Design Thinking – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id Investing in Innovation Wed, 18 Oct 2023 00:53:31 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.2.2 https://designthinking.id/wp-content/uploads/2023/04/innovesia-logo-150x150.png Design Thinking – Designthinking.id | Innovesia https://designthinking.id 32 32 Training to Trainer dengan Bank Danamon Indonesia https://designthinking.id/design-thinking/training-to-trainer-dengan-bank-danamon-indonesia/ https://designthinking.id/design-thinking/training-to-trainer-dengan-bank-danamon-indonesia/#respond Wed, 09 Nov 2022 08:51:00 +0000 https://designthinking.id/?p=627
Saat ini, semua sektor industri menghadapi gangguan teknologi, tak terkecuali industri perbankan. Banyak industri perbankan yang kini menyediakan layanan Digital Bank, termasuk Bank Danamon.

Bekerjasama dengan Bank Danamon, Innovesia melaksanakan program pelatihan untuk para pemimpin Bank Danamon. Program ini mencakup pemahaman tentang apa itu Design Thinking beserta aplikasi praktisnya, serta sesi pelatihan khusus bagi instruktur Design Thinking internal untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang cara memfasilitasi workshop Design Thinking internal.

Sesi ini dilakukan dalam 3 tahap.

Pada tahap pertama, peserta mendapatkan materi Design Thinking berupa teori dan praktik. Pada tahap kedua, peserta memperoleh wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking. Dan pada tahap ketiga, peserta mendemonstrasikan teori yang mereka peroleh dengan berperan sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop.

Materi Design Thinking dilaksanakan dalam 2 sesi, masing-masing dari pukul 08.30 hingga 12.00. Materi yang diberikan mencakup lima tahapan Design Thinking yang dikembangkan oleh IDEO, yaitu Empathize, Identify, Ideate, Prototype, dan Testing. Metode pengajaran yang diterapkan oleh Innovesia berupa penyampaian materi dan praktik penerapan pola pikir Design Thinking dalam kerja kelompok melalui lembar kerja yang dilakukan bersama di jaringan intranet MS Teams Bank Danamon. Pada tahap Empathize, peserta juga diwajibkan untuk melakukan wawancara dengan pelanggan target untuk mendapatkan jawaban yang dirasakan secara jujur oleh pelanggan target.

Memberikan wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking dilakukan dengan tujuan agar peserta dapat menjadi fasilitator utama dalam workshop Design Thinking yang diberikan kepada tim internal Bank Danamon Indonesia.

Materi pelatihan instruktur dibagi menjadi tiga bagian:
– Wawasan sebelum workshop
– Wawasan saat workshop berlangsung, dan
– Wawasan setelah workshop

Metode yang digunakan menggabungkan sedikit teori dan memberikan lebih banyak kesempatan untuk mensimulasikan kondisi yang dihadapi saat memfasilitasi, seperti membuka sesi workshop, cara menghadapi anggota kelompok yang dominan dalam diskusi kelompok, dan berlatih mendengarkan percakapan dalam kelas kelompok.

Pada tahap ketiga, setiap peserta diberikan waktu 30 menit untuk mendemonstrasikan aktivitas mereka sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop virtual Design Thinking. Pada kesempatan ini, peserta mendapatkan umpan balik dari tim Innovesia dan peserta lainnya.

Saat ini, semua sektor industri menghadapi gangguan teknologi, tak terkecuali industri perbankan. Banyak industri perbankan yang kini menyediakan layanan Digital Bank, termasuk Bank Danamon.

Bekerjasama dengan Bank Danamon, Innovesia melaksanakan program pelatihan untuk para pemimpin Bank Danamon. Program ini mencakup pemahaman tentang apa itu Design Thinking beserta aplikasi praktisnya, serta sesi pelatihan khusus bagi instruktur Design Thinking internal untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang cara memfasilitasi workshop Design Thinking internal.

Sesi ini dilakukan dalam 3 tahap.

Pada tahap pertama, peserta mendapatkan materi Design Thinking berupa teori dan praktik. Pada tahap kedua, peserta memperoleh wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking. Dan pada tahap ketiga, peserta mendemonstrasikan teori yang mereka peroleh dengan berperan sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop.

Materi Design Thinking dilaksanakan dalam 2 sesi, masing-masing dari pukul 08.30 hingga 12.00. Materi yang diberikan mencakup lima tahapan Design Thinking yang dikembangkan oleh IDEO, yaitu Empathize, Identify, Ideate, Prototype, dan Testing. Metode pengajaran yang diterapkan oleh Innovesia berupa penyampaian materi dan praktik penerapan pola pikir Design Thinking dalam kerja kelompok melalui lembar kerja yang dilakukan bersama di jaringan intranet MS Teams Bank Danamon. Pada tahap Empathize, peserta juga diwajibkan untuk melakukan wawancara dengan pelanggan target untuk mendapatkan jawaban yang dirasakan secara jujur oleh pelanggan target.

Memberikan wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking dilakukan dengan tujuan agar peserta dapat menjadi fasilitator utama dalam workshop Design Thinking yang diberikan kepada tim internal Bank Danamon Indonesia.

Materi pelatihan instruktur dibagi menjadi tiga bagian:
– Wawasan sebelum workshop
– Wawasan saat workshop berlangsung, dan
– Wawasan setelah workshop

Metode yang digunakan menggabungkan sedikit teori dan memberikan lebih banyak kesempatan untuk mensimulasikan kondisi yang dihadapi saat memfasilitasi, seperti membuka sesi workshop, cara menghadapi anggota kelompok yang dominan dalam diskusi kelompok, dan berlatih mendengarkan percakapan dalam kelas kelompok.

Pada tahap ketiga, setiap peserta diberikan waktu 30 menit untuk mendemonstrasikan aktivitas mereka sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop virtual Design Thinking. Pada kesempatan ini, peserta mendapatkan umpan balik dari tim Innovesia dan peserta lainnya.

Saat ini, semua sektor industri menghadapi gangguan teknologi, tak terkecuali industri perbankan. Banyak industri perbankan yang kini menyediakan layanan Digital Bank, termasuk Bank Danamon.

Bekerjasama dengan Bank Danamon, Innovesia melaksanakan program pelatihan untuk para pemimpin Bank Danamon. Program ini mencakup pemahaman tentang apa itu Design Thinking beserta aplikasi praktisnya, serta sesi pelatihan khusus bagi instruktur Design Thinking internal untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang cara memfasilitasi workshop Design Thinking internal.

Sesi ini dilakukan dalam 3 tahap.

Pada tahap pertama, peserta mendapatkan materi Design Thinking berupa teori dan praktik. Pada tahap kedua, peserta memperoleh wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking. Dan pada tahap ketiga, peserta mendemonstrasikan teori yang mereka peroleh dengan berperan sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop.

Materi Design Thinking dilaksanakan dalam 2 sesi, masing-masing dari pukul 08.30 hingga 12.00. Materi yang diberikan mencakup lima tahapan Design Thinking yang dikembangkan oleh IDEO, yaitu Empathize, Identify, Ideate, Prototype, dan Testing. Metode pengajaran yang diterapkan oleh Innovesia berupa penyampaian materi dan praktik penerapan pola pikir Design Thinking dalam kerja kelompok melalui lembar kerja yang dilakukan bersama di jaringan intranet MS Teams Bank Danamon. Pada tahap Empathize, peserta juga diwajibkan untuk melakukan wawancara dengan pelanggan target untuk mendapatkan jawaban yang dirasakan secara jujur oleh pelanggan target.

Memberikan wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking dilakukan dengan tujuan agar peserta dapat menjadi fasilitator utama dalam workshop Design Thinking yang diberikan kepada tim internal Bank Danamon Indonesia.

Materi pelatihan instruktur dibagi menjadi tiga bagian:
– Wawasan sebelum workshop
– Wawasan saat workshop berlangsung, dan
– Wawasan setelah workshop

Metode yang digunakan menggabungkan sedikit teori dan memberikan lebih banyak kesempatan untuk mensimulasikan kondisi yang dihadapi saat memfasilitasi, seperti membuka sesi workshop, cara menghadapi anggota kelompok yang dominan dalam diskusi kelompok, dan berlatih mendengarkan percakapan dalam kelas kelompok.

Pada tahap ketiga, setiap peserta diberikan waktu 30 menit untuk mendemonstrasikan aktivitas mereka sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop virtual Design Thinking. Pada kesempatan ini, peserta mendapatkan umpan balik dari tim Innovesia dan peserta lainnya.

Saat ini, semua sektor industri menghadapi gangguan teknologi, tak terkecuali industri perbankan. Banyak industri perbankan yang kini menyediakan layanan Digital Bank, termasuk Bank Danamon.

Bekerjasama dengan Bank Danamon, Innovesia melaksanakan program pelatihan untuk para pemimpin Bank Danamon. Program ini mencakup pemahaman tentang apa itu Design Thinking beserta aplikasi praktisnya, serta sesi pelatihan khusus bagi instruktur Design Thinking internal untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang cara memfasilitasi workshop Design Thinking internal.

Sesi ini dilakukan dalam 3 tahap.

Pada tahap pertama, peserta mendapatkan materi Design Thinking berupa teori dan praktik. Pada tahap kedua, peserta memperoleh wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking. Dan pada tahap ketiga, peserta mendemonstrasikan teori yang mereka peroleh dengan berperan sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop.

Materi Design Thinking dilaksanakan dalam 2 sesi, masing-masing dari pukul 08.30 hingga 12.00. Materi yang diberikan mencakup lima tahapan Design Thinking yang dikembangkan oleh IDEO, yaitu Empathize, Identify, Ideate, Prototype, dan Testing. Metode pengajaran yang diterapkan oleh Innovesia berupa penyampaian materi dan praktik penerapan pola pikir Design Thinking dalam kerja kelompok melalui lembar kerja yang dilakukan bersama di jaringan intranet MS Teams Bank Danamon. Pada tahap Empathize, peserta juga diwajibkan untuk melakukan wawancara dengan pelanggan target untuk mendapatkan jawaban yang dirasakan secara jujur oleh pelanggan target.

Memberikan wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking dilakukan dengan tujuan agar peserta dapat menjadi fasilitator utama dalam workshop Design Thinking yang diberikan kepada tim internal Bank Danamon Indonesia.

Materi pelatihan instruktur dibagi menjadi tiga bagian:
– Wawasan sebelum workshop
– Wawasan saat workshop berlangsung, dan
– Wawasan setelah workshop

Metode yang digunakan menggabungkan sedikit teori dan memberikan lebih banyak kesempatan untuk mensimulasikan kondisi yang dihadapi saat memfasilitasi, seperti membuka sesi workshop, cara menghadapi anggota kelompok yang dominan dalam diskusi kelompok, dan berlatih mendengarkan percakapan dalam kelas kelompok.

Pada tahap ketiga, setiap peserta diberikan waktu 30 menit untuk mendemonstrasikan aktivitas mereka sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop virtual Design Thinking. Pada kesempatan ini, peserta mendapatkan umpan balik dari tim Innovesia dan peserta lainnya.

Saat ini, semua sektor industri menghadapi gangguan teknologi, tak terkecuali industri perbankan. Banyak industri perbankan yang kini menyediakan layanan Digital Bank, termasuk Bank Danamon.

Bekerjasama dengan Bank Danamon, Innovesia melaksanakan program pelatihan untuk para pemimpin Bank Danamon. Program ini mencakup pemahaman tentang apa itu Design Thinking beserta aplikasi praktisnya, serta sesi pelatihan khusus bagi instruktur Design Thinking internal untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang cara memfasilitasi workshop Design Thinking internal.

Sesi ini dilakukan dalam 3 tahap.

Pada tahap pertama, peserta mendapatkan materi Design Thinking berupa teori dan praktik. Pada tahap kedua, peserta memperoleh wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking. Dan pada tahap ketiga, peserta mendemonstrasikan teori yang mereka peroleh dengan berperan sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop.

Materi Design Thinking dilaksanakan dalam 2 sesi, masing-masing dari pukul 08.30 hingga 12.00. Materi yang diberikan mencakup lima tahapan Design Thinking yang dikembangkan oleh IDEO, yaitu Empathize, Identify, Ideate, Prototype, dan Testing. Metode pengajaran yang diterapkan oleh Innovesia berupa penyampaian materi dan praktik penerapan pola pikir Design Thinking dalam kerja kelompok melalui lembar kerja yang dilakukan bersama di jaringan intranet MS Teams Bank Danamon. Pada tahap Empathize, peserta juga diwajibkan untuk melakukan wawancara dengan pelanggan target untuk mendapatkan jawaban yang dirasakan secara jujur oleh pelanggan target.

Memberikan wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking dilakukan dengan tujuan agar peserta dapat menjadi fasilitator utama dalam workshop Design Thinking yang diberikan kepada tim internal Bank Danamon Indonesia.

Materi pelatihan instruktur dibagi menjadi tiga bagian:
– Wawasan sebelum workshop
– Wawasan saat workshop berlangsung, dan
– Wawasan setelah workshop

Metode yang digunakan menggabungkan sedikit teori dan memberikan lebih banyak kesempatan untuk mensimulasikan kondisi yang dihadapi saat memfasilitasi, seperti membuka sesi workshop, cara menghadapi anggota kelompok yang dominan dalam diskusi kelompok, dan berlatih mendengarkan percakapan dalam kelas kelompok.

Pada tahap ketiga, setiap peserta diberikan waktu 30 menit untuk mendemonstrasikan aktivitas mereka sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop virtual Design Thinking. Pada kesempatan ini, peserta mendapatkan umpan balik dari tim Innovesia dan peserta lainnya.

Bekerjasama dengan Bank Danamon, Innovesia melaksanakan program pelatihan untuk para pemimpin Bank Danamon. Program ini mencakup pemahaman tentang apa itu Design Thinking beserta aplikasi praktisnya, serta sesi pelatihan khusus bagi instruktur Design Thinking internal untuk memberikan wawasan kepada peserta tentang cara memfasilitasi workshop Design Thinking internal.

Sesi ini dilakukan dalam 3 tahap.

Pada tahap pertama, peserta mendapatkan materi Design Thinking berupa teori dan praktik. Pada tahap kedua, peserta memperoleh wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking. Dan pada tahap ketiga, peserta mendemonstrasikan teori yang mereka peroleh dengan berperan sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop.

Materi Design Thinking dilaksanakan dalam 2 sesi, masing-masing dari pukul 08.30 hingga 12.00. Materi yang diberikan mencakup lima tahapan Design Thinking yang dikembangkan oleh IDEO, yaitu Empathize, Identify, Ideate, Prototype, dan Testing. Metode pengajaran yang diterapkan oleh Innovesia berupa penyampaian materi dan praktik penerapan pola pikir Design Thinking dalam kerja kelompok melalui lembar kerja yang dilakukan bersama di jaringan intranet MS Teams Bank Danamon. Pada tahap Empathize, peserta juga diwajibkan untuk melakukan wawancara dengan pelanggan target untuk mendapatkan jawaban yang dirasakan secara jujur oleh pelanggan target.

Memberikan wawasan tentang implementasi workshop Design Thinking dilakukan dengan tujuan agar peserta dapat menjadi fasilitator utama dalam workshop Design Thinking yang diberikan kepada tim internal Bank Danamon Indonesia.

Materi pelatihan instruktur dibagi menjadi tiga bagian:
– Wawasan sebelum workshop
– Wawasan saat workshop berlangsung, dan
– Wawasan setelah workshop

Metode yang digunakan menggabungkan sedikit teori dan memberikan lebih banyak kesempatan untuk mensimulasikan kondisi yang dihadapi saat memfasilitasi, seperti membuka sesi workshop, cara menghadapi anggota kelompok yang dominan dalam diskusi kelompok, dan berlatih mendengarkan percakapan dalam kelas kelompok.

Pada tahap ketiga, setiap peserta diberikan waktu 30 menit untuk mendemonstrasikan aktivitas mereka sebagai fasilitator utama dalam sebuah workshop virtual Design Thinking. Pada kesempatan ini, peserta mendapatkan umpan balik dari tim Innovesia dan peserta lainnya.

verified site

]]>
https://designthinking.id/design-thinking/training-to-trainer-dengan-bank-danamon-indonesia/feed/ 0
Workshop Kompas Publishing Co-Creation https://designthinking.id/workshop/workshop-kompas-publishing-co-creation/ https://designthinking.id/workshop/workshop-kompas-publishing-co-creation/#respond Sat, 30 Oct 2021 05:11:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1084 Di era VUCA yang penuh dengan disrupsi digital, bagaimana kita dapat mengoptimalkan aset terbesar kita, yaitu talenta dan data, untuk mengubah peta persaingan bisnis? Hal ini menjadi tema penting ketika pimpinan Kompas Publishing melibatkan tim Innovesia untuk menyelenggarakan “Co-Creation Workshop and Synthesizing with Design Thinking” kepada para talenta di dalam organisasi internal, pada hari Selasa-Rabu kemarin.

Industri penerbitan media banyak terdampak oleh media sosial dan digital, namun para talenta ini mampu menerjemahkan situasi dan kondisi menjadi permasalahan strategis. Mereka kemudian mencari solusi berdasarkan kebutuhan target pengguna. Melalui Rapid Prototyping, mereka mengubah ide-ide kreatif menjadi solusi yang ditawarkan.

Kami juga belajar dari para talenta tersebut bahwa salah satu aset terbesar mereka adalah DATA! Mereka telah mendigitalkan semua informasi dan data dari setiap lembar koran harian sejak tahun 1965! Bukan hanya teks, tetapi juga dalam bentuk gambar dan infografis. Ini adalah aset yang sangat berharga untuk pengembangan bisnis yang mengganggu dunia media. Hasil dari workshop akan diikuti dengan program inkubasi pengembangan bisnis.

#OpenInnovation #CorporateInnovation #DesignThinking

Di era VUCA yang penuh dengan disrupsi digital, bagaimana kita dapat mengoptimalkan aset terbesar kita, yaitu talenta dan data, untuk mengubah peta persaingan bisnis? Hal ini menjadi tema penting ketika pimpinan Kompas Publishing melibatkan tim Innovesia untuk menyelenggarakan “Co-Creation Workshop and Synthesizing with Design Thinking” kepada para talenta di dalam organisasi internal, pada hari Selasa-Rabu kemarin.

Industri penerbitan media banyak terdampak oleh media sosial dan digital, namun para talenta ini mampu menerjemahkan situasi dan kondisi menjadi permasalahan strategis. Mereka kemudian mencari solusi berdasarkan kebutuhan target pengguna. Melalui Rapid Prototyping, mereka mengubah ide-ide kreatif menjadi solusi yang ditawarkan.

Kami juga belajar dari para talenta tersebut bahwa salah satu aset terbesar mereka adalah DATA! Mereka telah mendigitalkan semua informasi dan data dari setiap lembar koran harian sejak tahun 1965! Bukan hanya teks, tetapi juga dalam bentuk gambar dan infografis. Ini adalah aset yang sangat berharga untuk pengembangan bisnis yang mengganggu dunia media. Hasil dari workshop akan diikuti dengan program inkubasi pengembangan bisnis.

#OpenInnovation #CorporateInnovation #DesignThinking

Di era VUCA yang penuh dengan disrupsi digital, bagaimana kita dapat mengoptimalkan aset terbesar kita, yaitu talenta dan data, untuk mengubah peta persaingan bisnis? Hal ini menjadi tema penting ketika pimpinan Kompas Publishing melibatkan tim Innovesia untuk menyelenggarakan “Co-Creation Workshop and Synthesizing with Design Thinking” kepada para talenta di dalam organisasi internal, pada hari Selasa-Rabu kemarin.

Industri penerbitan media banyak terdampak oleh media sosial dan digital, namun para talenta ini mampu menerjemahkan situasi dan kondisi menjadi permasalahan strategis. Mereka kemudian mencari solusi berdasarkan kebutuhan target pengguna. Melalui Rapid Prototyping, mereka mengubah ide-ide kreatif menjadi solusi yang ditawarkan.

Kami juga belajar dari para talenta tersebut bahwa salah satu aset terbesar mereka adalah DATA! Mereka telah mendigitalkan semua informasi dan data dari setiap lembar koran harian sejak tahun 1965! Bukan hanya teks, tetapi juga dalam bentuk gambar dan infografis. Ini adalah aset yang sangat berharga untuk pengembangan bisnis yang mengganggu dunia media. Hasil dari workshop akan diikuti dengan program inkubasi pengembangan bisnis.

#OpenInnovation #CorporateInnovation #DesignThinking

Industri penerbitan media banyak terdampak oleh media sosial dan digital, namun para talenta ini mampu menerjemahkan situasi dan kondisi menjadi permasalahan strategis. Mereka kemudian mencari solusi berdasarkan kebutuhan target pengguna. Melalui Rapid Prototyping, mereka mengubah ide-ide kreatif menjadi solusi yang ditawarkan.

Kami juga belajar dari para talenta tersebut bahwa salah satu aset terbesar mereka adalah DATA! Mereka telah mendigitalkan semua informasi dan data dari setiap lembar koran harian sejak tahun 1965! Bukan hanya teks, tetapi juga dalam bentuk gambar dan infografis. Ini adalah aset yang sangat berharga untuk pengembangan bisnis yang mengganggu dunia media. Hasil dari workshop akan diikuti dengan program inkubasi pengembangan bisnis.

#OpenInnovation #CorporateInnovation #DesignThinking

cheapest

]]>
https://designthinking.id/workshop/workshop-kompas-publishing-co-creation/feed/ 0
Menjelajahi Ide-Ide Baru dengan Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk IDXTION 2.0 https://designthinking.id/workshop/menjelajahi-ide-ide-baru-dengan-bursa-efek-indonesia-idx-untuk-idxtion-2-0/ https://designthinking.id/workshop/menjelajahi-ide-ide-baru-dengan-bursa-efek-indonesia-idx-untuk-idxtion-2-0/#respond Fri, 29 Jan 2021 07:50:00 +0000 https://designthinking.id/?p=675 Kami baru saja mengadakan workshop pertama kami di tahun 2021 dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu IDXTION Business Model Innovation Workshop. Ini adalah kelanjutan dari program kami dengan BEI, IDXTION 2.0 Innovation Workshop. IDXTION 2.0 adalah program inovasi BEI untuk membantu mengembangkan ide bisnis baru di dalam organisasi. Saat ini, ada beberapa tantangan yang dihadapi perusahaan, antara lain meningkatkan jumlah investor dan perusahaan terdaftar, mengembangkan area dan pertumbuhan masa depan, serta meningkatkan keunggulan operasional.

Seri Workshop Inovasi ini bertujuan untuk menginspirasi dan membantu karyawan BEI dalam mengembangkan ide-ide inovatif yang sejalan dengan visi dan misi BEI saat ini. Yang pertama adalah Innovation By Design, dilakukan akhir tahun lalu pada bulan November 2020. Workshop kedua, Business Model Innovation baru saja selesai pada bulan Januari 2021.

Workshop Design Thinking diadakan pada tanggal 23, 25, 30 November, dan 1 Desember 2020, dipimpin oleh Danny Kosasih, Co-founder Innovesia. Tujuan dari workshop khusus ini adalah membantu karyawan BEI untuk mendapatkan wawasan dan ide-ide baru untuk bisnis. Ada 53 peserta dari berbagai departemen dan tingkatan senioritas, dan selama workshop, mereka dibantu oleh lima pelatih dari Innovesia. Peserta belajar tentang Metodologi Design Thinking Innovesia dan bagaimana mengimplementasikannya dalam mengeksplorasi ide-ide baru untuk bisnis mereka. Beberapa peserta menggunakan kesempatan dari workshop ini untuk mempersiapkan program IDXTION 2.0 yang akan datang.

Workshop Business Model Innovation diadakan pada tanggal 20, 21, 22, dan 25 Januari 2021. Workshop ini dipimpin oleh Yurry Razy, Co-founder Innovesia dan ahli dalam Bisnis dan Permodelan Keuangan. Dalam sesi ini, peserta belajar cara menggunakan Business Model Canvas untuk memetakan dan memvalidasi ide bisnis mereka. Mereka juga belajar cara menyajikan model bisnis secara efektif kepada investor dan atasan menggunakan metode Storytelling. Sebanyak 51 peserta dari BEI mengikuti workshop ini, termasuk penasihat, ahli, dan kepala divisi.

Kedua workshop ini dilakukan secara online dengan format yang serupa. Setiap workshop dibagi menjadi empat sesi; 2 Kursus Online dan 2 Sesi Pelatihan. Dalam Kursus Online, Fasilitator Utama memberikan penjelasan mendalam tentang metodologi kepada peserta. Peserta juga memiliki kesempatan untuk melakukan latihan kerja online dalam sesi tersebut, yang difasilitasi oleh Pelatih yang ditunjuk. Dalam Sesi Pelatihan, peserta memiliki kesempatan untuk diskusi yang lebih mendalam dengan Pelatih mereka, untuk membicarakan kemajuan mereka dan hal-hal lain yang terkait dengan subjek workshop.

Dengan pergeseran besar yang terjadi dalam bisnis akibat pandemi, sangat penting bagi perusahaan untuk menciptakan kembali diri mereka dan menjelajahi ide bisnis baru, termasuk institusi besar dan teruji seperti Bursa Efek Indonesia. Menggunakan metodologi seperti Design Thinking dan Inovasi Model Bisnis dapat menjadi tempat yang baik untuk memulai, karena metode tersebut dapat diterapkan pada semua jenis bisnis dan sangat terbuka untuk iterasi dan skalabilitas. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu bisnis dan organisasi Anda dalam hal inovasi, silakan kunjungi website kami di www.innovesia.co.id. Anda juga dapat menjelajahi blog kami di designthinking.id untuk melihat portofolio kami, serta melalui www.instagram.com/designthinking.id dan www.youtube.com/c/innovesia. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui openinnovation@innovesia.co.id.

Seri Workshop Inovasi ini bertujuan untuk menginspirasi dan membantu karyawan BEI dalam mengembangkan ide-ide inovatif yang sejalan dengan visi dan misi BEI saat ini. Yang pertama adalah Innovation By Design, dilakukan akhir tahun lalu pada bulan November 2020. Workshop kedua, Business Model Innovation baru saja selesai pada bulan Januari 2021.

Workshop Design Thinking diadakan pada tanggal 23, 25, 30 November, dan 1 Desember 2020, dipimpin oleh Danny Kosasih, Co-founder Innovesia. Tujuan dari workshop khusus ini adalah membantu karyawan BEI untuk mendapatkan wawasan dan ide-ide baru untuk bisnis. Ada 53 peserta dari berbagai departemen dan tingkatan senioritas, dan selama workshop, mereka dibantu oleh lima pelatih dari Innovesia. Peserta belajar tentang Metodologi Design Thinking Innovesia dan bagaimana mengimplementasikannya dalam mengeksplorasi ide-ide baru untuk bisnis mereka. Beberapa peserta menggunakan kesempatan dari workshop ini untuk mempersiapkan program IDXTION 2.0 yang akan datang.

Workshop Business Model Innovation diadakan pada tanggal 20, 21, 22, dan 25 Januari 2021. Workshop ini dipimpin oleh Yurry Razy, Co-founder Innovesia dan ahli dalam Bisnis dan Permodelan Keuangan. Dalam sesi ini, peserta belajar cara menggunakan Business Model Canvas untuk memetakan dan memvalidasi ide bisnis mereka. Mereka juga belajar cara menyajikan model bisnis secara efektif kepada investor dan atasan menggunakan metode Storytelling. Sebanyak 51 peserta dari BEI mengikuti workshop ini, termasuk penasihat, ahli, dan kepala divisi.

Kedua workshop ini dilakukan secara online dengan format yang serupa. Setiap workshop dibagi menjadi empat sesi; 2 Kursus Online dan 2 Sesi Pelatihan. Dalam Kursus Online, Fasilitator Utama memberikan penjelasan mendalam tentang metodologi kepada peserta. Peserta juga memiliki kesempatan untuk melakukan latihan kerja online dalam sesi tersebut, yang difasilitasi oleh Pelatih yang ditunjuk. Dalam Sesi Pelatihan, peserta memiliki kesempatan untuk diskusi yang lebih mendalam dengan Pelatih mereka, untuk membicarakan kemajuan mereka dan hal-hal lain yang terkait dengan subjek workshop.

Dengan pergeseran besar yang terjadi dalam bisnis akibat pandemi, sangat penting bagi perusahaan untuk menciptakan kembali diri mereka dan menjelajahi ide bisnis baru, termasuk institusi besar dan teruji seperti Bursa Efek Indonesia. Menggunakan metodologi seperti Design Thinking dan Inovasi Model Bisnis dapat menjadi tempat yang baik untuk memulai, karena metode tersebut dapat diterapkan pada semua jenis bisnis dan sangat terbuka untuk iterasi dan skalabilitas. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana kami dapat membantu bisnis dan organisasi Anda dalam hal inovasi, silakan kunjungi website kami di www.innovesia.co.id. Anda juga dapat menjelajahi blog kami di designthinking.id untuk melihat portofolio kami, serta melalui www.instagram.com/designthinking.id dan www.youtube.com/c/innovesia. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui openinnovation@innovesia.co.id.

hop over to this website

]]>
https://designthinking.id/workshop/menjelajahi-ide-ide-baru-dengan-bursa-efek-indonesia-idx-untuk-idxtion-2-0/feed/ 0
Kolaborasi antara Bank Syariah Mandiri dengan Innovesia untuk Meningkatkan Pengalaman Pelanggan dengan Desain Berpusat pada Manusia https://designthinking.id/design-thinking/kolaborasi-antara-bank-syariah-mandiri-dengan-innovesia-untuk-meningkatkan-pengalaman-pelanggan-dengan-desain-berpusat-pada-manusia/ https://designthinking.id/design-thinking/kolaborasi-antara-bank-syariah-mandiri-dengan-innovesia-untuk-meningkatkan-pengalaman-pelanggan-dengan-desain-berpusat-pada-manusia/#respond Fri, 22 Jan 2021 09:28:00 +0000 https://designthinking.id/?p=682 useful content

on sale

Seperti yang kita semua alami, tahun 2020 telah membawa tantangan yang terkenal bagi semua orang, di mana pun mereka tinggal. Hal ini tidak terkecuali bagi sektor keuangan, terutama Bank Syariah Mandiri (BSM). Proyek inovasi kolaboratif antara Innovesia dan BSM direncanakan untuk dilaksanakan pada awal 2020, dengan tujuan untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan. Namun, dengan keterbatasan mobilitas akibat pandemi, Innovesia dan BSM dengan cepat mengadaptasi banyak aktivitas dalam proyek ini dengan pendekatan Agile. Pekerjaan immersi awal kami untuk memperoleh wawasan pelanggan diubah menjadi wawancara online, sementara workshop co-creation juga diadakan secara penuh secara online.

Perubahan-perubahan dalam metode ini langsung mempengaruhi durasi proyek. Namun, dengan bangga kami dapat mengatakan bahwa proyek ini selesai dengan banyak wawasan baru yang memuaskan bagi BSM. Proyek ini melibatkan tim dari 6 produk pembiayaan, serta karyawan dari berbagai departemen dan cabang seperti pemasaran komunikasi dan IT, untuk memperkaya sudut pandang secara keseluruhan. Aktivitas proyek meliputi sesi Design Thinking, Desain Sprint, Inovasi Model Bisnis, Permodelan Keuangan, Kesesuaian Pasar Produk, dan Perencanaan Bisnis dengan banyak pengujian dan iterasi prototipe yang ketat untuk mencari solusi terbaik.

Langkah-langkah untuk bertindak selama pandemi COVID-19 – dengan semua pembatasan yang diterapkan, telah membantu Innovesia bertahan dengan menjadi inovatif, tangkas, dan tepat sasaran melalui implementasi model bisnis konsultansi baru menggunakan platform online tanpa mengorbankan kualitas. Kami tidak hanya memindahkan semua aktivitas offline ke online, tetapi juga merancang dengan cermat kegiatan bisnis baru yang memungkinkan adaptasi cepat dan mempertahankan kompetensi tinggi di era digital sebagai salah satu pilar kuat dalam banyak sektor saat ini, termasuk keuangan.

Pada akhirnya, kami memberikan dua rekomendasi utama yang layak berdasarkan pekerjaan yang harus diselesaikan dari pelanggan. Rekomendasi ini telah diimplementasikan dan segera akan diadopsi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yang telah didirikan, yaitu Bank Syariah Indonesia.”

]]>
https://designthinking.id/design-thinking/kolaborasi-antara-bank-syariah-mandiri-dengan-innovesia-untuk-meningkatkan-pengalaman-pelanggan-dengan-desain-berpusat-pada-manusia/feed/ 0
Memulai Penelitian untuk Meningkatkan Pengalaman Pelanggan https://designthinking.id/design-thinking/memulai-penelitian-untuk-meningkatkan-pengalaman-pelanggan/ https://designthinking.id/design-thinking/memulai-penelitian-untuk-meningkatkan-pengalaman-pelanggan/#respond Thu, 12 Mar 2020 00:06:00 +0000 https://designthinking.id/?p=952 Pada tanggal 28 Februari 2020, Innovesia dan PT Bank Syariah Mandiri (Persero) Tbk berhasil menandai hari tersebut dengan pertemuan Kick-Off untuk proyek RACE (Research to Advance Customer Experience). Dihadiri oleh BOD (Board of Directors) dan semua anggota tim, kami menyatakan komitmen kami untuk menyelesaikan proyek riset konsumen ini dengan sukses. Kami berharap memiliki pengalaman yang luar biasa dan memberikan dampak bagi Bank Syariah Mandiri melalui RACE.

safe

]]>
https://designthinking.id/design-thinking/memulai-penelitian-untuk-meningkatkan-pengalaman-pelanggan/feed/ 0
Inovasi Melalui Desain untuk Mobilitas di Singapura https://designthinking.id/design-thinking/inovasi-melalui-desain-untuk-mobilitas-di-singapura/ https://designthinking.id/design-thinking/inovasi-melalui-desain-untuk-mobilitas-di-singapura/#respond Mon, 15 Oct 2018 05:08:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1039 design thinking

Peserta berhasil melewati seluruh proses metodologi ini, yaitu Inspirasi, Ideasi, dan Implementasi. Mereka mendapatkan inspirasi dengan merumuskan masalah-masalah solusi saat ini yang mereka alami, dan mencoba memahami akar masalah dengan cara bertanya, melakukan wawancara, dan mengamati warga Singapura yang menggunakan fasilitas tersebut setiap hari.

Setelah merumuskan wawasan, mereka menghasilkan ide-ide dan memvisualisasikannya menjadi prototype. Dengan menggunakan metodologi ini, peserta dapat memahami “What-How-Why” sistem transportasi di Singapura.

prototype

Kerja sama ini menghasilkan dua hasil, masing-masing memberikan aksesibilitas bagi masyarakat yang berkomute, baik itu akses untuk lanjut usia atau fasilitas bagi orang dengan mobilitas tinggi. Kita dapat melihat bahwa segala jenis tantangan dan masalah, bahkan sebesar mobilitas di Singapura, design thinking dapat digunakan oleh siapa saja untuk mencoba memberikan dampak yang positif.

design thinking
important link

]]>
https://designthinking.id/design-thinking/inovasi-melalui-desain-untuk-mobilitas-di-singapura/feed/ 0
Berani Berinovasi dengan Generali https://designthinking.id/design-thinking/berani-berinovasi-dengan-generali/ https://designthinking.id/design-thinking/berani-berinovasi-dengan-generali/#respond Tue, 25 Sep 2018 04:54:00 +0000 https://designthinking.id/?p=1015 design thinking

Diikuti oleh 23 karyawan terpilih dari berbagai posisi, workshop selama 1 hari tersebut sangat baik. Peserta menjelajahi metodologi dengan baik dan menghasilkan tiga prototype sketsa untuk ditinjau.

visit here
orkshop
prototype

]]>
https://designthinking.id/design-thinking/berani-berinovasi-dengan-generali/feed/ 0
Design Thinking untuk Meningkatkan Kemampuan Milenial BULOG https://designthinking.id/workshop/design-thinking-untuk-meningkatkan-kemampuan-milenial-bulog/ https://designthinking.id/workshop/design-thinking-untuk-meningkatkan-kemampuan-milenial-bulog/#respond Tue, 03 Jul 2018 04:32:00 +0000 https://designthinking.id/?p=988 workshop design thinking
batch
Workshop
go

Sebagai informasi, Badan Urusan Logistik (BULOG) adalah perusahaan milik pemerintah di Indonesia yang bergerak dalam distribusi pangan dan pengendalian harga.

Innovesia dalam hal ini telah mengadakan workshop pertama dengan milenial dari wilayah Jawa Timur dan Bali. Workshop ini berlangsung di Surabaya, Kota Pahlawan, dan diikuti oleh 90 lebih peserta dari berbagai fungsi. Peserta dibagi menjadi 10 kelompok dengan 1 fasilitator untuk setiap kelompok.

Dalam menyelenggarakan workshop ini, Innovesia merangkul milenial dari wilayah Jawa Tengah, Kalimantan, dan Jawa Barat. Workshop ini berlangsung di Yogyakarta, dan diikuti lebih dari 100 peserta.

workshop
Workshop

Yang istimewa dalam workshop ini adalah Inoovesia turut melibatkan karyawan internal BULOG sebagai fasilitator untuk memfasilitasi kelompok-kelompok peserta. Pada kerja sama ini, Innovesia masih akan menyelenggarakan 2 workshop lagi.

workshop
workshop

Meskipun tantangan yang dihadapi berkaitan dengan masalah internal perusahaan, peserta tetap bersemangat untuk melakukan immersion di lapangan dan bertemu langsung dengan pengguna target mereka. Mereka juga menikmati proses workshop. Pada akhir workshop, mereka berhasil menghasilkan 10 prototype untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh pengguna target mereka.

immersion
workshop
workshop
prototype

]]>
https://designthinking.id/workshop/design-thinking-untuk-meningkatkan-kemampuan-milenial-bulog/feed/ 0
Empati, Pengalaman dan Eksperimen https://designthinking.id/design-thinking/empati-pengalaman-dan-eksperimen/ https://designthinking.id/design-thinking/empati-pengalaman-dan-eksperimen/#respond Thu, 31 May 2018 02:10:00 +0000 https://designthinking.id/?p=859 Empati adalah salah satu pola pikir yang harus diterapkan oleh seorang design thinker ketika melakukan penelitian desain atau penelitian pelanggan. Namun, mendapatkan empati terhadap pelanggan target tidaklah mudah.

design thinker

Ada sebuah alat yang disebut Empathy Map. Alat ini membantu kita merasakan setiap situasi dan kondisi yang dialami oleh pelanggan yang menjadi target. Merasakan apa yang mereka rasakan, mendengar apa yang mereka dengar, melihat apa yang mereka lihat, dan memikirkan apa yang mereka pikirkan.

Selain itu, kita juga dapat mencoba alat lain yang disebut experiment card. Alat ini memungkinkan kita menguji banyak skenario untuk mengamati perilaku pelanggan target.

experiment card

Kartu ini akan membantu kita menjawab sejumlah pertanyaan, seperti apa yang akan dilakukan oleh pelanggan target kita ketika menghadapi masalah? Bagaimana perilakunya dalam lingkungan yang terkendali? Apa yang akan dilakukannya dengan sumber daya yang terbatas?

pop over to this site

]]>
https://designthinking.id/design-thinking/empati-pengalaman-dan-eksperimen/feed/ 0
Temukan inovasi sosial melalui Design Thinking https://designthinking.id/workshop/temukan-inovasi-sosial-melalui-design-thinking/ https://designthinking.id/workshop/temukan-inovasi-sosial-melalui-design-thinking/#respond Mon, 07 May 2018 04:20:00 +0000 https://designthinking.id/?p=975 Innovesia sangat menikmati acara Innovation by Design – Design Thinking for Social Innovation, pada tanggal 23 hingga 24 April. Workshop ini diselenggarakan di Taman Tumbuh, Jakarta, dihadiri oleh empat peserta terpilih yang berasal dari industri keuangan, wiraswasta, dan industri sosial. Workshop ini difokuskan pada pendidikan dan peserta berhasil menghasilkan dua prototipe untuk menjawab masalah yang ditemukan.

Innovation by Design dari INNOVESIA adalah serangkaian workshop metodologi yang menggairahkan, yang memungkinkan orang untuk membuka pola pikir mereka tentang inovasi dan menanamkan budaya inovatif dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan tema Design Thinking for Social Innovation, workshop ini diikuti oleh empat peserta terpilih yang berasal dari industri keuangan, wiraswasta, dan industri sosial. Selama workshop, peserta harus menyelesaikan langkah-langkah Metodologi Design Thinking dari INNOVESIA sebelum menghasilkan inovasi. Langkah-langkah tersebut adalah:

INSIGHT,

IDEATION, dan

best site

IMPLEMENTATION. (Anda dapat menemukan deskripsi setiap langkah dengan mengunjungi tautan ini link)

Hasil inovatif yang dihasilkan oleh kelompok adalah:

Setelah mendapatkan wawasan, peserta melihat kebiasaan orang tua di Jakarta. Sebagian besar dari mereka menggunakan jasa pengasuh dan pembantu untuk merawat bayi/anak mereka dan membantu pekerjaan rumah tangga. Hal ini membuat mereka datang dengan ide untuk meningkatkan keterampilan pengasuh. Dan, inilah Nanny Club! Sebuah komunitas bagi pengasuh bayi untuk berkumpul, berkolaborasi dalam brainstorming, dan meningkatkan keterampilan mereka. Klub ini juga menyediakan kelas dengan para ahli.

Mendapatkan wawasan tentang kecenderungan orang tua untuk mengarahkan minat anak-anak mereka dan memberikan perhatian dalam membentuk karakter anak-anak, peserta datang dengan ide untuk menyediakan layanan tersebut melalui sesuatu yang dekat dengan anak-anak. Ini disebut JUARA.IN, sebuah aplikasi mobile untuk anak-anak untuk meningkatkan keterampilan dan membentuk karakter mereka, penggunaan aplikasi ini melibatkan orang tua anak.

Kami senang bertemu dengan orang-orang yang bersemangat dan kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami di sesi berikutnya!

#inovasihadirmu

]]>
https://designthinking.id/workshop/temukan-inovasi-sosial-melalui-design-thinking/feed/ 0