oréal merangkul pendekatan open innovation sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mewujudkan operasional bisnis yang lebih ramah lingkungan.

boutique

Ada tiga komitmen dalam program L’Oreal for The Future. Pertama, L’Oreal bertransformasi untuk memastikan aktivitas perusahaan menjalankan batasan-batasan lingkungan (planet) dalam upaya pengendalian dampak terhadap iklim, air, keanekaragaman hayati, dan sumber daya alam.

Kedua, L’Oreal berkomitmen memberdayakan pihak-pihak dalam ekosistem bisnis dengan membantu mereka bertransisi ke dunia yang lebih berkelanjutan. Ketiga, membantu mengatasi tantangan dunia, dengan mendukung kebutuhan sosial dan lingkungan yang mendesak. 

“Dengan program L’Oréal for the Future, kami telah menetapkan target keberlanjutan yang ambisius untuk dicapai pada tahun 2030, termasuk bahwa 95% bahannya akan berasal dari sumber hayati, berasal dari mineral yang melimpah atau dari proses sirkuler. Karenanya kita perlu memikirkan kembali cara mencari dan memproduksi bahan-bahan yang diperlukan. Untuk mencapai hal ini, kami berkolaborasi dengan berbagai mitra eksternal, termasuk perusahaan rintisan, demi memperoleh keahlian baru dan mempercepat inovasi. Misalnya, kami mengeksplorasi penggunaan biologi sintetik dan fermentasi,” ujar Laurent Chantalat, manajer senior untuk inovasi terbuka R&I dan kemitraan startup teknologi mendalam di L’Oréal, seperti dilansir dari laporan Capgemini.

4. Daher

Daher dan Ascendance Flight Technologies mengumumkan kolaborasi strategis. (Sumber: Daher)

Daher, perusahaan kedirgantaraan ternama Prancis, juga mengumumkan kolaborasi strategis bersama Ascendance Flight Technologies, perusahaan rintisan Prancis dan perintis di pasar penerbangan rendah karbon. 

Kolaborasi antara Daher dan Ascendance Flight Technologies semakin menggarisbawahi ambisi Daher Group untuk meningkatkan inovasi dan mempercepat dekarbonisasi aktivitas perusahaan, dengan penekanan khusus pada divisi pesawatnya. Keduanya akan meneliti cara-cara baru hibridisasi sistem propulsi pesawat Daher berdasarkan teknologi yang dikembangkan Ascendance Flight Technologies.

“Kami senang bisa bermitra dengan Ascendance Flight Technologies. Sebagai pemain utama dalam penerbangan umum, Daher Group berkomitmen penuh untuk mencapai tujuan dekarbonisasi penerbangan pada tahun 2050, dan mengambil langkah maju yang signifikan menuju tujuan tersebut pada dekade ini,” ujar Didier Kayat, CEO Daher Group, seperti dilansir dari .

5. MIND ID

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID atau Mining Industry Indonesia, menggelar kompetisi Boosting Innovator and Greenovator in the Mining Industry atau BIGMIND Innovation Award 2022.

Menggandeng Innovesia, perusahaan konsultasi yang berfokus pada inovasi, MIND ID melalui BIGMIND Innovation Award 2022 berupaya meningkatkan pertumbuhan industri pertambangan yang berkelanjutan dengan mengundang kontribusi riset dan inovasi anak bangsa melalui perkembangan teknologi digital demi memperkuat tata kelola operasional industri. Adapun dekarbonisasi menjadi salah satu dari tujuh topik utama yang dapat dieksplorasi para inovator.

Kompetisi inovasi ini berhasil melahirkan ragam inovasi berkelanjutan, seperti pemanfaatan limbah cangkang kelapa sawit sebagai fuel dan reductant pada proses peleburan timah, inovasi green technology pemanfaatan red mud (produk samping pemurnian alumina) sebagai sumber besi (fe) dengan metode bioflokulasi selektif. Juga pengembangan alat Electrolysis Management System (EMS) multi Anoda-Katoda berbasis Internet of Things sebagai upaya peningkatan unjuk kerja sel electrorefining di industri pemurnian logam.

]]>
https://designthinking.id/otomotif/5-perusahaan-ciptakan-masa-depan-berkelanjutan-melalui-open-innovation/feed/ 0
Open Innovation Bawa Goldcorp Temukan Deposit Emas Senilai Rp38 Triliun https://designthinking.id/pertambangan/open-innovation-bawa-goldcorp-temukan-deposit-emas-senilai-rp38-triliun/ https://designthinking.id/pertambangan/open-innovation-bawa-goldcorp-temukan-deposit-emas-senilai-rp38-triliun/#respond Tue, 20 Jun 2023 04:22:49 +0000 https://designthinking.id/?p=1209 Dahulu, industri pertambangan terkenal akan kerahasiaan, dengan menyembunyikan operasional dan potensi tambang mereka dari dunia luar. Siapa sangka, perusahaan tambang Kanada, Goldcorp (kini Newmont Goldcorp) mampu merevolusi cara kerja industri yang sangat konvensional ini dengan mencoba sesuatu yang sangat inovatif, yakni kompetisi inovasi pencarian lokasi deposit emas. Kompetisi ini tak hanya membawa perusahaan melewati kebangkrutan, tapi juga membuka pintu bagi kejayaan mereka.

Semua bermula ketika Goldcorp hampir mengalami kebangkrutan. Pada tahun 2000, tambang emas Goldcorp yang berlokasi di Red Lake, Ontario, Kanada terus mencatatkan kinerja buruk. Mereka hanya mampu menghasilkan 50.000 ons emas dalam setahun. Merasa putus asa, sang CEO, Rob McEwen mengumpulkan seluruh ahli geologi Goldcorp dan meminta mereka untuk menemukan lebih banyak emas di tambang Red Lake milik mereka.

Siapa sangka, ahli geologi berhasil menemukan potensi emas yang signifikan terkubur lebih dalam di bawah tambang tersebut. Jumlahnya bahkan diyakini 30 kali lipat lebih besar dari produksi tahunan Goldcorp. Namun, penemuan itu tak lantas menyelesaikan masalah. Pasalnya, perusahaan tak bisa menentukan lokasi titik pencarian awal mengingat setiap proses eksplorasi cenderung memakan waktu dan biaya yang mahal.

Menghadapi kebuntuan, Rob McEwen lantas memilih langkah berani. Alih-alih mempekerjakan para pakar, McEwen saat itu memilih menggelar crowdsourcing yang merupakan salah satu jenis open innovation.

crowdsourcing
open innovation.

Ide itu dipilihnya usai terinspirasi oleh konferensi tahunan Massachusetts Institute of Technology atau MIT, yang ia hadiri pada tahun 1999. Saat itu, McEwen mendengar bagaimana Linus Torvalds menggunakan internet sebagai sumber kolaboratif untuk membangun sistem operasi perangkat lunak Linux. Atas dasar itu, ia memilih melakukan hal yang sama.

Perburuan Emas Melalui Kompetisi Inovasi The Goldcorp Challenge

Perburuan Emas Melalui Kompetisi Inovasi The Goldcorp Challenge

Meski keputusannya sempat dinilai kontroversial, McEwen tetap menyelenggarakan kompetisi inovasi atau crowd contest bertajuk The Goldcorp Challenge. Ia menerbitkan semua data geologi penelitian perusahaan yang dimulai sejak 1948 dan menantang siapa saja untuk menemukan lokasi deposit emas yang terkubur di bawah tambang mereka di Red Lake.

crowd contest

“Saya akan memberikan CAD 575.000 [sekitar Rp3,6 miliar, kurs tahun 2000] kepada siapa saja yang mampu memberikan lokasi tepat di mana emas berada di tambang emas Red Lake,” tulis McEwen pada laman resmi Goldcorp, seraya mengakui bahwa mereka tidak dapat menemukan lokasi deposit emas yang sulit dipahami.

Dalam beberapa minggu, Goldcorp menerima lebih dari 1.000 kiriman ide inovasi yang datang dari seluruh dunia. Tercatat kompetisi ini diikuti sejumlah ahli geologi, matematikawan, perwira militer, mahasiswa, dan bahkan konsultan.

Kompetisi ini pada akhirnya dimenangkan oleh kolaborasi antara Fractal Graphics, dan Taylor Wall and Associates, yang keduanya berasal dari Australia. Memanfaatkan data Goldcorp, keduanya berhasil membuat peta tambang tiga dimensi (3D), yang menyertakan grafik komputer canggih. 

Dengan peta ini, Goldcorp dapat mengidentifikasi 110 lokasi deposit di tambang Red Lake, di mana 50% di antaranya berada di lokasi yang sebelumnya tidak diketahui oleh perusahaan. Dari sana, Goldcorp mampu menggali emas yang bernilai lebih dari CAD 6 miliar (sekitar Rp38 triliun, kurs tahun 2000). Tak hanya untung besar, kompetisi ini sekaligus membawa Goldcorp menjadi menjadi perusahaan pertambangan emas yang paling menguntungkan.


.

Semua keuntungan itu tak lepas dari pilihan McEwen untuk mencari bantuan ahli dari luar perusahaan, sebuah langkah yang belum pernah dilakukan oleh perusahaan pertambangan. McEwen memang bukan penambang, ia juga tak berasal dari latar belakang pertambangan. Sebelum bekerja di Goldcorp, ia lebih dahulu bekerja di bisnis investasi. Namun siapa sangka, pilihan out-of-the-box McEwen justru membawa Goldcorp yang tadinya berjuang dengan kebangkrutan menjadi perusahaan paling menguntungkan dalam industri pertambangan.

out-of-the-box

Open Innovation sebagai Solusi Inovasi Industri Pertambangan

Open Innovation
Open Innovation
sebagai Solusi Inovasi Industri Pertambangan

Mengingat lokasi tambang yang pertama kali dibuka pada tahun 1930-an dan menjadi urat nadi ekonomi lokal selama lima dekade itu, Integra Gold Corp menduga ada deposit emas yang cukup besar terkubur lebih dalam dan menunggu untuk ditemukan. Singkatnya, Integra sedang mencari orang untuk membantu mereka mengolah data pertambangan agar dapat menentukan lokasi yang tepat dari deposit emas yang belum dimanfaatkan.

open innovation

Melalui kompetisi ini, Goldcorp membawa ide-ide baru ke industri, dan menjembatani kesenjangan antara praktik pertambangan tradisional dan inovasi digital dan teknologi. Setiap tahunnya, peserta ditantang memberikan solusi atas beberapa tantangan dan peluang paling mendesak yang dihadapi pertambangan, khususnya Goldcorp.

Bersama Innovesia, MIND ID Menyelenggarakan BIGMIND Innovation Award 2022

Bersama Innovesia, MIND ID Menyelenggarakan BIGMIND Innovation Award 2022

Di Indonesia sendiri, perusahaan tambang sudah tak asing dengan open innovation. BUMN holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID, turut menyelenggarakan kompetisi inovasi bertajuk Boosting Innovator and Greenovator in the Mining Industry atau BIGMIND Innovation Award 2022.

open innovation.
Boosting Innovator and Greenovator in the Mining Industry

BIGMIND Innovation Award 2022 sendiri terdiri dari tiga kategori utama, yaitu Continuous Improvement (menciptakan efisiensi), New Revenue Stream (berpotensi menumbuhkan pendapatan baru), dan Greenovator dengan 7 topik atau area inovasi yaitu: Proses Bisnis, Digitalisasi, Eksplorasi, Pertambangan, Proses Industri (Pengolahan & Pemurnian), serta CCUS dan Dekarbonisasi. Open innovation ini terbuka untuk berbagai jenis komoditas strategis di bawah pengelolaan MIND ID Group, yaitu aluminium, batubara, bauksit, emas, nikel, tembaga, timah, dan logam tanah jarang.

Open innovation

Tercatat sebanyak 225 karya inovasi anak bangsa yang berasal dari berbagai elemen masyarakat di seluruh Indonesia diterima di dalam kompetisi ini. Ratusan karya inovasi itu lalu dikerucutkan menjadi 42 tim semifinalis dan diseleksi kembali menjadi 20 tim finalis, di mana terdapat 11 finalis pada kategori konseptual dan 9 finalis pada kategori implementasi. 

take a look at the site here

Setelahnya, seluruh finalis dibekali kegiatan mentoring oleh beberapa pakar dan juga dari tim internal MIND ID, yang berkaitan dengan karya inovasi masing-masing finalis selama satu bulan. Para peserta juga mengikuti lokakarya mengenai sejumlah topik untuk mempersiapkan karya inovasi dan diri mereka sebelum memasuki tahap penjurian final.

mentoring

Di akhir kompetisi, terpilih enam pemenang untuk masing-masing kategori implementasi dan konseptual, dan satu juara terfavorit. Adapun karya inovasi juara akan ditinjau lebih lanjut dalam kegiatan inkubasi untuk diikutsertakan dalam kompetisi inovasi internasional, juga diimplementasikan dalam operasional MIND ID.

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/open-innovation-bawa-goldcorp-temukan-deposit-emas-senilai-rp38-triliun/feed/ 0
Innovesia Dipercaya MIND ID Sebagai Mitra Inovasi dalam BIGMIND Innovation Award 2022 https://designthinking.id/pertambangan/innovesia-dipercaya-mind-id-sebagai-mitra-inovasi-dalam-bigmind-innovation-award-2022/ https://designthinking.id/pertambangan/innovesia-dipercaya-mind-id-sebagai-mitra-inovasi-dalam-bigmind-innovation-award-2022/#respond Sun, 27 Nov 2022 04:43:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1266 “BIGMIND Innovation Award ini sebagai bukti pelaksanaan komitmen Perusahaan terhadap mandat Pemerintah untuk mengedepankan inovasi pada sektor minerba, serta sejalan dengan budaya AKHLAK BUMN, terutama pada pilar Kompeten,” ujar Pratiwa Dyatmika, Ketua Program BIGMIND Innovation Award 2022.

Pada kerja sama kali ini, Innovesia dipercaya MIND ID sebagai mitra inovasi untuk akselerasi digitalisasi dalam industri pertambangan melalui open innovation yang mengundang seluruh elemen masyarakat untuk berkompetisi, menciptakan inovasi pada setiap kegiatan operasional industri pertambangan. Terdapat tujuh topik inovasi yang dapat dieksplorasi, yakni proses bisnis, digitalisasi, eksplorasi, pertambangan, proses industri termasuk pengolahan dan pemurnian, CCUS dan dekarbonisasi.

open innovation

Innovesia turut membantu MIND ID memperkenalkan potensi dan tantangan yang dihadapi industri pertambangan di tanah air melalui serangkaian roadshow di empat kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Medan, Palembang dan Makassar, yang berlangsung pada Mei hingga Juni 2022. 

roadshow

“Kompetisi inovasi BIGMIND Innovation Award 2022 merupakan penerapan open innovation, salah satu layanan Innovesia. Pada kolaborasi kali ini, Innovesia dipercaya MIND ID untuk menjalankan model crowdsourcing, di mana Innovesia terlibat dalam proses seleksi ide inovasi peserta yang jumlahnya ratusan, lalu terlibat dalam proses penjurian hingga penentuan pemenang,” ujar Fiter Bagus Cahyono, Direktur Innovesia.

open innovation,
crowdsourcing

Salah satu rangkaian acara dalam kompetisi inovasi BIGMIND Innovation Award 2022 (Sumber: Istimewa)


see them here

Salah satu rangkaian acara dalam kompetisi inovasi BIGMIND Innovation Award 2022 (Sumber: Istimewa)

Berkat kolaborasi ini, BIGMIND Innovation Award 2022 menerima total 225 karya inovasi anak bangsa yang berasal dari berbagai elemen, mulai dari praktisi, akademisi, hingga sejumlah komunitas di seluruh Indonesia. Ratusan karya inovasi itu lalu dikerucutkan menjadi 42 tim semifinalis yang diseleksi lagi menjadi 20 tim finalis, di mana 11 finalis kategori konseptual dan 9 finalis untuk kategori implementasi. 

Setelahnya, seluruh finalis dibekali mentoring dengan beberapa pakar dari internal MIND ID yang berkaitan dengan karya inovasi masing-masing finalis yang berlangsung selama sebulan dari tanggal 24 Oktober sampai 23 November 2022. 

mentoring

Dilanjutkan serangkaian workshop mengenai Business Objective Letter (BOL) oleh Verisca Hutanto selaku Kepala Divisi Business Initiation MIND ID. Dilanjutkan materi Business Presentation Skill dari Erwin Parengkuan, CEO & Founder TALKINC. Rangkaian pembekalan ini dilakukan untuk mempersiapkan karya inovasi dan diri peserta sebelum memasuki tahap penjurian final yang dilangsungkan pada 25 November.

workshop

Di panggung final BIGMIND Innovation Award 2022, ke-20 finalis kemudian mempresentasikan karya inovasi mereka di hadapan 18 juri, yang berasal dari pihak internal MIND ID dan pihak eksternal seperti Kementerian BUMN, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Kementerian ESDM, juga sivitas akademika dari sejumlah universitas terkemuka di Indonesia. Masing-masing kategori memperebutkan enam posisi juara dengan komposisi tiga juara utama dan tiga juara harapan untuk setiap kompetisi. 

Pada saat yang sama, tim finalis juga melakukan mini exhibition di area booth inovasi Demo Day. Di sini, ke-20 tim finalis berkesempatan untuk memamerkan dan menjelaskan tentang karya inovasinya masing-masing kepada setiap pengunjung booth. Pengunjung booth juga berkesempatan untuk melakukan voting untuk 2 karya inovasi terfavorit mereka.

mini exhibition
booth
booth
booth

Proses penjurian kompetisi inovasi BIDMIND Innovation Award 2022. (Sumber: Istimewa)

“Karya inovasi yang disampaikan sangat beragam dan original, paparan dampak terhadap inovasi yang disampaikan menjadi kategori penilaian dari para dewan juri,” ujar Dilo Seno Widagdo selaku Direktur Pengembangan Usaha MIND ID, sekaligus ketua dewan juri pada BIGMIND Innovation Award 2022.

Para juara akhirnya diumumkan pada Acara Penganugerahan Pemenang di Pelangi Park, pada Minggu (27/11) bersamaan dengan Acara Perayaan HUT MIND ID ke-5. Tak hanya juara utama dari setiap kategori, MIND ID juga menganugerahkan penghargaan Karya Inovasi Terfavorit yang dimenangkan oleh Tim SS Be Back dari PT ANTAM Tbk.

Adapun karya inovasi juara akan ditinjau lebih lanjut dalam kegiatan inkubasi untuk diikutsertakan dalam kompetisi inovasi internasional, juga diimplementasikan dalam operasional MIND ID.

“Ini bukan akhir dari karya inovasi, tapi justru ini awal dari perjalanan dan penerapan karya inovasi di industri sebenarnya. Saya tunggu keterlibatan para innovator untuk memajukan industri pertambangan di Indonesia, karena saya percaya inovasi itu sesuatu yang berkelanjutan. BIGMIND, Sustainnovation,” tambah Dilo.

Berikut daftar lengkap karya inovasi dan pemenang BIGMIND Innovation Award 2022:

Kategori Konseptual:

Kategori Konseptual:

Juara 1: Optimized Anode Production Through Digital Transforming Powered By Machine Learning Integrated Data Analytic oleh tim Mobil Bertulang dari PT Inalum (Persero)

Juara 1
Optimized Anode Production Through Digital Transforming Powered By Machine Learning Integrated Data Analytic

Juara 2: INALUM Smart Smelter: Digital Twin Transformation Development oleh tim the Shining Blue dari PT Inalum (Persero)

Juara 2
INALUM Smart Smelter: Digital Twin Transformation Development oleh tim the Shining Blue

Juara 3: Banka Tina: Konservasi Mineral Timah menjadi Produk SnO2 Nano Powder oleh tim Carbonese dari PT Timah Tbk & Universitas Indonesia

Juara 3
Banka Tina: Konservasi Mineral Timah menjadi Produk SnO2 Nano Powder

Juara Harapan 1: Pemanfaatan Kalor Slag sebagai Sumber Energi Panas pada Rotary Dryer dan Rotary Kiln oleh tim Transient Heat Exchanger dari PT ANTAM Tbk & Perorangan

Juara Harapan 1

Juara Harapan 2: Peuyeumisasi Sampah (PS) sebagai Alternatif Reduktor Pada Peleburan Bijih Nikel Laterit oleh tim Peduli Masyarakat II dari Institut Teknologi Bandung

Juara Harapan 2

Juara Harapan 3: Kajian Keekonomian Pabrik Caustic Soda dari Garam (NaCl) dengan Proses Elektrolisis Sel Membran oleh tim Soda Gembira dari MIND ID

Juara Harapan 3

Kategori Implementasi:

Kategori Implementasi:

Juara 1: Inovasi Green Technology Pemanfaatan Red Mud (Produk Samping Pemurnian Alumina) Sebagai Sumber Besi (Fe) Dengan Metode Bioflokulasi Selektif oleh tim Ganesha Biometals dari Institut Teknologi Bandung

Juara 1:

Juara 2: Pengembangan Alat Electrolysis Management System (EMS) Multi Anoda-Katoda Berbasis Internet of Things Sebagai Upaya Peningkatan Unjuk Kerja Sel Electrorefining di Industri Pemurnian Logam oleh Elektrometalurgi  dari Institut Teknologi Bandung & Institut Teknologi Sains Bandung

Juara 2:

Juara 3: Optimize Casting Capacity and Entering Blue Ocean Competition with Product Developme oleh tim Beyond Spiegel dari PT Inalum (Persero) 

Juara 3

Juara Harapan 1: Predictive Maintenance Berbasis Machine Learning Pada Pompa PD-200 oleh Grasberg New Mining dari PT Freeport Indonesia

Juara Harapan 1

Juara Harapan 2: Pemanfaatan Limbah Cangkang Kelapa Sawit sebagai Fuel dan Reductant pada Proses Peleburan Timah oleh tim Green Smelting dari PT Timah Tbk Biocoal

Juara Harapan 2

Juara Harapan 3: Inovasi Tungku Pengecoran Logam Berbahan Bakar Briket Batubara Menggunakan Metode Heat Loss Management Untuk Menghasilkan Produk Cor Paduan Aluminium Kekuatan Tinggi dari Aluminium Skrap oleh tim  IIPS Universitas Sriwijaya.

Juara Harapan 3

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/innovesia-dipercaya-mind-id-sebagai-mitra-inovasi-dalam-bigmind-innovation-award-2022/feed/ 0
Business Acumen Essential dengan Nusantara Regas https://designthinking.id/pertambangan/business-acumen-essential-dengan-nusantara-regas/ https://designthinking.id/pertambangan/business-acumen-essential-dengan-nusantara-regas/#respond Mon, 04 Oct 2021 07:48:00 +0000 https://designthinking.id/?p=642 Lanskap bisnis berubah dengan cepat, baik dari permintaan pasar maupun jumlah pesaing baru yang semakin meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu meningkatkan strategi bagi karyawan.

Selama dua bulan, Nusantara Regas melengkapi anggota tim mereka dengan workshop yang mengubah pola pikir bersama Innovesia, yaitu Boosting Creativity, Design Thinking, Business Model Innovation, dan Agile Practices di mana peserta membawa kondisi saat ini ke dalam workshop untuk menemukan solusi terbaik dan belajar cara mengimplementasikan cara kerja baru di dunia VUCA ini.

Serangkaian workshop ini disampaikan sebagai Business Acumen Essentials, sejalan dengan keahlian Innovesia di bidang inovasi. Innovesia memberikan pemahaman tentang konsep yang diperlukan untuk menemukan dan mengeksplorasi potensi bisnis baru dari berbagai sisi melalui proses inovasi end-to-end.

Workshop ini terbagi menjadi 2 seri, seri 1 adalah pelatihan terkait Boosting Creativity dan Design Thinking. Pelatihan online ini sangat antusias dan memenuhi harapan. 40 peserta berasal dari berbagai fungsi dan departemen. Mereka dibagi menjadi 2 batch. Dalam pelatihan Seri 1, tim menghasilkan 6 prototipe yang berasal dari diskusi selama workshop Boosting Creativity dan Design Thinking.

Selain Workshop Seri 1, Workshop Seri 2 juga sangat menarik dan fantastis. Dengan melakukan pelatihan “Business Model Canvas” dan Agile Fundamental, workshop ini dihadiri oleh 20 peserta dari berbagai fungsi dan departemen. Pelatihan dilakukan secara online selama 2 hari dalam setiap sesi. Dalam Workshop Business Model Canvas, tim berhasil menerjemahkan setiap produk dan layanan dalam setiap blok pada Business Model Canvas.

Setelah memahami model bisnis, peserta diberikan pemahaman tentang Agile Fundamentals, di mana proses bisnis akan menjadi lebih mudah dan lebih agile dengan menggunakan metode agile ini.

Selama serangkaian workshop, terlihat bahwa karyawan Nusantara Regas memiliki budaya yang sangat mendukung dalam mengimplementasikan semua aspek Business Acumen, baik itu design thinking, model bisnis, dan tentu saja agile, karena budaya yang mendukung dan kolaboratif. Implementasi agile dapat dimulai dalam proyek lintas departemen, seperti proyek investasi

Lanskap bisnis berubah dengan cepat, baik dari permintaan pasar maupun jumlah pesaing baru yang semakin meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu meningkatkan strategi bagi karyawan.

Selama dua bulan, Nusantara Regas melengkapi anggota tim mereka dengan workshop yang mengubah pola pikir bersama Innovesia, yaitu Boosting Creativity, Design Thinking, Business Model Innovation, dan Agile Practices di mana peserta membawa kondisi saat ini ke dalam workshop untuk menemukan solusi terbaik dan belajar cara mengimplementasikan cara kerja baru di dunia VUCA ini.

Serangkaian workshop ini disampaikan sebagai Business Acumen Essentials, sejalan dengan keahlian Innovesia di bidang inovasi. Innovesia memberikan pemahaman tentang konsep yang diperlukan untuk menemukan dan mengeksplorasi potensi bisnis baru dari berbagai sisi melalui proses inovasi end-to-end.

Workshop ini terbagi menjadi 2 seri, seri 1 adalah pelatihan terkait Boosting Creativity dan Design Thinking. Pelatihan online ini sangat antusias dan memenuhi harapan. 40 peserta berasal dari berbagai fungsi dan departemen. Mereka dibagi menjadi 2 batch. Dalam pelatihan Seri 1, tim menghasilkan 6 prototipe yang berasal dari diskusi selama workshop Boosting Creativity dan Design Thinking.

Selain Workshop Seri 1, Workshop Seri 2 juga sangat menarik dan fantastis. Dengan melakukan pelatihan “Business Model Canvas” dan Agile Fundamental, workshop ini dihadiri oleh 20 peserta dari berbagai fungsi dan departemen. Pelatihan dilakukan secara online selama 2 hari dalam setiap sesi. Dalam Workshop Business Model Canvas, tim berhasil menerjemahkan setiap produk dan layanan dalam setiap blok pada Business Model Canvas.

Setelah memahami model bisnis, peserta diberikan pemahaman tentang Agile Fundamentals, di mana proses bisnis akan menjadi lebih mudah dan lebih agile dengan menggunakan metode agile ini.

Selama serangkaian workshop, terlihat bahwa karyawan Nusantara Regas memiliki budaya yang sangat mendukung dalam mengimplementasikan semua aspek Business Acumen, baik itu design thinking, model bisnis, dan tentu saja agile, karena budaya yang mendukung dan kolaboratif. Implementasi agile dapat dimulai dalam proyek lintas departemen, seperti proyek investasi

Lanskap bisnis berubah dengan cepat, baik dari permintaan pasar maupun jumlah pesaing baru yang semakin meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu meningkatkan strategi bagi karyawan.

Selama dua bulan, Nusantara Regas melengkapi anggota tim mereka dengan workshop yang mengubah pola pikir bersama Innovesia, yaitu Boosting Creativity, Design Thinking, Business Model Innovation, dan Agile Practices di mana peserta membawa kondisi saat ini ke dalam workshop untuk menemukan solusi terbaik dan belajar cara mengimplementasikan cara kerja baru di dunia VUCA ini.

Serangkaian workshop ini disampaikan sebagai Business Acumen Essentials, sejalan dengan keahlian Innovesia di bidang inovasi. Innovesia memberikan pemahaman tentang konsep yang diperlukan untuk menemukan dan mengeksplorasi potensi bisnis baru dari berbagai sisi melalui proses inovasi end-to-end.

Workshop ini terbagi menjadi 2 seri, seri 1 adalah pelatihan terkait Boosting Creativity dan Design Thinking. Pelatihan online ini sangat antusias dan memenuhi harapan. 40 peserta berasal dari berbagai fungsi dan departemen. Mereka dibagi menjadi 2 batch. Dalam pelatihan Seri 1, tim menghasilkan 6 prototipe yang berasal dari diskusi selama workshop Boosting Creativity dan Design Thinking.

Selain Workshop Seri 1, Workshop Seri 2 juga sangat menarik dan fantastis. Dengan melakukan pelatihan “Business Model Canvas” dan Agile Fundamental, workshop ini dihadiri oleh 20 peserta dari berbagai fungsi dan departemen. Pelatihan dilakukan secara online selama 2 hari dalam setiap sesi. Dalam Workshop Business Model Canvas, tim berhasil menerjemahkan setiap produk dan layanan dalam setiap blok pada Business Model Canvas.

Setelah memahami model bisnis, peserta diberikan pemahaman tentang Agile Fundamentals, di mana proses bisnis akan menjadi lebih mudah dan lebih agile dengan menggunakan metode agile ini.

Selama serangkaian workshop, terlihat bahwa karyawan Nusantara Regas memiliki budaya yang sangat mendukung dalam mengimplementasikan semua aspek Business Acumen, baik itu design thinking, model bisnis, dan tentu saja agile, karena budaya yang mendukung dan kolaboratif. Implementasi agile dapat dimulai dalam proyek lintas departemen, seperti proyek investasi

Selama dua bulan, Nusantara Regas melengkapi anggota tim mereka dengan workshop yang mengubah pola pikir bersama Innovesia, yaitu Boosting Creativity, Design Thinking, Business Model Innovation, dan Agile Practices di mana peserta membawa kondisi saat ini ke dalam workshop untuk menemukan solusi terbaik dan belajar cara mengimplementasikan cara kerja baru di dunia VUCA ini.

Serangkaian workshop ini disampaikan sebagai Business Acumen Essentials, sejalan dengan keahlian Innovesia di bidang inovasi. Innovesia memberikan pemahaman tentang konsep yang diperlukan untuk menemukan dan mengeksplorasi potensi bisnis baru dari berbagai sisi melalui proses inovasi end-to-end.

Workshop ini terbagi menjadi 2 seri, seri 1 adalah pelatihan terkait Boosting Creativity dan Design Thinking. Pelatihan online ini sangat antusias dan memenuhi harapan. 40 peserta berasal dari berbagai fungsi dan departemen. Mereka dibagi menjadi 2 batch. Dalam pelatihan Seri 1, tim menghasilkan 6 prototipe yang berasal dari diskusi selama workshop Boosting Creativity dan Design Thinking.

Selain Workshop Seri 1, Workshop Seri 2 juga sangat menarik dan fantastis. Dengan melakukan pelatihan “Business Model Canvas” dan Agile Fundamental, workshop ini dihadiri oleh 20 peserta dari berbagai fungsi dan departemen. Pelatihan dilakukan secara online selama 2 hari dalam setiap sesi. Dalam Workshop Business Model Canvas, tim berhasil menerjemahkan setiap produk dan layanan dalam setiap blok pada Business Model Canvas.

Setelah memahami model bisnis, peserta diberikan pemahaman tentang Agile Fundamentals, di mana proses bisnis akan menjadi lebih mudah dan lebih agile dengan menggunakan metode agile ini.

Selama serangkaian workshop, terlihat bahwa karyawan Nusantara Regas memiliki budaya yang sangat mendukung dalam mengimplementasikan semua aspek Business Acumen, baik itu design thinking, model bisnis, dan tentu saja agile, karena budaya yang mendukung dan kolaboratif. Implementasi agile dapat dimulai dalam proyek lintas departemen, seperti proyek investasi

click this

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/business-acumen-essential-dengan-nusantara-regas/feed/ 0
Design Thinking untuk Shell Lubricant https://designthinking.id/pertambangan/design-thinking-untuk-shell-lubricant/ https://designthinking.id/pertambangan/design-thinking-untuk-shell-lubricant/#respond Thu, 12 Dec 2019 02:11:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1023

click this link here now

Innovesia memfasilitasi workshop Pemikiran Desain untuk Shell Indonesia pada tanggal 10-11 Desember. Pesertanya terdiri dari General Manager, Manager, dan Kepala tim yang memiliki potensi untuk mengambil peran penting di Shell Indonesia. Dalam workshop ini, mereka belajar bagaimana mengembangkan inovasi berdasarkan kebutuhan perusahaan. Kemudian, mereka mulai mempersiapkan diri untuk tahun 2020 dengan menjawab isu-isu di sektor B2B, B2C, dan sektor langsung. Tahap Immersion dilakukan langsung dengan pelanggan Shell Lubricant di Jakarta. Innovesia bangga menjadi bagian dari pengalaman luar biasa mereka dalam menciptakan inovasi dengan Shell Lubricant.

men

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/design-thinking-untuk-shell-lubricant/feed/ 0
PGN ENERGI Bootcamp & Pitching Day https://designthinking.id/pertambangan/pgn-energi-bootcamp-pitching-day/ https://designthinking.id/pertambangan/pgn-energi-bootcamp-pitching-day/#respond Mon, 02 Dec 2019 01:09:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1044 straight from the source

“Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercayakan Innovesia sebagai mitra inovasi untuk mendukung perusahaan startup di Indonesia melalui PGN ENERGI Startup Competition 2019 “”Inovasi dalam Gas dan Energi Terbarukan””. PGN ENERGI Startup Competition adalah kompetisi nasional dan kompetisi pengembangan startup yang diselenggarakan oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Acara ini mengumpulkan startup berbakat dan pengembang teknologi untuk bersama-sama mengembangkan inovasi di bidang gas dan energi terbarukan yang bermanfaat bagi Indonesia.

Sebanyak 130 startup berbakat yang terdiri dari startup perangkat lunak dan perangkat keras juga diapresiasi dalam acara ini. Selama rangkaian acara, peserta memperoleh wawasan tentang gas hijau dan energi dengan teknologi yang dapat digunakan seperti pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan. Kompetisi ini terdiri dari roadshow di 4 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. 10 startup terpilih yang melanjutkan Bootcamp di Wisma PGN Megamendung selama 3 hari dan hari pitching di Jakarta termasuk:

Ailesh’s strength
Gasmin
Algaenesia
LATAL
ArgaPro
Kamira Energy
Kitchen Pintan
KLISI Energy
Plastikinia
Roof-Inno
Selama Bootcamp, peserta belajar tentang kecocokan produk-pasar, inovasi model bisnis, pitching, dan penyampaian cerita. Persiapan yang telah disiapkan selama Bootcamp kemudian dipresentasikan kepada para juri pada hari pitching. Hari Jumat, 29 November 2019, hari pitching diselenggarakan di Graha PGAS. Startup yang memenangkan kompetisi ini termasuk:

Juara 1 – KLISI Energy
Juara 2 – Ailesh Power
Juara 3 – Kamira Energy
Para pemenang mendapat kesempatan untuk bergabung dalam program inkubasi PGN ENERGI dengan kesempatan untuk mendapatkan fasilitas dan pendanaan.

discover this info here

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/pgn-energi-bootcamp-pitching-day/feed/ 0
Roadshow Surabaya – PGN ENERGI Startup Competition https://designthinking.id/pertambangan/roadshow-surabaya-pgn-energi-startup-competition/ https://designthinking.id/pertambangan/roadshow-surabaya-pgn-energi-startup-competition/#respond Mon, 21 Oct 2019 02:54:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1104
Perusahaan Gas Negara (PGN) dan Innovesia akan melanjutkan kegiatan roadshow untuk PGN ENERGI Startup Competition pada tanggal Kamis, 24 Oktober 2019. Acara ini akan diadakan di GeCo CoWorking Space, Komplek AJBS, Surabaya, mulai pukul 12 siang hingga pukul 3 sore.

important site

Pembicara dalam acara ini adalah:

Dr. Rinaldi Sabirin, Ketua Dewan Direktur Weston Energy
Paul Butarbutar, Direktur Eksekutif Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI)
Kedua pembicara akan berbicara mengenai keahlian mereka di industri energi terbarukan, sesuai dengan tema PGN ENERGI “Menggerakkan Inovasi Gas dan Energi Hijau”. Akan ada juga perwakilan dari PGN yang akan berbicara tentang bisnis PGN dan kebutuhan serta persyaratan mereka untuk PGN ENERGI Startup Competition.

Daftar sekarang untuk PGN ENERGI – ROADSHOW SURABAYA dengan mengklik tautan berikut: http://pgnenergi.com/register/eng. Anda tidak perlu memiliki ide penyerahan yang siap untuk berpartisipasi dalam roadshow ini. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi pgnenergi.com atau kirim email ke startupcompetition@pgn.co.id.

check that

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/roadshow-surabaya-pgn-energi-startup-competition/feed/ 0
PGN Energi Startup Competition 2019 Jakarta Roadshow https://designthinking.id/pertambangan/pgn-energi-startup-competition-2019-jakarta-roadshow/ https://designthinking.id/pertambangan/pgn-energi-startup-competition-2019-jakarta-roadshow/#respond Tue, 08 Oct 2019 09:15:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1121
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Energi Startup Competition 2019 baru saja dimulai! Kemarin kami memulai program ini dengan Roadshow pertama di Jakarta, acara tersebut diadakan di Greenhouse Coworking Space.

Dipresentasikan oleh Pembicara terkemuka di bidang Energi Terbarukan dan Hijau:

Dilo Seno Widagdo, Direktur Perdagangan, PT Perusahaan Gas Negara, Tbk
Filda Citra Yusgiantoro, Ketua Purnomo Yusgiantoro Center
Mohammad Reza, Pendiri Yoberbagi.id dan Ahli Sistem Tenaga
Dimoderatori oleh Danny Kosasih, Co-Founder Innovesia.

on sale

PGN ENERGI adalah kompetisi startup terbuka tentang Inovasi Energi Gas & Hijau yang didukung oleh PGN bekerja sama dengan Innovesia – Investasi dalam Inovasi. Program ini mengkurasi ide-ide paling inovatif dari berbagai sektor di Indonesia dan memberikan kesempatan kepada para pemenang untuk mengembangkan dan meluncurkan solusi inovatif mereka melalui kolaborasi dengan mitra strategis kunci PGN.

Daftarkan Startup Anda di: https://lnkd.in/fMXvr8q

#EnergyInnovation #CorporateInnovation #OpenInnovation #StartupCompetition #StartupIncubation

http://www.restorationhs.org

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/pgn-energi-startup-competition-2019-jakarta-roadshow/feed/ 0
Inovasi Siklus Penuh melalui Design Thinking dan Model Bisnis untuk Inovasi Strategis Bersama PGN https://designthinking.id/pertambangan/inovasi-siklus-penuh-melalui-design-thinking-dan-model-bisnis-untuk-inovasi-strategis/ https://designthinking.id/pertambangan/inovasi-siklus-penuh-melalui-design-thinking-dan-model-bisnis-untuk-inovasi-strategis/#respond Thu, 25 Apr 2019 06:35:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1112 Kami kembali lagi bersama PGN!

Setelah sukses tahun lalu, Innovesia sekali lagi dipercaya oleh Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai mitra mereka untuk menginfusikan pola pikir yang tepat dalam Proses Design Thinking pada tanggal 24 April hingga 3 Mei 2019.

Tiga kelompok workshop tersebut membawa peserta terpilih sebanyak 60+ orang untuk lebih mendalami Design Thinking dari sudut pandang strategi perusahaan. Mereka ditantang untuk memberikan inovasi strategis, merevitalisasi atau meredesain strategi perusahaan untuk mendorong pertumbuhan bisnis, menghasilkan nilai bagi perusahaan dan pelanggan, serta menciptakan keunggulan kompetitif yang sejajar dengan kecepatan perubahan teknologi.

Pada hari pertama, peserta belajar tentang proses dan siklus end-to-end dari metode Design Thinking Innovesia. Mereka ditantang untuk menemukan “Tugas yang Harus Diselesaikan oleh Pelanggan” (Jobs To Be Done – JTBD) melalui imersi di lapangan, menjelajahi masalah dan isu-isu yang mengarah pada pembentukan ide. Pada hari kedua, mereka mempelajari Inovasi Model Bisnis untuk menjelajahi inisiatif strategis dan menemukan bagaimana mereka akan menciptakan, menghantarkan, dan menangkap nilai. Pada akhir workshop, peserta membangun prototipe dengan tingkat kefidelan rendah sebagai alat visualisasi inovasi strategis mereka, menguji prototipe tersebut, mengulanginya berdasarkan umpan balik pelanggan, dan mempresentasikannya melalui storytelling. Total ada 13 prototipe dari 3 kelompok workshop.

Pada akhir workshop, peserta membangun prototipe dengan tingkat kefidelan rendah sebagai visualisasi solusi mereka. Kemudian mereka menguji prototipe tersebut untuk mengulanginya sehingga prototipe dapat diluncurkan.

]]>
https://designthinking.id/pertambangan/inovasi-siklus-penuh-melalui-design-thinking-dan-model-bisnis-untuk-inovasi-strategis/feed/ 0